alexametrics
24.1 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Ponpes Kehabisan Air Bersih

Sumur Diperdalam, tapi Keluarnya Malah Lumpur

Mobile_AP_Rectangle 1

Dia juga mengaku, semua sumur yang ada di Dusun Darungan Lor mengering. Rata-rata penduduk melakukan penggalian sumur kembali untuk mengeluarkan air. Namun, tidak semua sumur keluar air. Banyak juga setelah digali keluarnya lumpur. Contohnya di pondok pesantrennya yang sudah kehabisan air sumur selama satu bulan lebih.

Sementara, untuk air bersih yang layak minum, dia mengaku membeli air minum galon di toko kelontong. Dalam sekali beli, bisa beberapa galon. “Air digunakan kebutuhan rumah tangga dan santri-santri. Beruntung, sekarang musim korona, jika tidak, ketika santri datang semua, bisa kewalahan karena kita minim dana,” ucapnya.

Dia mengaku, bantuan dari pemerintah berupa air bersih masih belum ada. Terutama kiriman air bersih. Karena sepengetahuannya, air bersih yang dikirim hanya sampai di dusun bawah. Tidak sampai pada Dusun Darungan Lor. “Sebenarnya sempat ada info bantuan pemerintah seperti Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), namun tidak tahu akan ada atau tidak,” pungkasnya.

- Advertisement -

Dia juga mengaku, semua sumur yang ada di Dusun Darungan Lor mengering. Rata-rata penduduk melakukan penggalian sumur kembali untuk mengeluarkan air. Namun, tidak semua sumur keluar air. Banyak juga setelah digali keluarnya lumpur. Contohnya di pondok pesantrennya yang sudah kehabisan air sumur selama satu bulan lebih.

Sementara, untuk air bersih yang layak minum, dia mengaku membeli air minum galon di toko kelontong. Dalam sekali beli, bisa beberapa galon. “Air digunakan kebutuhan rumah tangga dan santri-santri. Beruntung, sekarang musim korona, jika tidak, ketika santri datang semua, bisa kewalahan karena kita minim dana,” ucapnya.

Dia mengaku, bantuan dari pemerintah berupa air bersih masih belum ada. Terutama kiriman air bersih. Karena sepengetahuannya, air bersih yang dikirim hanya sampai di dusun bawah. Tidak sampai pada Dusun Darungan Lor. “Sebenarnya sempat ada info bantuan pemerintah seperti Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), namun tidak tahu akan ada atau tidak,” pungkasnya.

Dia juga mengaku, semua sumur yang ada di Dusun Darungan Lor mengering. Rata-rata penduduk melakukan penggalian sumur kembali untuk mengeluarkan air. Namun, tidak semua sumur keluar air. Banyak juga setelah digali keluarnya lumpur. Contohnya di pondok pesantrennya yang sudah kehabisan air sumur selama satu bulan lebih.

Sementara, untuk air bersih yang layak minum, dia mengaku membeli air minum galon di toko kelontong. Dalam sekali beli, bisa beberapa galon. “Air digunakan kebutuhan rumah tangga dan santri-santri. Beruntung, sekarang musim korona, jika tidak, ketika santri datang semua, bisa kewalahan karena kita minim dana,” ucapnya.

Dia mengaku, bantuan dari pemerintah berupa air bersih masih belum ada. Terutama kiriman air bersih. Karena sepengetahuannya, air bersih yang dikirim hanya sampai di dusun bawah. Tidak sampai pada Dusun Darungan Lor. “Sebenarnya sempat ada info bantuan pemerintah seperti Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), namun tidak tahu akan ada atau tidak,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/