alexametrics
26 C
Jember
Wednesday, 26 January 2022

Puluhan Desa Diisi Plt dan Plh

5 Desa Lainnya Masih Dijabat Kades

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Tahapan pilkades telah memasuki penelitian kelengkapan syarat administrasi dan klarifikasi untuk penjaringan bakal calon tahap kedua. Sebagian besar desa yang telah melakukan penetapan calon pada gelombang pertama mulai diisi oleh pelaksana tugas (Plt) dan pelaksana harian (Plh).

Setidaknya, ada sekitar 27 desa yang sudah menetapkan calon pada 8 September lalu. Kekosongan pejabat itu langsung digantikan seorang Plt jika desanya memiliki sekretaris desa. Sedangkan bagi desa yang tidak memiliki sekretaris desa bakal dijabat oleh seorang Plh yang berasal dari perangkat desa setempat.

Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lumajang Saefuddin Zuhri mengatakan, desa tidak boleh mengalami kekosongan pemimpin. Karena itu, setelah penetapan calon oleh panitia, pihak kecamatan langsung menunjuk seorang pengganti sementara waktu.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Pelayanan harus tetap berjalan sebagaimana semestinya. Sehingga setelah penetapan, jabatan kades terhitung habis dan harus digantikan oleh orang lain. Makanya, untuk mengisi itu pihak kecamatan menunjuk sekretaris desa untuk mengisi jabatan kades. Kalau tidak ada, ya, perangkat desanya,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala DPMD Lumajang Mustajib mengatakan, ada lima desa yang masih dijabat kadesnya sendiri. Seperti Desa Sombo dan Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit; kemudian Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko; Desa Ranulogong, Kecamatan Randuagung; dan terakhir Desa Sawaran Lor, Kecamatan Kedungjajang.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Tahapan pilkades telah memasuki penelitian kelengkapan syarat administrasi dan klarifikasi untuk penjaringan bakal calon tahap kedua. Sebagian besar desa yang telah melakukan penetapan calon pada gelombang pertama mulai diisi oleh pelaksana tugas (Plt) dan pelaksana harian (Plh).

Setidaknya, ada sekitar 27 desa yang sudah menetapkan calon pada 8 September lalu. Kekosongan pejabat itu langsung digantikan seorang Plt jika desanya memiliki sekretaris desa. Sedangkan bagi desa yang tidak memiliki sekretaris desa bakal dijabat oleh seorang Plh yang berasal dari perangkat desa setempat.

Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lumajang Saefuddin Zuhri mengatakan, desa tidak boleh mengalami kekosongan pemimpin. Karena itu, setelah penetapan calon oleh panitia, pihak kecamatan langsung menunjuk seorang pengganti sementara waktu.

“Pelayanan harus tetap berjalan sebagaimana semestinya. Sehingga setelah penetapan, jabatan kades terhitung habis dan harus digantikan oleh orang lain. Makanya, untuk mengisi itu pihak kecamatan menunjuk sekretaris desa untuk mengisi jabatan kades. Kalau tidak ada, ya, perangkat desanya,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala DPMD Lumajang Mustajib mengatakan, ada lima desa yang masih dijabat kadesnya sendiri. Seperti Desa Sombo dan Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit; kemudian Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko; Desa Ranulogong, Kecamatan Randuagung; dan terakhir Desa Sawaran Lor, Kecamatan Kedungjajang.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Tahapan pilkades telah memasuki penelitian kelengkapan syarat administrasi dan klarifikasi untuk penjaringan bakal calon tahap kedua. Sebagian besar desa yang telah melakukan penetapan calon pada gelombang pertama mulai diisi oleh pelaksana tugas (Plt) dan pelaksana harian (Plh).

Setidaknya, ada sekitar 27 desa yang sudah menetapkan calon pada 8 September lalu. Kekosongan pejabat itu langsung digantikan seorang Plt jika desanya memiliki sekretaris desa. Sedangkan bagi desa yang tidak memiliki sekretaris desa bakal dijabat oleh seorang Plh yang berasal dari perangkat desa setempat.

Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lumajang Saefuddin Zuhri mengatakan, desa tidak boleh mengalami kekosongan pemimpin. Karena itu, setelah penetapan calon oleh panitia, pihak kecamatan langsung menunjuk seorang pengganti sementara waktu.

“Pelayanan harus tetap berjalan sebagaimana semestinya. Sehingga setelah penetapan, jabatan kades terhitung habis dan harus digantikan oleh orang lain. Makanya, untuk mengisi itu pihak kecamatan menunjuk sekretaris desa untuk mengisi jabatan kades. Kalau tidak ada, ya, perangkat desanya,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala DPMD Lumajang Mustajib mengatakan, ada lima desa yang masih dijabat kadesnya sendiri. Seperti Desa Sombo dan Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit; kemudian Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko; Desa Ranulogong, Kecamatan Randuagung; dan terakhir Desa Sawaran Lor, Kecamatan Kedungjajang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca