alexametrics
23.4 C
Jember
Monday, 27 June 2022

Sempat Ditentang Warga Setempat

Cerita di Balik Wisata Kali Sejuk Purwosono\ Memang, memulai sesuatu yang baik sekaligus baru tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada banyak rintangan dan tantangan yang harus dihadapi. Begitu juga yang dirasakan Kepala Desa Purwosono, Sumbersuko, dalam mengubah sungai kotor menjadi tempat wisata. Banyak masyarakat yang menentang. Bahkan, tidak sedikit pula yang tidak percaya dapat menghasilkan pundi-pundi keuntungan.

Mobile_AP_Rectangle 1

Memang, ide tersebut tidak selalu disambut baik. Masyarakat menentang hal tersebut. Sebab, mereka tidak percaya warung yang berdiri akan mendatangkan keuntungan. “Banyak yang tidak percaya. Karena sungainya bekas orang BAB. Menurut mereka juga tidak akan ada orang yang membeli. Apalagi lokasinya yang berada di tengah dan jauh dari jalan raya. Tapi, kami yakinkan, ini bisa menjadi peluang yang patut kita syukuri,” tambahnya.

Di luar dugaan, animo masyarakat begitu tinggi. Dari satu warung yang dibangun, kini sudah berdiri sejumlah warung. Tempat yang dulu ditentang dan tidak dipercaya, sekarang menjadi salah satu tempat tujuan orang liburan. “Dulu tempat orang membuang hajat, sekarang menjadi orang punya hajat. Tidak hanya itu, kedatangan masyarakat menimbulkan ekonomi kreatif di desa ini,” katanya.

Dia berharap, perputaran ekonomi di Kali Sejuk dapat memberdayakan masyarakat. “Pemberdayaan masyarakat ini berubah menjadi kekuatan pasar yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Ini sangat baik bagi ekonomi masyarakat sekitar,” harapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jurnalis: mg2
Fotografer: Muhammad Sidikin Ali
Editor: Hafid Asnan

- Advertisement -

Memang, ide tersebut tidak selalu disambut baik. Masyarakat menentang hal tersebut. Sebab, mereka tidak percaya warung yang berdiri akan mendatangkan keuntungan. “Banyak yang tidak percaya. Karena sungainya bekas orang BAB. Menurut mereka juga tidak akan ada orang yang membeli. Apalagi lokasinya yang berada di tengah dan jauh dari jalan raya. Tapi, kami yakinkan, ini bisa menjadi peluang yang patut kita syukuri,” tambahnya.

Di luar dugaan, animo masyarakat begitu tinggi. Dari satu warung yang dibangun, kini sudah berdiri sejumlah warung. Tempat yang dulu ditentang dan tidak dipercaya, sekarang menjadi salah satu tempat tujuan orang liburan. “Dulu tempat orang membuang hajat, sekarang menjadi orang punya hajat. Tidak hanya itu, kedatangan masyarakat menimbulkan ekonomi kreatif di desa ini,” katanya.

Dia berharap, perputaran ekonomi di Kali Sejuk dapat memberdayakan masyarakat. “Pemberdayaan masyarakat ini berubah menjadi kekuatan pasar yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Ini sangat baik bagi ekonomi masyarakat sekitar,” harapnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Muhammad Sidikin Ali
Editor: Hafid Asnan

Memang, ide tersebut tidak selalu disambut baik. Masyarakat menentang hal tersebut. Sebab, mereka tidak percaya warung yang berdiri akan mendatangkan keuntungan. “Banyak yang tidak percaya. Karena sungainya bekas orang BAB. Menurut mereka juga tidak akan ada orang yang membeli. Apalagi lokasinya yang berada di tengah dan jauh dari jalan raya. Tapi, kami yakinkan, ini bisa menjadi peluang yang patut kita syukuri,” tambahnya.

Di luar dugaan, animo masyarakat begitu tinggi. Dari satu warung yang dibangun, kini sudah berdiri sejumlah warung. Tempat yang dulu ditentang dan tidak dipercaya, sekarang menjadi salah satu tempat tujuan orang liburan. “Dulu tempat orang membuang hajat, sekarang menjadi orang punya hajat. Tidak hanya itu, kedatangan masyarakat menimbulkan ekonomi kreatif di desa ini,” katanya.

Dia berharap, perputaran ekonomi di Kali Sejuk dapat memberdayakan masyarakat. “Pemberdayaan masyarakat ini berubah menjadi kekuatan pasar yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Ini sangat baik bagi ekonomi masyarakat sekitar,” harapnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Muhammad Sidikin Ali
Editor: Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/