alexametrics
29.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Sekeluarga Tinggal di Kandang Kambing

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Perkembangan jumlah rumah yang rusak akibat gempa bumi sepekan lalu mencapai ribuan rumah. Sebagian besar rusak tidak bisa ditempati. Salah satunya rumah Sukini yang ambruk. Kini, dia sekeluarga harus tinggal di kandang kambing sambil menunggu hunian sementara selesai.

Kandang yang terbuat dari bambu seluas 3×5 meter itu disulap jadi tempat tinggal yang cukup untuk 6 orang. Dia tinggal bersama suami, anak, menantu, dan 2 cucu di Dusun Jagalan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo. Sebab, sebagian rumahnya yang tersisa hanya dapur, kamar mandi, dan kandang kambing.

Perempuan berusia 54 tahun itu menceritakan, ketika kejadian berlangsung, dia sedang bekerja di salah satu tempat wisata. Sedangkan keluarga lainnya berada di rumah. “Ya alhamdulillah tidak ada korban jiwa yang meninggal. Meskipun rasanya sedih, rumah roboh. Tetapi, keluarga selamat semua,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Setelah melihat kondisi rumah yang tidak memungkinkan untuk ditempati, dia langsung menitipkan seluruh hewan peliharaannya ke kandang tetangga. Kandang itu mulai dibersihkan dan digelar karpet untuk bermalam sampai waktu yang belum ditentukan. Sebab, hanya kandang ini yang berdiri kokoh.

Asmadi, suaminya, menjelaskan, sebagian besar harta benda tidak ada yang bisa diselamatkan. Semuanya tertimbun dinding dan atap rumah. Tersisa hanya karpet dan kasur. “Motor, televisi, lemari, dan barang lainnya itu ya tertimpa. Kami masih terus membersihkan dan mengamankan barang,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Perkembangan jumlah rumah yang rusak akibat gempa bumi sepekan lalu mencapai ribuan rumah. Sebagian besar rusak tidak bisa ditempati. Salah satunya rumah Sukini yang ambruk. Kini, dia sekeluarga harus tinggal di kandang kambing sambil menunggu hunian sementara selesai.

Kandang yang terbuat dari bambu seluas 3×5 meter itu disulap jadi tempat tinggal yang cukup untuk 6 orang. Dia tinggal bersama suami, anak, menantu, dan 2 cucu di Dusun Jagalan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo. Sebab, sebagian rumahnya yang tersisa hanya dapur, kamar mandi, dan kandang kambing.

Perempuan berusia 54 tahun itu menceritakan, ketika kejadian berlangsung, dia sedang bekerja di salah satu tempat wisata. Sedangkan keluarga lainnya berada di rumah. “Ya alhamdulillah tidak ada korban jiwa yang meninggal. Meskipun rasanya sedih, rumah roboh. Tetapi, keluarga selamat semua,” ucapnya.

Setelah melihat kondisi rumah yang tidak memungkinkan untuk ditempati, dia langsung menitipkan seluruh hewan peliharaannya ke kandang tetangga. Kandang itu mulai dibersihkan dan digelar karpet untuk bermalam sampai waktu yang belum ditentukan. Sebab, hanya kandang ini yang berdiri kokoh.

Asmadi, suaminya, menjelaskan, sebagian besar harta benda tidak ada yang bisa diselamatkan. Semuanya tertimbun dinding dan atap rumah. Tersisa hanya karpet dan kasur. “Motor, televisi, lemari, dan barang lainnya itu ya tertimpa. Kami masih terus membersihkan dan mengamankan barang,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Perkembangan jumlah rumah yang rusak akibat gempa bumi sepekan lalu mencapai ribuan rumah. Sebagian besar rusak tidak bisa ditempati. Salah satunya rumah Sukini yang ambruk. Kini, dia sekeluarga harus tinggal di kandang kambing sambil menunggu hunian sementara selesai.

Kandang yang terbuat dari bambu seluas 3×5 meter itu disulap jadi tempat tinggal yang cukup untuk 6 orang. Dia tinggal bersama suami, anak, menantu, dan 2 cucu di Dusun Jagalan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo. Sebab, sebagian rumahnya yang tersisa hanya dapur, kamar mandi, dan kandang kambing.

Perempuan berusia 54 tahun itu menceritakan, ketika kejadian berlangsung, dia sedang bekerja di salah satu tempat wisata. Sedangkan keluarga lainnya berada di rumah. “Ya alhamdulillah tidak ada korban jiwa yang meninggal. Meskipun rasanya sedih, rumah roboh. Tetapi, keluarga selamat semua,” ucapnya.

Setelah melihat kondisi rumah yang tidak memungkinkan untuk ditempati, dia langsung menitipkan seluruh hewan peliharaannya ke kandang tetangga. Kandang itu mulai dibersihkan dan digelar karpet untuk bermalam sampai waktu yang belum ditentukan. Sebab, hanya kandang ini yang berdiri kokoh.

Asmadi, suaminya, menjelaskan, sebagian besar harta benda tidak ada yang bisa diselamatkan. Semuanya tertimbun dinding dan atap rumah. Tersisa hanya karpet dan kasur. “Motor, televisi, lemari, dan barang lainnya itu ya tertimpa. Kami masih terus membersihkan dan mengamankan barang,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/