alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Pemutihan Pajak Kendaraan di Lumajang Diskon 20 Persen, Ini Syaratnya

Diberlakukan hingga 9 Desember

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemberian insentif pajak atau pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) dari Gubernur Jawa Timur sudah dimulai sejak pekan lalu. Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk membayar pajak. Selain mendapat diskon, sanksi keterlambatan juga ditiadakan.

Pelayanan pemutihan di Kantor Samsat Lumajang, Tompokersan, banyak menarik peminat wajib pajak. Cukup membawa persyaratan pembayaran pajak, masyarakat bisa memperoleh potongan 10 hingga 20 persen. “Tidak ada kuota khusus. Artinya, semua masyarakat bisa memperoleh pemutihan pajak ini hingga 9 Desember mendatang,” ujar Fajar Sidiq, Pengelola Data Pelayanan dan Perpajakan Samsat Lumajang.

Fajar mengatakan, kendaraan roda dua dan tiga mendapatkan pemotongan atau diskon PKB sebesar 20 persen dari pajak pokok. Sedangkan kendaraan roda empat atau lebih mendapatkan potongan sepuluh persen. Tidak hanya itu, masyarakat yang terlambat membayar pajak dibebaskan dari sanksi selama pembayaran dilakukan dalam jangka waktu yang sudah ditentukan pemerintah provinsi.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Bebas sanksi administrasi keterlambatan juga. Biasanya setiap terlambat membayar dikenai sanksi. Nah, selama pemutihan ini tidak ada dendanya. Mau mengurus balik nama juga gratis. Sedangkan pembayarannya bisa melalui online atau offline. Tetapi, banyak juga masyarakat yang kurang paham program pemutihan ini,” jelasnya.

Masyarakat, lanjutnya, menganggap pemutihan berarti bebas biaya semuanya. Padahal, dalam hal tertentu, pemutihan tersebut tidak berlaku. “Misalnya terlambat bayar pajak tiga tahun. Masyarakat mengartikan gratisnya, ya, tiga tahun. Padahal hanya tahun terakhir saja gratis. Sedangkan tahun pertama dan kedua tetap membayar. Tahun ketiga itu juga sudah dapat diskon pajaknya,” tuturnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemberian insentif pajak atau pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) dari Gubernur Jawa Timur sudah dimulai sejak pekan lalu. Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk membayar pajak. Selain mendapat diskon, sanksi keterlambatan juga ditiadakan.

Pelayanan pemutihan di Kantor Samsat Lumajang, Tompokersan, banyak menarik peminat wajib pajak. Cukup membawa persyaratan pembayaran pajak, masyarakat bisa memperoleh potongan 10 hingga 20 persen. “Tidak ada kuota khusus. Artinya, semua masyarakat bisa memperoleh pemutihan pajak ini hingga 9 Desember mendatang,” ujar Fajar Sidiq, Pengelola Data Pelayanan dan Perpajakan Samsat Lumajang.

Fajar mengatakan, kendaraan roda dua dan tiga mendapatkan pemotongan atau diskon PKB sebesar 20 persen dari pajak pokok. Sedangkan kendaraan roda empat atau lebih mendapatkan potongan sepuluh persen. Tidak hanya itu, masyarakat yang terlambat membayar pajak dibebaskan dari sanksi selama pembayaran dilakukan dalam jangka waktu yang sudah ditentukan pemerintah provinsi.

“Bebas sanksi administrasi keterlambatan juga. Biasanya setiap terlambat membayar dikenai sanksi. Nah, selama pemutihan ini tidak ada dendanya. Mau mengurus balik nama juga gratis. Sedangkan pembayarannya bisa melalui online atau offline. Tetapi, banyak juga masyarakat yang kurang paham program pemutihan ini,” jelasnya.

Masyarakat, lanjutnya, menganggap pemutihan berarti bebas biaya semuanya. Padahal, dalam hal tertentu, pemutihan tersebut tidak berlaku. “Misalnya terlambat bayar pajak tiga tahun. Masyarakat mengartikan gratisnya, ya, tiga tahun. Padahal hanya tahun terakhir saja gratis. Sedangkan tahun pertama dan kedua tetap membayar. Tahun ketiga itu juga sudah dapat diskon pajaknya,” tuturnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemberian insentif pajak atau pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) dari Gubernur Jawa Timur sudah dimulai sejak pekan lalu. Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk membayar pajak. Selain mendapat diskon, sanksi keterlambatan juga ditiadakan.

Pelayanan pemutihan di Kantor Samsat Lumajang, Tompokersan, banyak menarik peminat wajib pajak. Cukup membawa persyaratan pembayaran pajak, masyarakat bisa memperoleh potongan 10 hingga 20 persen. “Tidak ada kuota khusus. Artinya, semua masyarakat bisa memperoleh pemutihan pajak ini hingga 9 Desember mendatang,” ujar Fajar Sidiq, Pengelola Data Pelayanan dan Perpajakan Samsat Lumajang.

Fajar mengatakan, kendaraan roda dua dan tiga mendapatkan pemotongan atau diskon PKB sebesar 20 persen dari pajak pokok. Sedangkan kendaraan roda empat atau lebih mendapatkan potongan sepuluh persen. Tidak hanya itu, masyarakat yang terlambat membayar pajak dibebaskan dari sanksi selama pembayaran dilakukan dalam jangka waktu yang sudah ditentukan pemerintah provinsi.

“Bebas sanksi administrasi keterlambatan juga. Biasanya setiap terlambat membayar dikenai sanksi. Nah, selama pemutihan ini tidak ada dendanya. Mau mengurus balik nama juga gratis. Sedangkan pembayarannya bisa melalui online atau offline. Tetapi, banyak juga masyarakat yang kurang paham program pemutihan ini,” jelasnya.

Masyarakat, lanjutnya, menganggap pemutihan berarti bebas biaya semuanya. Padahal, dalam hal tertentu, pemutihan tersebut tidak berlaku. “Misalnya terlambat bayar pajak tiga tahun. Masyarakat mengartikan gratisnya, ya, tiga tahun. Padahal hanya tahun terakhir saja gratis. Sedangkan tahun pertama dan kedua tetap membayar. Tahun ketiga itu juga sudah dapat diskon pajaknya,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/