Baru Dua BUMDes yang Daftar

Padahal Semua Diwajibkan Registrasi Ulang

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Lumajang memiliki ratusan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Namun, hanya dua BUMDes yang sudah melakukan pendaftaran ulang. Sisanya masih belum melakukan pendaftaran. Padahal, setiap BUMDes wajib melakukan pendaftaran ulang di website kementerian.

Aturan pendaftaran tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permen Desa PDTT) Nomor 3 Tahun 2021. Pendaftaran, pendataan dan pemeringkatan, pembinaan dan pengembangan, serta pengadaan barang dan/atau jasa BUMDes tersebut ditetapkan oleh Kemendes PDTT pada 31 Maret lalu.

Mashudi, tenaga ahli pemberdayaan masyarakat, mengatakan, banyak BUMDes yang menganggap pendaftaran adalah sesuatu yang rumit. “Literasi memang masih rendah. Mereka menganggap sebelum pendaftaran harus kumpul dan rapat koordinasi dahulu. Padahal, cara untuk mendaftar sangat sederhana,” katanya.

Dia menjelaskan, pendaftaran membutuhkan waktu hanya beberapa menit. “Tidak sampai sepuluh menit untuk mendaftar. Tetapi, masyarakat masih enggan untuk melakukan itu langsung. Kalau server-nya tidak eror, bisa lebih cepat. Hanya saja, setelah pendaftaran, butuh waktu agak lama untuk melengkapi berkas-berkasnya,” jelasnya.