alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 5 October 2022

Manusia Silver Sampai Berhasil Kuliahkan Anak

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Di bawah terik panas matahari manusia silver mulai menguasai beberapa kawasan di Lumajang. Dengan kondisi tubuh dilumuri cat berwarna silver sambil bernyanyi untuk mendapat cuan. Namun siapa sangka dari hasil menjadi manusia silver bisa menyekolahkan buah hatinya ke universitas ternama.

Ini Dia! Kuliner Tradisional di Lumajang yang Jadi Incaran

Mulai pagi hingga malam hari, salah seorang manusia silver yang berinisial ZL ini rela mengais pundi-pundi rizki di simpang empat Klojen, Tompokersan, Lumajang. Dia mengaku pekerjaan ini dilakoni karena tidak ada pilihan lain.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang makin besar, dia harus menghidupi empat orang anaknya yang mulai beranjak dewasa. Hingga faktor ekonomi menghimpit keluarga mereka.

Menurutnya, salah satu cara mendapatkan cuan dengan cara cepat yaitu menjadi manusia silver. Ngamen sambil menjelajahi pengendara motor yang berhenti di traffic light. Meski hanya hitungan rupiah yang diberikan pengguna jalan namun jika dikumpulkan bisa mencapai ratusan ribu perharinya. “Kalau dari pagi sampai malam bisa dapat Rp 200 ribu minimalnya. Kadang lebih dari itu,” tuturnya.

Dari pendapatannya itu dia mampu menyekolahkan putra-putrinya hingga bangku kuliah. Bahkan di salah satu universitas ternama. Diketahui juga putranya tersebut ikut dalam ajang kejuaraan Porprov VII kemarin.

Selain itu, tiga buah hatinya yang lain diwajibkan untuk melanjutkan sekolah. “Bersyukur banget anak-anak saya enggak kayak bapaknya. Meski kadang ada penolakan dari mereka dengan pekerjaan saya. Yang penting saya cari uangnya halal,” pungkasnya.

Hingga saat ini, dia tetap melakoni pekerjaan tersebut. Meskipun penolakan dari keluarganya sering terjadi.

Jurnalis: Ade Apryanis
Fotografer: Ade Apryanis
Editor: Hafid Asnan

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Di bawah terik panas matahari manusia silver mulai menguasai beberapa kawasan di Lumajang. Dengan kondisi tubuh dilumuri cat berwarna silver sambil bernyanyi untuk mendapat cuan. Namun siapa sangka dari hasil menjadi manusia silver bisa menyekolahkan buah hatinya ke universitas ternama.

Ini Dia! Kuliner Tradisional di Lumajang yang Jadi Incaran

Mulai pagi hingga malam hari, salah seorang manusia silver yang berinisial ZL ini rela mengais pundi-pundi rizki di simpang empat Klojen, Tompokersan, Lumajang. Dia mengaku pekerjaan ini dilakoni karena tidak ada pilihan lain.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang makin besar, dia harus menghidupi empat orang anaknya yang mulai beranjak dewasa. Hingga faktor ekonomi menghimpit keluarga mereka.

Menurutnya, salah satu cara mendapatkan cuan dengan cara cepat yaitu menjadi manusia silver. Ngamen sambil menjelajahi pengendara motor yang berhenti di traffic light. Meski hanya hitungan rupiah yang diberikan pengguna jalan namun jika dikumpulkan bisa mencapai ratusan ribu perharinya. “Kalau dari pagi sampai malam bisa dapat Rp 200 ribu minimalnya. Kadang lebih dari itu,” tuturnya.

Dari pendapatannya itu dia mampu menyekolahkan putra-putrinya hingga bangku kuliah. Bahkan di salah satu universitas ternama. Diketahui juga putranya tersebut ikut dalam ajang kejuaraan Porprov VII kemarin.

Selain itu, tiga buah hatinya yang lain diwajibkan untuk melanjutkan sekolah. “Bersyukur banget anak-anak saya enggak kayak bapaknya. Meski kadang ada penolakan dari mereka dengan pekerjaan saya. Yang penting saya cari uangnya halal,” pungkasnya.

Hingga saat ini, dia tetap melakoni pekerjaan tersebut. Meskipun penolakan dari keluarganya sering terjadi.

Jurnalis: Ade Apryanis
Fotografer: Ade Apryanis
Editor: Hafid Asnan

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Di bawah terik panas matahari manusia silver mulai menguasai beberapa kawasan di Lumajang. Dengan kondisi tubuh dilumuri cat berwarna silver sambil bernyanyi untuk mendapat cuan. Namun siapa sangka dari hasil menjadi manusia silver bisa menyekolahkan buah hatinya ke universitas ternama.

Ini Dia! Kuliner Tradisional di Lumajang yang Jadi Incaran

Mulai pagi hingga malam hari, salah seorang manusia silver yang berinisial ZL ini rela mengais pundi-pundi rizki di simpang empat Klojen, Tompokersan, Lumajang. Dia mengaku pekerjaan ini dilakoni karena tidak ada pilihan lain.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang makin besar, dia harus menghidupi empat orang anaknya yang mulai beranjak dewasa. Hingga faktor ekonomi menghimpit keluarga mereka.

Menurutnya, salah satu cara mendapatkan cuan dengan cara cepat yaitu menjadi manusia silver. Ngamen sambil menjelajahi pengendara motor yang berhenti di traffic light. Meski hanya hitungan rupiah yang diberikan pengguna jalan namun jika dikumpulkan bisa mencapai ratusan ribu perharinya. “Kalau dari pagi sampai malam bisa dapat Rp 200 ribu minimalnya. Kadang lebih dari itu,” tuturnya.

Dari pendapatannya itu dia mampu menyekolahkan putra-putrinya hingga bangku kuliah. Bahkan di salah satu universitas ternama. Diketahui juga putranya tersebut ikut dalam ajang kejuaraan Porprov VII kemarin.

Selain itu, tiga buah hatinya yang lain diwajibkan untuk melanjutkan sekolah. “Bersyukur banget anak-anak saya enggak kayak bapaknya. Meski kadang ada penolakan dari mereka dengan pekerjaan saya. Yang penting saya cari uangnya halal,” pungkasnya.

Hingga saat ini, dia tetap melakoni pekerjaan tersebut. Meskipun penolakan dari keluarganya sering terjadi.

Jurnalis: Ade Apryanis
Fotografer: Ade Apryanis
Editor: Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/