alexametrics
24.6 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Dua Kali Terdengar Letusan Gunung Semeru, Warga Dievakuasi Darurat

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Peristiwa Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru terjadi dua kali, pagi ini. Guguran yang terjadi juga disertai letusan. Sehingga evakuasi darurat dilakukan.

Informasi yang dihimpun, guguran pertama terjadi pukul 09.01. Tercatat dalam seismograf, amplitudo maksimum (amak) 25 mm. Lama gempa 912 detik. Sementara jarak luncur dari puncak arah Curah Kobokan sepanjang 4,5 kilometer.

Sedangkan guguran kedua terjadi pada pukul 09:30. Tercatat di seismograf, amak 17 mm dengan lama gempa 395 detik. Jarak luncur tidak diketahui. Sebab gunung tertutup kabut ke arah Besuk Kobokan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah satu saksi mata saat kejadian mengungkapkan, suara letusan cukup lantang. Selanjutnya, awan panas dan sisa abu vulkanis menutupi langit. “Saya melihat sendiri seperti meledak. Seperti bom meledak terlihat di sekitar Gladak Perak. Jadi, saya mengajak warga sekitar lari. Yang penting mengamankan warga dulu,” ungkap Serka Juwianto, personel Kodim 0822 Bondowoso yang bertugas di lokasi.

Hingga kini, Gunung Semeru masih belum terlihat dari pos pantau Gunung Sawur. Sebab, awan columbus masih menutupi Gunung Semeru. Terlebih, hujan dengan intensitas lebat masih berlangsung di puncak Gunung Semeru.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Peristiwa Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru terjadi dua kali, pagi ini. Guguran yang terjadi juga disertai letusan. Sehingga evakuasi darurat dilakukan.

Informasi yang dihimpun, guguran pertama terjadi pukul 09.01. Tercatat dalam seismograf, amplitudo maksimum (amak) 25 mm. Lama gempa 912 detik. Sementara jarak luncur dari puncak arah Curah Kobokan sepanjang 4,5 kilometer.

Sedangkan guguran kedua terjadi pada pukul 09:30. Tercatat di seismograf, amak 17 mm dengan lama gempa 395 detik. Jarak luncur tidak diketahui. Sebab gunung tertutup kabut ke arah Besuk Kobokan.

Salah satu saksi mata saat kejadian mengungkapkan, suara letusan cukup lantang. Selanjutnya, awan panas dan sisa abu vulkanis menutupi langit. “Saya melihat sendiri seperti meledak. Seperti bom meledak terlihat di sekitar Gladak Perak. Jadi, saya mengajak warga sekitar lari. Yang penting mengamankan warga dulu,” ungkap Serka Juwianto, personel Kodim 0822 Bondowoso yang bertugas di lokasi.

Hingga kini, Gunung Semeru masih belum terlihat dari pos pantau Gunung Sawur. Sebab, awan columbus masih menutupi Gunung Semeru. Terlebih, hujan dengan intensitas lebat masih berlangsung di puncak Gunung Semeru.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Peristiwa Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru terjadi dua kali, pagi ini. Guguran yang terjadi juga disertai letusan. Sehingga evakuasi darurat dilakukan.

Informasi yang dihimpun, guguran pertama terjadi pukul 09.01. Tercatat dalam seismograf, amplitudo maksimum (amak) 25 mm. Lama gempa 912 detik. Sementara jarak luncur dari puncak arah Curah Kobokan sepanjang 4,5 kilometer.

Sedangkan guguran kedua terjadi pada pukul 09:30. Tercatat di seismograf, amak 17 mm dengan lama gempa 395 detik. Jarak luncur tidak diketahui. Sebab gunung tertutup kabut ke arah Besuk Kobokan.

Salah satu saksi mata saat kejadian mengungkapkan, suara letusan cukup lantang. Selanjutnya, awan panas dan sisa abu vulkanis menutupi langit. “Saya melihat sendiri seperti meledak. Seperti bom meledak terlihat di sekitar Gladak Perak. Jadi, saya mengajak warga sekitar lari. Yang penting mengamankan warga dulu,” ungkap Serka Juwianto, personel Kodim 0822 Bondowoso yang bertugas di lokasi.

Hingga kini, Gunung Semeru masih belum terlihat dari pos pantau Gunung Sawur. Sebab, awan columbus masih menutupi Gunung Semeru. Terlebih, hujan dengan intensitas lebat masih berlangsung di puncak Gunung Semeru.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/