alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Daftar, Langsung Dapat Nomor Induk Berusaha

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERWULUH, Radar Semeru – Para pelaku usaha terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro dan Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo mulai bangkit. Sedikit demi sedikit mereka kembali membuka usahanya. Mulai usaha rumahan hingga keliling sudah berjalan.

Jumlah pelaku usaha di kedua desa tersebut memang cukup banyak. Namun, hanya sedikit pelaku usaha yang sudah mendaftarkan izin usahanya dan mendapatkan nomor induk berusaha (NIB). Padahal, NIB sangat penting sebagai tanda pengenal bagi pelaku usaha.

Plt Kabid Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Lumajang Samsul Nurul Huda mengungkapkan sebanyak 200 pelaku usaha dari dua desa tersebut mendaftarkan diri. Biasanya, mereka mengurus izin tersebut ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Namun, pihaknya memberikan kemudahan dengan membuka pelayanan di dua kantor desa itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Pekan lalu saat ngantor di Kantor Desa Supiturang ada 50 pelaku yang mendaftar. Sedangkan 150 pelaku usaha di Sumberwuluh mendaftarkan usahanya selama dua hari ini di kantor Desa Sumberwuluh. Sebelum NIB dikeluarkan, mereka diharuskan melengkapi sejumlah persyaratan saat mendaftar,” ujarnya.

- Advertisement -

SUMBERWULUH, Radar Semeru – Para pelaku usaha terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro dan Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo mulai bangkit. Sedikit demi sedikit mereka kembali membuka usahanya. Mulai usaha rumahan hingga keliling sudah berjalan.

Jumlah pelaku usaha di kedua desa tersebut memang cukup banyak. Namun, hanya sedikit pelaku usaha yang sudah mendaftarkan izin usahanya dan mendapatkan nomor induk berusaha (NIB). Padahal, NIB sangat penting sebagai tanda pengenal bagi pelaku usaha.

Plt Kabid Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Lumajang Samsul Nurul Huda mengungkapkan sebanyak 200 pelaku usaha dari dua desa tersebut mendaftarkan diri. Biasanya, mereka mengurus izin tersebut ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Namun, pihaknya memberikan kemudahan dengan membuka pelayanan di dua kantor desa itu.

“Pekan lalu saat ngantor di Kantor Desa Supiturang ada 50 pelaku yang mendaftar. Sedangkan 150 pelaku usaha di Sumberwuluh mendaftarkan usahanya selama dua hari ini di kantor Desa Sumberwuluh. Sebelum NIB dikeluarkan, mereka diharuskan melengkapi sejumlah persyaratan saat mendaftar,” ujarnya.

SUMBERWULUH, Radar Semeru – Para pelaku usaha terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro dan Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo mulai bangkit. Sedikit demi sedikit mereka kembali membuka usahanya. Mulai usaha rumahan hingga keliling sudah berjalan.

Jumlah pelaku usaha di kedua desa tersebut memang cukup banyak. Namun, hanya sedikit pelaku usaha yang sudah mendaftarkan izin usahanya dan mendapatkan nomor induk berusaha (NIB). Padahal, NIB sangat penting sebagai tanda pengenal bagi pelaku usaha.

Plt Kabid Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Lumajang Samsul Nurul Huda mengungkapkan sebanyak 200 pelaku usaha dari dua desa tersebut mendaftarkan diri. Biasanya, mereka mengurus izin tersebut ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Namun, pihaknya memberikan kemudahan dengan membuka pelayanan di dua kantor desa itu.

“Pekan lalu saat ngantor di Kantor Desa Supiturang ada 50 pelaku yang mendaftar. Sedangkan 150 pelaku usaha di Sumberwuluh mendaftarkan usahanya selama dua hari ini di kantor Desa Sumberwuluh. Sebelum NIB dikeluarkan, mereka diharuskan melengkapi sejumlah persyaratan saat mendaftar,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/