alexametrics
28.7 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Aduan Penebangan Pohon Meningkat

Setelah Izin Turun, Baru Dilakukan Pemangkasan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.DSelain aduan mengenai beberapa pohon yang terlalu rimbun agar segera dilakukan pemangkasan, tidak sedikit juga warga perkotaan yang meminta untuk dilakukan penebangan pohon. Padahal keberadaan pohon tersebut cukup penting. Mampu menambah suasana dan menyerap air.

Cukup banyak aduan pemangkasan pohon yang masuk ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang. Tidak hanya di kawasan perkotaan, tetapi di sepanjang jalan kawasan perdesaan juga lumayan. Memang penebangan itu tidak boleh sembarangan. Boleh ditebang asal memenuhi syarat perizinan.

Seperti penebangan yang dilakukan pada satu pohon besar di Jalan Kiai Ghozali sebelah selatan. Menurut Kepala DLH Lumajang Yuli Haris, penebangan tersebut harus melalui surat. Isinya menerangkan alasan permintaan penebangan pohon. Sebab, memang harus sangat hati-hati.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Sudah ada izin ke DLH, ada retribusi sesuai perda. Itu posisi kayu juga doyong ke rumah warga. Jadi, ya kami lakukan survei terlebih dahulu. Setelah pemohon mendapat surat balasan dari kami, disetujui atau tidak. Kalau disetujui, bayar retribusi melalui kas daerah. Tapi, kalau dituruti semua, bisa gundul Lumajang,” ucapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.DSelain aduan mengenai beberapa pohon yang terlalu rimbun agar segera dilakukan pemangkasan, tidak sedikit juga warga perkotaan yang meminta untuk dilakukan penebangan pohon. Padahal keberadaan pohon tersebut cukup penting. Mampu menambah suasana dan menyerap air.

Cukup banyak aduan pemangkasan pohon yang masuk ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang. Tidak hanya di kawasan perkotaan, tetapi di sepanjang jalan kawasan perdesaan juga lumayan. Memang penebangan itu tidak boleh sembarangan. Boleh ditebang asal memenuhi syarat perizinan.

Seperti penebangan yang dilakukan pada satu pohon besar di Jalan Kiai Ghozali sebelah selatan. Menurut Kepala DLH Lumajang Yuli Haris, penebangan tersebut harus melalui surat. Isinya menerangkan alasan permintaan penebangan pohon. Sebab, memang harus sangat hati-hati.

“Sudah ada izin ke DLH, ada retribusi sesuai perda. Itu posisi kayu juga doyong ke rumah warga. Jadi, ya kami lakukan survei terlebih dahulu. Setelah pemohon mendapat surat balasan dari kami, disetujui atau tidak. Kalau disetujui, bayar retribusi melalui kas daerah. Tapi, kalau dituruti semua, bisa gundul Lumajang,” ucapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.DSelain aduan mengenai beberapa pohon yang terlalu rimbun agar segera dilakukan pemangkasan, tidak sedikit juga warga perkotaan yang meminta untuk dilakukan penebangan pohon. Padahal keberadaan pohon tersebut cukup penting. Mampu menambah suasana dan menyerap air.

Cukup banyak aduan pemangkasan pohon yang masuk ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang. Tidak hanya di kawasan perkotaan, tetapi di sepanjang jalan kawasan perdesaan juga lumayan. Memang penebangan itu tidak boleh sembarangan. Boleh ditebang asal memenuhi syarat perizinan.

Seperti penebangan yang dilakukan pada satu pohon besar di Jalan Kiai Ghozali sebelah selatan. Menurut Kepala DLH Lumajang Yuli Haris, penebangan tersebut harus melalui surat. Isinya menerangkan alasan permintaan penebangan pohon. Sebab, memang harus sangat hati-hati.

“Sudah ada izin ke DLH, ada retribusi sesuai perda. Itu posisi kayu juga doyong ke rumah warga. Jadi, ya kami lakukan survei terlebih dahulu. Setelah pemohon mendapat surat balasan dari kami, disetujui atau tidak. Kalau disetujui, bayar retribusi melalui kas daerah. Tapi, kalau dituruti semua, bisa gundul Lumajang,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/