alexametrics
30.9 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Ya Latihan Ya Ujian

Atlet Selap Dihadapkan Pada Momen Ujian Sekolah

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meski hujan mengguyur lebat, enam atlet selam proyeksi Puslatkab dan Porprov VII Jawa Timur tetap latihan di kolam renang Veteran, Karangsari, kemarin. Mereka yang masih duduk di bangku sekolah dihadapkan pada pilihan, latihan atau ujian.

Di awal pandemi, kolam renang ditutup sementara sebagai bagain dari usaha memutus penyebaran. Tidak adanya tempat latihan membuat tim memutuskan latihan selam di Sungai Selokambang. “Kita latihan di sana dua bulan. Setelah kolam renang buka, kita pindah di kolam. Tapi itu tidak maksimal,” kata Januar Setiawan, pelatih selam Lumajang.

Selain itu, para atlet yang masih sekolah kesulitan membagi waktu latihan. Sebab, saat latihan mereka juga masih ada ujian. “Sebelum pandemi, kegiatan sekolah ya hanya sekolah. Kalau sekarang, ya latihan. Tapi di sela-sela itu tetap ada ujian. Ini juga jadi kendala selama latihan,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal tersebut menyebabkan latihan tidak maksimal. Sebab, fokus mereka terbagi antara latihan dan ujian. Meski begitu, tim tetap latihan setiap sore hari di kolam. “Kita tetap latihan dengan peraltan pribadi masing-masing atlet. Selama ujian itu, mereka latihan. Dikerjakan di sini. Setelah selesai, baru menyusul latihan,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meski hujan mengguyur lebat, enam atlet selam proyeksi Puslatkab dan Porprov VII Jawa Timur tetap latihan di kolam renang Veteran, Karangsari, kemarin. Mereka yang masih duduk di bangku sekolah dihadapkan pada pilihan, latihan atau ujian.

Di awal pandemi, kolam renang ditutup sementara sebagai bagain dari usaha memutus penyebaran. Tidak adanya tempat latihan membuat tim memutuskan latihan selam di Sungai Selokambang. “Kita latihan di sana dua bulan. Setelah kolam renang buka, kita pindah di kolam. Tapi itu tidak maksimal,” kata Januar Setiawan, pelatih selam Lumajang.

Selain itu, para atlet yang masih sekolah kesulitan membagi waktu latihan. Sebab, saat latihan mereka juga masih ada ujian. “Sebelum pandemi, kegiatan sekolah ya hanya sekolah. Kalau sekarang, ya latihan. Tapi di sela-sela itu tetap ada ujian. Ini juga jadi kendala selama latihan,” ujarnya.

Hal tersebut menyebabkan latihan tidak maksimal. Sebab, fokus mereka terbagi antara latihan dan ujian. Meski begitu, tim tetap latihan setiap sore hari di kolam. “Kita tetap latihan dengan peraltan pribadi masing-masing atlet. Selama ujian itu, mereka latihan. Dikerjakan di sini. Setelah selesai, baru menyusul latihan,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meski hujan mengguyur lebat, enam atlet selam proyeksi Puslatkab dan Porprov VII Jawa Timur tetap latihan di kolam renang Veteran, Karangsari, kemarin. Mereka yang masih duduk di bangku sekolah dihadapkan pada pilihan, latihan atau ujian.

Di awal pandemi, kolam renang ditutup sementara sebagai bagain dari usaha memutus penyebaran. Tidak adanya tempat latihan membuat tim memutuskan latihan selam di Sungai Selokambang. “Kita latihan di sana dua bulan. Setelah kolam renang buka, kita pindah di kolam. Tapi itu tidak maksimal,” kata Januar Setiawan, pelatih selam Lumajang.

Selain itu, para atlet yang masih sekolah kesulitan membagi waktu latihan. Sebab, saat latihan mereka juga masih ada ujian. “Sebelum pandemi, kegiatan sekolah ya hanya sekolah. Kalau sekarang, ya latihan. Tapi di sela-sela itu tetap ada ujian. Ini juga jadi kendala selama latihan,” ujarnya.

Hal tersebut menyebabkan latihan tidak maksimal. Sebab, fokus mereka terbagi antara latihan dan ujian. Meski begitu, tim tetap latihan setiap sore hari di kolam. “Kita tetap latihan dengan peraltan pribadi masing-masing atlet. Selama ujian itu, mereka latihan. Dikerjakan di sini. Setelah selesai, baru menyusul latihan,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/