alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Senang Bisa Naik Kereta Perdana ke Kota Besar

Pandemi bukan waktunya bermalas-malasan. Justru, waktu luang yang ada harus dimanfaatkan dengan banyak kegiatan. Salah satunya dengan mengembangkan hobi. Sebab, hobi bisa melahirkan prestasi. Dan prestasi itulah yang mengantarkan murid MAN Lumajang berangkat ke kota besar

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bagi sebagian orang, melakukan aktivitas yang disukai merupakan cara menghilangkan penat. Hal tersebut memang benar. Namun, lain halnya yang dilakukan Abdullah Hilal Adi S dan Riski Maulana Ishaq. Dua murid MAN Lumajang tersebut justru menyalurkan hobi untuk berkreasi. Alhasil, prestasi di bidang robotika mereka kantongi.

Kecintaan terhadap dunia teknologi dan elektronik sejak kecil membuat kedua remaja tersebut terjun ke dunia robotika. Hilal, sapaan akrab Abdullah Hilal Adi S, mengatakan, awalnya tidak tertarik belajar robot. Namun, ajakan teman mengikuti klub robot dua tahun lalu membuatnya jatuh hati dengan robot. “Dulu tidak tertarik sama sekali. Terus diajak teman. Cuma ikut aja. Eh, malah senang dengan dunia robot,” katanya, sembari tersenyum.

Berbeda dengan Hilal, Riski justru tertarik robot karena bapaknya. Sebab, bapaknya yang membuka usaha servis elektronik mengenalkannya pada dunia robot. Oleh karena itu, saat sekolah menengah pertama, dia memutuskan ikut klub robot. “Cuma sebulan aja. Setelah itu, klubnya bubar. Akhirnya, di MAN ini saya ikut lagi,” tutur remaja yang aktif di IPNU tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut mereka, hobi yang digeluti secara serius akan melahirkan prestasi. Sebab, mereka meyakini setiap orang memiliki potensi dari hobi. Selain prestasi, melalui hobi, seseorang bisa mengunjungi kota lain di negeri ini. “Karena kompetisi robot madrasah, saya bisa ke Jakarta dan Bekasi naik kereta. Jadi, hanya dua kali saya naik kereta. Jika bukan karena lomba, mungkin saya tidak pernah naik kereta sampai sekarang,” ungkap remaja asal Candipuro tersebut.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bagi sebagian orang, melakukan aktivitas yang disukai merupakan cara menghilangkan penat. Hal tersebut memang benar. Namun, lain halnya yang dilakukan Abdullah Hilal Adi S dan Riski Maulana Ishaq. Dua murid MAN Lumajang tersebut justru menyalurkan hobi untuk berkreasi. Alhasil, prestasi di bidang robotika mereka kantongi.

Kecintaan terhadap dunia teknologi dan elektronik sejak kecil membuat kedua remaja tersebut terjun ke dunia robotika. Hilal, sapaan akrab Abdullah Hilal Adi S, mengatakan, awalnya tidak tertarik belajar robot. Namun, ajakan teman mengikuti klub robot dua tahun lalu membuatnya jatuh hati dengan robot. “Dulu tidak tertarik sama sekali. Terus diajak teman. Cuma ikut aja. Eh, malah senang dengan dunia robot,” katanya, sembari tersenyum.

Berbeda dengan Hilal, Riski justru tertarik robot karena bapaknya. Sebab, bapaknya yang membuka usaha servis elektronik mengenalkannya pada dunia robot. Oleh karena itu, saat sekolah menengah pertama, dia memutuskan ikut klub robot. “Cuma sebulan aja. Setelah itu, klubnya bubar. Akhirnya, di MAN ini saya ikut lagi,” tutur remaja yang aktif di IPNU tersebut.

Menurut mereka, hobi yang digeluti secara serius akan melahirkan prestasi. Sebab, mereka meyakini setiap orang memiliki potensi dari hobi. Selain prestasi, melalui hobi, seseorang bisa mengunjungi kota lain di negeri ini. “Karena kompetisi robot madrasah, saya bisa ke Jakarta dan Bekasi naik kereta. Jadi, hanya dua kali saya naik kereta. Jika bukan karena lomba, mungkin saya tidak pernah naik kereta sampai sekarang,” ungkap remaja asal Candipuro tersebut.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Bagi sebagian orang, melakukan aktivitas yang disukai merupakan cara menghilangkan penat. Hal tersebut memang benar. Namun, lain halnya yang dilakukan Abdullah Hilal Adi S dan Riski Maulana Ishaq. Dua murid MAN Lumajang tersebut justru menyalurkan hobi untuk berkreasi. Alhasil, prestasi di bidang robotika mereka kantongi.

Kecintaan terhadap dunia teknologi dan elektronik sejak kecil membuat kedua remaja tersebut terjun ke dunia robotika. Hilal, sapaan akrab Abdullah Hilal Adi S, mengatakan, awalnya tidak tertarik belajar robot. Namun, ajakan teman mengikuti klub robot dua tahun lalu membuatnya jatuh hati dengan robot. “Dulu tidak tertarik sama sekali. Terus diajak teman. Cuma ikut aja. Eh, malah senang dengan dunia robot,” katanya, sembari tersenyum.

Berbeda dengan Hilal, Riski justru tertarik robot karena bapaknya. Sebab, bapaknya yang membuka usaha servis elektronik mengenalkannya pada dunia robot. Oleh karena itu, saat sekolah menengah pertama, dia memutuskan ikut klub robot. “Cuma sebulan aja. Setelah itu, klubnya bubar. Akhirnya, di MAN ini saya ikut lagi,” tutur remaja yang aktif di IPNU tersebut.

Menurut mereka, hobi yang digeluti secara serius akan melahirkan prestasi. Sebab, mereka meyakini setiap orang memiliki potensi dari hobi. Selain prestasi, melalui hobi, seseorang bisa mengunjungi kota lain di negeri ini. “Karena kompetisi robot madrasah, saya bisa ke Jakarta dan Bekasi naik kereta. Jadi, hanya dua kali saya naik kereta. Jika bukan karena lomba, mungkin saya tidak pernah naik kereta sampai sekarang,” ungkap remaja asal Candipuro tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/