alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Persiapan Pilkades Serentak, Petakan Desa Rawan Konflik

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejumlah persiapan pelaksanaan pilkades serentak 32 desa semakin dimatangkan. Kali ini, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Pemkab Lumajang beserta pihak kepolisian mulai melakukan pemetaan. Terutama desa-desa yang rawan terjadi konflik ketika pelaksanaan.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, ada ratusan personel kepolisian yang bakal dilibatkan untuk mengamankan jalannya hajat demokrasi tingkat desa tersebut. Bahkan, beberapa anggota polisi bakal diterjunkan ke masing-masing desa jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan.

Menurut dia, skenario pengamanan tersebut sebetulnya tidak hanya melibatkan unsur kepolisian, beberapa anggota TNI dan Satpol PP Lumajang juga sama-sama melakukan penjagaan. Sebab, masing-masing desa berpotensi bakal memiliki banyak lokasi tempat pemungutan suara (TPS).

Mobile_AP_Rectangle 2

“Dari polisi mungkin 4 orang setiap desa, kemudian nanti sisanya dari TNI dan satpol PP dengan total 10 orang. Personel gabungan ini akan mengawal dari beberapa hari sebelum pemilihan, saat pencoblosan berlangsung, saat rekapitulasi berjalan, hingga perhitungan selesai dan satu hari setelahnya,” jelasnya.

Sehingga pelaksanaan pilkades serentak tersebut bisa berjalan kondusif, aman, dan lancar sampai setelah pelaksanaan pencoblosan. “Kami akan memaksimalkan seluruh anggota kami. Jika perlu, kami juga akan meminta bantuan anggota dari Polda Jatim mengawal pelaksanaan supaya sukses,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejumlah persiapan pelaksanaan pilkades serentak 32 desa semakin dimatangkan. Kali ini, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Pemkab Lumajang beserta pihak kepolisian mulai melakukan pemetaan. Terutama desa-desa yang rawan terjadi konflik ketika pelaksanaan.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, ada ratusan personel kepolisian yang bakal dilibatkan untuk mengamankan jalannya hajat demokrasi tingkat desa tersebut. Bahkan, beberapa anggota polisi bakal diterjunkan ke masing-masing desa jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan.

Menurut dia, skenario pengamanan tersebut sebetulnya tidak hanya melibatkan unsur kepolisian, beberapa anggota TNI dan Satpol PP Lumajang juga sama-sama melakukan penjagaan. Sebab, masing-masing desa berpotensi bakal memiliki banyak lokasi tempat pemungutan suara (TPS).

“Dari polisi mungkin 4 orang setiap desa, kemudian nanti sisanya dari TNI dan satpol PP dengan total 10 orang. Personel gabungan ini akan mengawal dari beberapa hari sebelum pemilihan, saat pencoblosan berlangsung, saat rekapitulasi berjalan, hingga perhitungan selesai dan satu hari setelahnya,” jelasnya.

Sehingga pelaksanaan pilkades serentak tersebut bisa berjalan kondusif, aman, dan lancar sampai setelah pelaksanaan pencoblosan. “Kami akan memaksimalkan seluruh anggota kami. Jika perlu, kami juga akan meminta bantuan anggota dari Polda Jatim mengawal pelaksanaan supaya sukses,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejumlah persiapan pelaksanaan pilkades serentak 32 desa semakin dimatangkan. Kali ini, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Pemkab Lumajang beserta pihak kepolisian mulai melakukan pemetaan. Terutama desa-desa yang rawan terjadi konflik ketika pelaksanaan.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, ada ratusan personel kepolisian yang bakal dilibatkan untuk mengamankan jalannya hajat demokrasi tingkat desa tersebut. Bahkan, beberapa anggota polisi bakal diterjunkan ke masing-masing desa jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan.

Menurut dia, skenario pengamanan tersebut sebetulnya tidak hanya melibatkan unsur kepolisian, beberapa anggota TNI dan Satpol PP Lumajang juga sama-sama melakukan penjagaan. Sebab, masing-masing desa berpotensi bakal memiliki banyak lokasi tempat pemungutan suara (TPS).

“Dari polisi mungkin 4 orang setiap desa, kemudian nanti sisanya dari TNI dan satpol PP dengan total 10 orang. Personel gabungan ini akan mengawal dari beberapa hari sebelum pemilihan, saat pencoblosan berlangsung, saat rekapitulasi berjalan, hingga perhitungan selesai dan satu hari setelahnya,” jelasnya.

Sehingga pelaksanaan pilkades serentak tersebut bisa berjalan kondusif, aman, dan lancar sampai setelah pelaksanaan pencoblosan. “Kami akan memaksimalkan seluruh anggota kami. Jika perlu, kami juga akan meminta bantuan anggota dari Polda Jatim mengawal pelaksanaan supaya sukses,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/