alexametrics
24.6 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Tegur Kendaraan Satgas Covid-19 Kotor

Saat Pengecekan Apel Penegakan Prokes

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memang, selama dua pekan pasca-Lebaran, tidak ditemukan penambahan jumlah pasien positif Covid-19 di Lumajang. Bahkan, jumlahnya nol atau tidak ada pasien. Namun, beberapa waktu lalu, jumlahnya naik hingga belasan. Tidak ingin angka tersebut terus bertambah, pemerintah Lumajang menggelar apel gelar pasukan penegakan disiplin protokol kesehatan di Alun-Alun Lumajang, kemarin.

Apel tersebut diikuti sejumlah organisasi pemerintah daerah (OPD) terkait. Baik dari pemerintah, TNI, kepolisian, satuan polisi pamong praja (satpol PP), Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, hingga Palang Merah Indonesia (PMI). Tidak hanya apel pasukan, pemerintah juga memeriksa kesiapan personel dan kendaraan yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) Covid-19 Lumajang.

Selaku instruktur apel, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, kegiatan kemasyarakatan yang ada terus dipantau. “Jajaran pemerintah kecamatan harus terus intens menjalankan langkah-langkah preventif. Utamanya adalah hal-hal yang berkenaan dengan kepatuhan protokol kesehatan dengan baik di tingkat kecamatan hingga desa,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski sudah setahun lebih, sebagian masyarakat masih tidak menerima adanya Covid-19. Oleh sebab itu, dia menjelaskan, pentingnya memberi pemahaman yang baik ke masyarakat. Jajaran satgas tidak boleh lengah dan lelah dalam menjalankan tugas dan fungsi penertiban keamanan.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memang, selama dua pekan pasca-Lebaran, tidak ditemukan penambahan jumlah pasien positif Covid-19 di Lumajang. Bahkan, jumlahnya nol atau tidak ada pasien. Namun, beberapa waktu lalu, jumlahnya naik hingga belasan. Tidak ingin angka tersebut terus bertambah, pemerintah Lumajang menggelar apel gelar pasukan penegakan disiplin protokol kesehatan di Alun-Alun Lumajang, kemarin.

Apel tersebut diikuti sejumlah organisasi pemerintah daerah (OPD) terkait. Baik dari pemerintah, TNI, kepolisian, satuan polisi pamong praja (satpol PP), Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, hingga Palang Merah Indonesia (PMI). Tidak hanya apel pasukan, pemerintah juga memeriksa kesiapan personel dan kendaraan yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) Covid-19 Lumajang.

Selaku instruktur apel, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, kegiatan kemasyarakatan yang ada terus dipantau. “Jajaran pemerintah kecamatan harus terus intens menjalankan langkah-langkah preventif. Utamanya adalah hal-hal yang berkenaan dengan kepatuhan protokol kesehatan dengan baik di tingkat kecamatan hingga desa,” katanya.

Meski sudah setahun lebih, sebagian masyarakat masih tidak menerima adanya Covid-19. Oleh sebab itu, dia menjelaskan, pentingnya memberi pemahaman yang baik ke masyarakat. Jajaran satgas tidak boleh lengah dan lelah dalam menjalankan tugas dan fungsi penertiban keamanan.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memang, selama dua pekan pasca-Lebaran, tidak ditemukan penambahan jumlah pasien positif Covid-19 di Lumajang. Bahkan, jumlahnya nol atau tidak ada pasien. Namun, beberapa waktu lalu, jumlahnya naik hingga belasan. Tidak ingin angka tersebut terus bertambah, pemerintah Lumajang menggelar apel gelar pasukan penegakan disiplin protokol kesehatan di Alun-Alun Lumajang, kemarin.

Apel tersebut diikuti sejumlah organisasi pemerintah daerah (OPD) terkait. Baik dari pemerintah, TNI, kepolisian, satuan polisi pamong praja (satpol PP), Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, hingga Palang Merah Indonesia (PMI). Tidak hanya apel pasukan, pemerintah juga memeriksa kesiapan personel dan kendaraan yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) Covid-19 Lumajang.

Selaku instruktur apel, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, kegiatan kemasyarakatan yang ada terus dipantau. “Jajaran pemerintah kecamatan harus terus intens menjalankan langkah-langkah preventif. Utamanya adalah hal-hal yang berkenaan dengan kepatuhan protokol kesehatan dengan baik di tingkat kecamatan hingga desa,” katanya.

Meski sudah setahun lebih, sebagian masyarakat masih tidak menerima adanya Covid-19. Oleh sebab itu, dia menjelaskan, pentingnya memberi pemahaman yang baik ke masyarakat. Jajaran satgas tidak boleh lengah dan lelah dalam menjalankan tugas dan fungsi penertiban keamanan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/