alexametrics
26.5 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Pemerintah Dinilai Lama, Warga Terdampak Semeru Swadaya Bangun Huntara

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Lamanya menunggu penyelesaian hunian sementara di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, membuat sejumlah pihak turun tangan. Baru-baru ini dibangun puluhan huntara alternatif karena terlalu lama menunggu.

Oktofiyani membangunkan puluhan huntara secara swadaya untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Sumberwuluh. “Ini bukan untuk menyaingi Pemkab Lumajang. Tapi, kami merespons keluhan korban yang sudah jenuh di lokasi pengungsian,” kata perempuan yang menjabat Wakil Ketua DPRD Lumajang ini.

Menurut dia, huntara yang dibangun di lahan pribadinya ini menjadi alternatif sementara selama menunggu penyelesaian huntara di tempat relokasi. Sebab, huntara relokasi baru bisa ditempati saat Hari Raya Idul Fitri.

Mobile_AP_Rectangle 2

Oktafiyani mengatakan, dia hanya memenuhi permintaan beberapa warga yang menginginkan tempat tinggal lain selain lokasi pengungsian. Sebab, sebagian besar korban terdampak menginginkan tempat privasi yang dapat digunakan untuk beraktivitas bersama keluarganya.

Rencananya di lahan miliknya itu bakal dibangun untuk menampung 20 KK. Di lokasi itu juga bakal dibangunkan jaringan listrik dan air. Termasuk musala dan dapur umum sebagai tempat untuk memasak bersama-sama.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Lamanya menunggu penyelesaian hunian sementara di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, membuat sejumlah pihak turun tangan. Baru-baru ini dibangun puluhan huntara alternatif karena terlalu lama menunggu.

Oktofiyani membangunkan puluhan huntara secara swadaya untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Sumberwuluh. “Ini bukan untuk menyaingi Pemkab Lumajang. Tapi, kami merespons keluhan korban yang sudah jenuh di lokasi pengungsian,” kata perempuan yang menjabat Wakil Ketua DPRD Lumajang ini.

Menurut dia, huntara yang dibangun di lahan pribadinya ini menjadi alternatif sementara selama menunggu penyelesaian huntara di tempat relokasi. Sebab, huntara relokasi baru bisa ditempati saat Hari Raya Idul Fitri.

Oktafiyani mengatakan, dia hanya memenuhi permintaan beberapa warga yang menginginkan tempat tinggal lain selain lokasi pengungsian. Sebab, sebagian besar korban terdampak menginginkan tempat privasi yang dapat digunakan untuk beraktivitas bersama keluarganya.

Rencananya di lahan miliknya itu bakal dibangun untuk menampung 20 KK. Di lokasi itu juga bakal dibangunkan jaringan listrik dan air. Termasuk musala dan dapur umum sebagai tempat untuk memasak bersama-sama.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Lamanya menunggu penyelesaian hunian sementara di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, membuat sejumlah pihak turun tangan. Baru-baru ini dibangun puluhan huntara alternatif karena terlalu lama menunggu.

Oktofiyani membangunkan puluhan huntara secara swadaya untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Sumberwuluh. “Ini bukan untuk menyaingi Pemkab Lumajang. Tapi, kami merespons keluhan korban yang sudah jenuh di lokasi pengungsian,” kata perempuan yang menjabat Wakil Ketua DPRD Lumajang ini.

Menurut dia, huntara yang dibangun di lahan pribadinya ini menjadi alternatif sementara selama menunggu penyelesaian huntara di tempat relokasi. Sebab, huntara relokasi baru bisa ditempati saat Hari Raya Idul Fitri.

Oktafiyani mengatakan, dia hanya memenuhi permintaan beberapa warga yang menginginkan tempat tinggal lain selain lokasi pengungsian. Sebab, sebagian besar korban terdampak menginginkan tempat privasi yang dapat digunakan untuk beraktivitas bersama keluarganya.

Rencananya di lahan miliknya itu bakal dibangun untuk menampung 20 KK. Di lokasi itu juga bakal dibangunkan jaringan listrik dan air. Termasuk musala dan dapur umum sebagai tempat untuk memasak bersama-sama.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/