alexametrics
25 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Tanggal Kedaluwarsa Sengaja Dihapus

Tim Gabungan Menyita 30 Karung Produk

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kemasan yang bagus dan harga yang murah tidak menjamin makanan dan minuman aman untuk dikonsumsi. Ada hal penting lain yang harus diperhatikan sebelum membelinya, yaitu memeriksa tanggal kedaluwarsa. Sebab, sering kali saat membeli, masyarakat mengabaikannya.

Hasil inspeksi mendadak (sidak) Dinas Kesehatan dengan Dinas Perdagangan dan Satpol PP Lumajang, ditemukan banyak makanan dan minuman kedaluwarsa yang dijual di toko. Hal tersebut tentu membahayakan kesehatan jika dikonsumsi. “Membahayakan kesehatan  konsumen. Sebab, itu sudah kedaluwarsa,” ujar Hairil Diani, Kepala Dinas Perdagangan Lumajang.

Hairil mengatakan, setelah menerima laporan ada makanan dan minuman yang kedaluwarsa, pihaknya bersama tim gabungan melakukan sidak. Hasilnya, 30 lebih karung berisi makanan dan minuman kedaluwarsa diamankan. “Tim mendapat laporan. Setelah itu, kami koordinasi dan melakukan sidak di salah satu swalayan. Ternyata benar, ada banyak makanan dan minuman kedaluwarsa. Kami sita semuanya, ada 30 karung lebih,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan, makanan dan minuman tersebut masih terpajang di rak swalayan. Sebagian besar tanggal kedaluwarsa dihapus. “Sehingga masyarakat yang tidak cermat dan jeli, hanya akan fokus pada harganya. Sementara, mereka tidak memeriksa tanggal kedaluwarsa. Ini yang sering terjadi,” tuturnya.

Menurutnya, masih banyak pedagang yang nakal dengan menggosok tanggal kedaluwarsa agar tetap laku terjual. Hal tersebut sangat merugikan. Baik bagi konsumen ataupun pedagang. Oleh karena itu, pihaknya memberikan pembinaan dan peringatan kepada pelaku usaha dan karyawan.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kemasan yang bagus dan harga yang murah tidak menjamin makanan dan minuman aman untuk dikonsumsi. Ada hal penting lain yang harus diperhatikan sebelum membelinya, yaitu memeriksa tanggal kedaluwarsa. Sebab, sering kali saat membeli, masyarakat mengabaikannya.

Hasil inspeksi mendadak (sidak) Dinas Kesehatan dengan Dinas Perdagangan dan Satpol PP Lumajang, ditemukan banyak makanan dan minuman kedaluwarsa yang dijual di toko. Hal tersebut tentu membahayakan kesehatan jika dikonsumsi. “Membahayakan kesehatan  konsumen. Sebab, itu sudah kedaluwarsa,” ujar Hairil Diani, Kepala Dinas Perdagangan Lumajang.

Hairil mengatakan, setelah menerima laporan ada makanan dan minuman yang kedaluwarsa, pihaknya bersama tim gabungan melakukan sidak. Hasilnya, 30 lebih karung berisi makanan dan minuman kedaluwarsa diamankan. “Tim mendapat laporan. Setelah itu, kami koordinasi dan melakukan sidak di salah satu swalayan. Ternyata benar, ada banyak makanan dan minuman kedaluwarsa. Kami sita semuanya, ada 30 karung lebih,” katanya.

Dia menjelaskan, makanan dan minuman tersebut masih terpajang di rak swalayan. Sebagian besar tanggal kedaluwarsa dihapus. “Sehingga masyarakat yang tidak cermat dan jeli, hanya akan fokus pada harganya. Sementara, mereka tidak memeriksa tanggal kedaluwarsa. Ini yang sering terjadi,” tuturnya.

Menurutnya, masih banyak pedagang yang nakal dengan menggosok tanggal kedaluwarsa agar tetap laku terjual. Hal tersebut sangat merugikan. Baik bagi konsumen ataupun pedagang. Oleh karena itu, pihaknya memberikan pembinaan dan peringatan kepada pelaku usaha dan karyawan.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kemasan yang bagus dan harga yang murah tidak menjamin makanan dan minuman aman untuk dikonsumsi. Ada hal penting lain yang harus diperhatikan sebelum membelinya, yaitu memeriksa tanggal kedaluwarsa. Sebab, sering kali saat membeli, masyarakat mengabaikannya.

Hasil inspeksi mendadak (sidak) Dinas Kesehatan dengan Dinas Perdagangan dan Satpol PP Lumajang, ditemukan banyak makanan dan minuman kedaluwarsa yang dijual di toko. Hal tersebut tentu membahayakan kesehatan jika dikonsumsi. “Membahayakan kesehatan  konsumen. Sebab, itu sudah kedaluwarsa,” ujar Hairil Diani, Kepala Dinas Perdagangan Lumajang.

Hairil mengatakan, setelah menerima laporan ada makanan dan minuman yang kedaluwarsa, pihaknya bersama tim gabungan melakukan sidak. Hasilnya, 30 lebih karung berisi makanan dan minuman kedaluwarsa diamankan. “Tim mendapat laporan. Setelah itu, kami koordinasi dan melakukan sidak di salah satu swalayan. Ternyata benar, ada banyak makanan dan minuman kedaluwarsa. Kami sita semuanya, ada 30 karung lebih,” katanya.

Dia menjelaskan, makanan dan minuman tersebut masih terpajang di rak swalayan. Sebagian besar tanggal kedaluwarsa dihapus. “Sehingga masyarakat yang tidak cermat dan jeli, hanya akan fokus pada harganya. Sementara, mereka tidak memeriksa tanggal kedaluwarsa. Ini yang sering terjadi,” tuturnya.

Menurutnya, masih banyak pedagang yang nakal dengan menggosok tanggal kedaluwarsa agar tetap laku terjual. Hal tersebut sangat merugikan. Baik bagi konsumen ataupun pedagang. Oleh karena itu, pihaknya memberikan pembinaan dan peringatan kepada pelaku usaha dan karyawan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/