alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Usaha Tambak Sangat Potensial

Hanya Ada Satu Pemegang Izin di Wotgalih

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID –  Potensi laut Lumajang memang jarang ter-blow up. Padahal, tidak sedikit keuntungan yang didapat ketika menekuni bisnis di kawasan pesisir. Salah satunya adalah usaha tambak udang. Sayangnya, yang mengantongi izin hanya satu perusahaan. Selebihnya termasuk ilegal.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lumajang Agus Widarto menyatakan, memang baik potensi tambak udang di Lumajang. Namun, sejauh ini belum banyak investor yang masuk untuk mengembangkan dan memaksimalkan potensi tersebut.

Tercatat, tambak udang yang memiliki izin hanya satu, yakni milik PT Bumi Subur yang berlokasi di Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun. “Sejauh ini hanya PT Bumi Subur itu. Namun, perusahaan tersebut adalah merger dari  perusahaan lain,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, sekurang-kurangnya ada 7 jenis izin yang harus dilalui bagi setiap perusahaan besar jika ingin memulai usaha di Lumajang. Pertama, Izin lokasi yang dikeluarkan bupati. Kedua, dokumen UKL-UPL atau amdal, izin penanaman modal, izin mendirikan bangunan (IMB), surat izin usaha perdagangan (SIUP), tanda tangan perusahaan, dan surat pembudidayaan ikan.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID –  Potensi laut Lumajang memang jarang ter-blow up. Padahal, tidak sedikit keuntungan yang didapat ketika menekuni bisnis di kawasan pesisir. Salah satunya adalah usaha tambak udang. Sayangnya, yang mengantongi izin hanya satu perusahaan. Selebihnya termasuk ilegal.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lumajang Agus Widarto menyatakan, memang baik potensi tambak udang di Lumajang. Namun, sejauh ini belum banyak investor yang masuk untuk mengembangkan dan memaksimalkan potensi tersebut.

Tercatat, tambak udang yang memiliki izin hanya satu, yakni milik PT Bumi Subur yang berlokasi di Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun. “Sejauh ini hanya PT Bumi Subur itu. Namun, perusahaan tersebut adalah merger dari  perusahaan lain,” ucapnya.

Menurut dia, sekurang-kurangnya ada 7 jenis izin yang harus dilalui bagi setiap perusahaan besar jika ingin memulai usaha di Lumajang. Pertama, Izin lokasi yang dikeluarkan bupati. Kedua, dokumen UKL-UPL atau amdal, izin penanaman modal, izin mendirikan bangunan (IMB), surat izin usaha perdagangan (SIUP), tanda tangan perusahaan, dan surat pembudidayaan ikan.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID –  Potensi laut Lumajang memang jarang ter-blow up. Padahal, tidak sedikit keuntungan yang didapat ketika menekuni bisnis di kawasan pesisir. Salah satunya adalah usaha tambak udang. Sayangnya, yang mengantongi izin hanya satu perusahaan. Selebihnya termasuk ilegal.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lumajang Agus Widarto menyatakan, memang baik potensi tambak udang di Lumajang. Namun, sejauh ini belum banyak investor yang masuk untuk mengembangkan dan memaksimalkan potensi tersebut.

Tercatat, tambak udang yang memiliki izin hanya satu, yakni milik PT Bumi Subur yang berlokasi di Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun. “Sejauh ini hanya PT Bumi Subur itu. Namun, perusahaan tersebut adalah merger dari  perusahaan lain,” ucapnya.

Menurut dia, sekurang-kurangnya ada 7 jenis izin yang harus dilalui bagi setiap perusahaan besar jika ingin memulai usaha di Lumajang. Pertama, Izin lokasi yang dikeluarkan bupati. Kedua, dokumen UKL-UPL atau amdal, izin penanaman modal, izin mendirikan bangunan (IMB), surat izin usaha perdagangan (SIUP), tanda tangan perusahaan, dan surat pembudidayaan ikan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/