alexametrics
24.8 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Diterima Pakai Sertifikat yang Lain

Belasan Pocil Masuk di Tiga Sekolah

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur prestasi telah diumumkan. Seluruh sekolah sudah memasang nama-nama yang lolos melalui jalur tersebut di papan pengumuman. Sayangnya, nama murid-murid polisi cilik (pocil) yang diterima itu ternyata tidak menggunakan piagamnya sebagai syarat pendaftaran.

Kebanyakan pocil binaan Satlantas Polres Lumajang mendaftar di tiga sekolah. Yakni di MTsN 1 Lumajang, SMPN 1 Lumajang, dan SMPN 1 Sukodono. Semua anak hampir diterima menggunakan piagam pocil. Hanya anak-anak yang mendaftar di SMPN 1 Sukodono yang menggunakan piagam lain.

Salah satu orang tua murid pocil yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, ketika proses pendaftaran, sertifikat itu tidak diakui oleh sekolah. Beruntung, anaknya memiliki cukup banyak prestasi, sehingga dia mendaftar menggunakan piagam penghargaan olimpiade lain yang dipunyai anaknya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Alhamdulillah sudah diterima di Skodsa (SMPN 1 Sukodono, Red), tetapi anak saya tidak pakai piagam pocil. Pakai piagam matematikanya. Belum tahu lagi anak-anak lainnya. Ada belasan anak kok yang diterima di tiga sekolah,” ucapnya.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, ada sekitar 16 anak pocil yang diterima di tiga sekolah tersebut. Diakui, sebagian besar yang diterima menggunakan piagam pocil, tetapi ada juga yang diterima menggunakan piagam lain lantaran piagam pocilnya tidak diterima.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur prestasi telah diumumkan. Seluruh sekolah sudah memasang nama-nama yang lolos melalui jalur tersebut di papan pengumuman. Sayangnya, nama murid-murid polisi cilik (pocil) yang diterima itu ternyata tidak menggunakan piagamnya sebagai syarat pendaftaran.

Kebanyakan pocil binaan Satlantas Polres Lumajang mendaftar di tiga sekolah. Yakni di MTsN 1 Lumajang, SMPN 1 Lumajang, dan SMPN 1 Sukodono. Semua anak hampir diterima menggunakan piagam pocil. Hanya anak-anak yang mendaftar di SMPN 1 Sukodono yang menggunakan piagam lain.

Salah satu orang tua murid pocil yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, ketika proses pendaftaran, sertifikat itu tidak diakui oleh sekolah. Beruntung, anaknya memiliki cukup banyak prestasi, sehingga dia mendaftar menggunakan piagam penghargaan olimpiade lain yang dipunyai anaknya.

Alhamdulillah sudah diterima di Skodsa (SMPN 1 Sukodono, Red), tetapi anak saya tidak pakai piagam pocil. Pakai piagam matematikanya. Belum tahu lagi anak-anak lainnya. Ada belasan anak kok yang diterima di tiga sekolah,” ucapnya.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, ada sekitar 16 anak pocil yang diterima di tiga sekolah tersebut. Diakui, sebagian besar yang diterima menggunakan piagam pocil, tetapi ada juga yang diterima menggunakan piagam lain lantaran piagam pocilnya tidak diterima.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur prestasi telah diumumkan. Seluruh sekolah sudah memasang nama-nama yang lolos melalui jalur tersebut di papan pengumuman. Sayangnya, nama murid-murid polisi cilik (pocil) yang diterima itu ternyata tidak menggunakan piagamnya sebagai syarat pendaftaran.

Kebanyakan pocil binaan Satlantas Polres Lumajang mendaftar di tiga sekolah. Yakni di MTsN 1 Lumajang, SMPN 1 Lumajang, dan SMPN 1 Sukodono. Semua anak hampir diterima menggunakan piagam pocil. Hanya anak-anak yang mendaftar di SMPN 1 Sukodono yang menggunakan piagam lain.

Salah satu orang tua murid pocil yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, ketika proses pendaftaran, sertifikat itu tidak diakui oleh sekolah. Beruntung, anaknya memiliki cukup banyak prestasi, sehingga dia mendaftar menggunakan piagam penghargaan olimpiade lain yang dipunyai anaknya.

Alhamdulillah sudah diterima di Skodsa (SMPN 1 Sukodono, Red), tetapi anak saya tidak pakai piagam pocil. Pakai piagam matematikanya. Belum tahu lagi anak-anak lainnya. Ada belasan anak kok yang diterima di tiga sekolah,” ucapnya.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, ada sekitar 16 anak pocil yang diterima di tiga sekolah tersebut. Diakui, sebagian besar yang diterima menggunakan piagam pocil, tetapi ada juga yang diterima menggunakan piagam lain lantaran piagam pocilnya tidak diterima.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/