alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 5 October 2022

Usulkan 510 WBP Dapat Remisi

Pengurangan Hukuman Hingga Dua Bulan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) diusulkan mendapat remisi. Data yang berhasil dihimpun ada 510 WBP Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang yang masuk usulan. Remisi yang diterima berupa pengurangan hukuman satu hingga dua bulan.

Kasubsi Registrasi Lapas Kelas IIB Lumajang Endra Suwartono mengatakan, saat ini ada 710 WBP dan tahanan yang mendekam di balik jeruji besi. 510 di antaranya telah menjalani masa hukuman pidana minimal enam bulan. Sehingga, mereka berhak diusulkan mendapat remisi.

“Syaratnya WBP sudah menjalani masa hukuman minimal enam bulan. Selain itu, selama di lapas, WBP mengikuti program pembinaan dan mendapat predikat berkelakuan baik. Kedua syarat ini jika terpenuhi, maka bisa kami usulkan menerima remisi kemerdekaan,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan, ratusan WBP tersebut terdiri dari beragam kasus kejahatan. Mulai kasus kriminalitas pencurian, penganiayaan, penipuan, narkotika hingga tindak pidana korupsi.

Endra menyebut, WBP terbanyak yang diusulkan berasal dari WBP kasus narkotika. Sedikitnya ada 203 WBP narkotika terkait PP 99 Tahun 2012 dengan hukuman di atas lima tahun. Sementara kasus kriminalitas lainnya berjumlah 304 WBP. “Tiga lainnya itu WBP kasus korupsi,” tambahnya.

Selanjutnya, ada lima WBP yang diusulkan mendapat remisi umum II atau bebas. Artinya, jika lima nama tersebut mendapatkan remisi, mereka bakal dibebaskan usai peringatan HUT RI.

Dia menerangkan, WBP yang diusulkan bakal mendapat pengurangan masa tahanan satu hingga dua bulan. Namun, pihaknya belum bisa memastikan jumlah WBP yang menerima remisi. Sebab, keputusan itu baru dikeluarkan Kementerian Hukum dan Ham setelah Upacara HUT RI, Rabu (17/8) mendatang.

“Yang pasti, WBP yang sudah menjalani hukuman sebelum satu tahun bakal mendapat remisi satu bulan. Sedangkan mereka yang sudah menjalani hukuman lebih dari satu tahun akan mendapatkan remisi dua bulan. Semoga, ini menjadi penyemangat agar WBP tidak lagi melakukan perbuatan melanggar hukum,” pungkasnya.

Jurnalis: Muhammad Sidikin Ali
Fotografer: Muhammad Sidikin Ali
Editor: Hafid Asnan

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) diusulkan mendapat remisi. Data yang berhasil dihimpun ada 510 WBP Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang yang masuk usulan. Remisi yang diterima berupa pengurangan hukuman satu hingga dua bulan.

Kasubsi Registrasi Lapas Kelas IIB Lumajang Endra Suwartono mengatakan, saat ini ada 710 WBP dan tahanan yang mendekam di balik jeruji besi. 510 di antaranya telah menjalani masa hukuman pidana minimal enam bulan. Sehingga, mereka berhak diusulkan mendapat remisi.

“Syaratnya WBP sudah menjalani masa hukuman minimal enam bulan. Selain itu, selama di lapas, WBP mengikuti program pembinaan dan mendapat predikat berkelakuan baik. Kedua syarat ini jika terpenuhi, maka bisa kami usulkan menerima remisi kemerdekaan,” katanya.

Dia menjelaskan, ratusan WBP tersebut terdiri dari beragam kasus kejahatan. Mulai kasus kriminalitas pencurian, penganiayaan, penipuan, narkotika hingga tindak pidana korupsi.

