alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Puluhan Ribu Kendaraan Diperiksa

Didominasi Pengguna Sepeda Motor

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejak dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2021 sepuluh hari lalu, sebanyak 36 ribu kendaraan diperiksa di pos penyekatan Lumajang. Hal tersebut guna menerapkan kebijakan larangan mudik dan pengamanan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Hasilnya, sebanyak 2.311 kendaraan dipaksa putar balik.

Kendaraan tersebut terpaksa putar balik di pos penyekatan jembatan timbang, Klakah, dan Sidomulyo, Pronojiwo. “Data sementara sejak pemberlakuan, yakni tanggal 6 Mei hingga 15 Mei, ada 36 ribu kendaraan yang sudah kami periksa,” kata Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Dia menjelaskan, kendaraan roda dua mendominasi pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas dengan jumlah 17.086. “Sedangkan untuk roda empat ada 10.571, mobil barang sejumlah 8.030, bus sebanyak 214, dan kami periksa 99 unit truk yang melewati pos penyekatan. Sehingga total sementara kendaraan yang sudah diperiksa sejumlah 36 ribu kendaraan,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sedikitnya, 2.311 kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan perjalanan harus putar balik. “Paling banyak adalah kendaraan roda empat yang terpaksa putar balik. Total ada 1.253 mobil,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejak dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2021 sepuluh hari lalu, sebanyak 36 ribu kendaraan diperiksa di pos penyekatan Lumajang. Hal tersebut guna menerapkan kebijakan larangan mudik dan pengamanan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Hasilnya, sebanyak 2.311 kendaraan dipaksa putar balik.

Kendaraan tersebut terpaksa putar balik di pos penyekatan jembatan timbang, Klakah, dan Sidomulyo, Pronojiwo. “Data sementara sejak pemberlakuan, yakni tanggal 6 Mei hingga 15 Mei, ada 36 ribu kendaraan yang sudah kami periksa,” kata Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Dia menjelaskan, kendaraan roda dua mendominasi pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas dengan jumlah 17.086. “Sedangkan untuk roda empat ada 10.571, mobil barang sejumlah 8.030, bus sebanyak 214, dan kami periksa 99 unit truk yang melewati pos penyekatan. Sehingga total sementara kendaraan yang sudah diperiksa sejumlah 36 ribu kendaraan,” jelasnya.

Sedikitnya, 2.311 kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan perjalanan harus putar balik. “Paling banyak adalah kendaraan roda empat yang terpaksa putar balik. Total ada 1.253 mobil,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejak dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2021 sepuluh hari lalu, sebanyak 36 ribu kendaraan diperiksa di pos penyekatan Lumajang. Hal tersebut guna menerapkan kebijakan larangan mudik dan pengamanan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Hasilnya, sebanyak 2.311 kendaraan dipaksa putar balik.

Kendaraan tersebut terpaksa putar balik di pos penyekatan jembatan timbang, Klakah, dan Sidomulyo, Pronojiwo. “Data sementara sejak pemberlakuan, yakni tanggal 6 Mei hingga 15 Mei, ada 36 ribu kendaraan yang sudah kami periksa,” kata Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Dia menjelaskan, kendaraan roda dua mendominasi pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas dengan jumlah 17.086. “Sedangkan untuk roda empat ada 10.571, mobil barang sejumlah 8.030, bus sebanyak 214, dan kami periksa 99 unit truk yang melewati pos penyekatan. Sehingga total sementara kendaraan yang sudah diperiksa sejumlah 36 ribu kendaraan,” jelasnya.

Sedikitnya, 2.311 kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan perjalanan harus putar balik. “Paling banyak adalah kendaraan roda empat yang terpaksa putar balik. Total ada 1.253 mobil,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/