alexametrics
25.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Khawatir Terkendala Vaksinasi Guru

Rencana PTM Mulai Direspons Pihak Sekolah

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Kesiapan sekolah menyambut instruksi pemerintah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada Juli nanti perlu direspons. Tidak hanya menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung penerapan protokol kesehatan, vaksinasi seluruh guru yang mengajar juga perlu diperhatikan.

Meskipun orang tua mulai terbiasa mengizinkan anaknya untuk mengikuti pembelajaran dengan sejumlah inovasi, kekhawatiran orang tua sulit dibendung. Sebab, saat ini tidak sedikit juga orang tua yang memilih pembelajaran daring ketimbang metode Guru Sambang (Gusam) dan Program Sinau Bareng (PSB).

Kepala Dinas Pendidikan Lumajang Agus Salim mengatakan, sesuai jadwal kalender pendidikan, PTM terbatas dimulai satu bulan kemudian. Namun, hingga kini dia masih belum memutuskan kepastian instruksi pemerintah pusat tersebut bisa diselenggarakan. Masih menunggu penyusunan perbup.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mekanisme pembelajaran tersebut bakal dituangkan dalam perbup itu. Selain itu, pihaknya juga memberi waktu sekolah untuk meminta pendapat dari wali murid sebelum pelaksanaan PTM dimulai. “Intinya bergantung orang tua, tapi saya rasa mereka sudah terbiasa dengan role model inovasi kami. Karena memang hampir sama,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Kesiapan sekolah menyambut instruksi pemerintah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada Juli nanti perlu direspons. Tidak hanya menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung penerapan protokol kesehatan, vaksinasi seluruh guru yang mengajar juga perlu diperhatikan.

Meskipun orang tua mulai terbiasa mengizinkan anaknya untuk mengikuti pembelajaran dengan sejumlah inovasi, kekhawatiran orang tua sulit dibendung. Sebab, saat ini tidak sedikit juga orang tua yang memilih pembelajaran daring ketimbang metode Guru Sambang (Gusam) dan Program Sinau Bareng (PSB).

Kepala Dinas Pendidikan Lumajang Agus Salim mengatakan, sesuai jadwal kalender pendidikan, PTM terbatas dimulai satu bulan kemudian. Namun, hingga kini dia masih belum memutuskan kepastian instruksi pemerintah pusat tersebut bisa diselenggarakan. Masih menunggu penyusunan perbup.

Mekanisme pembelajaran tersebut bakal dituangkan dalam perbup itu. Selain itu, pihaknya juga memberi waktu sekolah untuk meminta pendapat dari wali murid sebelum pelaksanaan PTM dimulai. “Intinya bergantung orang tua, tapi saya rasa mereka sudah terbiasa dengan role model inovasi kami. Karena memang hampir sama,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Kesiapan sekolah menyambut instruksi pemerintah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada Juli nanti perlu direspons. Tidak hanya menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung penerapan protokol kesehatan, vaksinasi seluruh guru yang mengajar juga perlu diperhatikan.

Meskipun orang tua mulai terbiasa mengizinkan anaknya untuk mengikuti pembelajaran dengan sejumlah inovasi, kekhawatiran orang tua sulit dibendung. Sebab, saat ini tidak sedikit juga orang tua yang memilih pembelajaran daring ketimbang metode Guru Sambang (Gusam) dan Program Sinau Bareng (PSB).

Kepala Dinas Pendidikan Lumajang Agus Salim mengatakan, sesuai jadwal kalender pendidikan, PTM terbatas dimulai satu bulan kemudian. Namun, hingga kini dia masih belum memutuskan kepastian instruksi pemerintah pusat tersebut bisa diselenggarakan. Masih menunggu penyusunan perbup.

Mekanisme pembelajaran tersebut bakal dituangkan dalam perbup itu. Selain itu, pihaknya juga memberi waktu sekolah untuk meminta pendapat dari wali murid sebelum pelaksanaan PTM dimulai. “Intinya bergantung orang tua, tapi saya rasa mereka sudah terbiasa dengan role model inovasi kami. Karena memang hampir sama,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/