Endra menyebut, WBP terbanyak yang diusulkan berasal dari WBP kasus narkotika. Sedikitnya ada 203 WBP narkotika terkait PP 99 Tahun 2012 dengan hukuman di atas lima tahun. Sementara kasus kriminalitas lainnya berjumlah 304 WBP. “Tiga lainnya itu WBP kasus korupsi,” tambahnya.

Selanjutnya, ada lima WBP yang diusulkan mendapat remisi umum II atau bebas. Artinya, jika lima nama tersebut mendapatkan remisi, mereka bakal dibebaskan usai peringatan HUT RI.

Dia menerangkan, WBP yang diusulkan bakal mendapat pengurangan masa tahanan satu hingga dua bulan. Namun, pihaknya belum bisa memastikan jumlah WBP yang menerima remisi. Sebab, keputusan itu baru dikeluarkan Kementerian Hukum dan Ham setelah Upacara HUT RI, Rabu (17/8) mendatang.

“Yang pasti, WBP yang sudah menjalani hukuman sebelum satu tahun bakal mendapat remisi satu bulan. Sedangkan mereka yang sudah menjalani hukuman lebih dari satu tahun akan mendapatkan remisi dua bulan. Semoga, ini menjadi penyemangat agar WBP tidak lagi melakukan perbuatan melanggar hukum,” pungkasnya.

Jurnalis: Muhammad Sidikin Ali
Fotografer: Muhammad Sidikin Ali
Editor: Hafid Asnan

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan narapidana atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) diusulkan mendapat remisi. Data yang berhasil dihimpun ada 510 WBP Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang yang masuk usulan. Remisi yang diterima berupa pengurangan hukuman satu hingga dua bulan.

Kasubsi Registrasi Lapas Kelas IIB Lumajang Endra Suwartono mengatakan, saat ini ada 710 WBP dan tahanan yang mendekam di balik jeruji besi. 510 di antaranya telah menjalani masa hukuman pidana minimal enam bulan. Sehingga, mereka berhak diusulkan mendapat remisi.

“Syaratnya WBP sudah menjalani masa hukuman minimal enam bulan. Selain itu, selama di lapas, WBP mengikuti program pembinaan dan mendapat predikat berkelakuan baik. Kedua syarat ini jika terpenuhi, maka bisa kami usulkan menerima remisi kemerdekaan,” katanya.

Dia menjelaskan, ratusan WBP tersebut terdiri dari beragam kasus kejahatan. Mulai kasus kriminalitas pencurian, penganiayaan, penipuan, narkotika hingga tindak pidana korupsi.

Endra menyebut, WBP terbanyak yang diusulkan berasal dari WBP kasus narkotika. Sedikitnya ada 203 WBP narkotika terkait PP 99 Tahun 2012 dengan hukuman di atas lima tahun. Sementara kasus kriminalitas lainnya berjumlah 304 WBP. “Tiga lainnya itu WBP kasus korupsi,” tambahnya.

Selanjutnya, ada lima WBP yang diusulkan mendapat remisi umum II atau bebas. Artinya, jika lima nama tersebut mendapatkan remisi, mereka bakal dibebaskan usai peringatan HUT RI.

Dia menerangkan, WBP yang diusulkan bakal mendapat pengurangan masa tahanan satu hingga dua bulan. Namun, pihaknya belum bisa memastikan jumlah WBP yang menerima remisi. Sebab, keputusan itu baru dikeluarkan Kementerian Hukum dan Ham setelah Upacara HUT RI, Rabu (17/8) mendatang.

“Yang pasti, WBP yang sudah menjalani hukuman sebelum satu tahun bakal mendapat remisi satu bulan. Sedangkan mereka yang sudah menjalani hukuman lebih dari satu tahun akan mendapatkan remisi dua bulan. Semoga, ini menjadi penyemangat agar WBP tidak lagi melakukan perbuatan melanggar hukum,” pungkasnya.

Jurnalis: Muhammad Sidikin Ali
Fotografer: Muhammad Sidikin Ali
Editor: Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/