alexametrics
24.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Cegat Truk di Mulut Tambang

Operasi Gabungan Bakal Digelar Berkelanjutan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banyaknya aktivitas tambang pasir ilegal yang masih beroperasi membuat petugas gabungan melakukan penertiban. Kali ini, penertiban tidak dilakukan di tengah jalan, namun langsung di mulut tambang. Beberapa sopir yang kedapatan tidak membawa surat keterangan asal barang (SKAB), pasirnya langsung ditumpahkan.

Tak tanggung-tanggung, dalam operasi tersebut, Pemkab Lumajang menggandeng instansi vertikal. Mulai dari Kodim 0821 hingga anggota kepolisian. Tujuannya untuk memastikan armada truk pasir yang keluar tersebut benar-benar membawa pasir legal, bukan pasir ilegal.

Kepala Satpol PP Lumajang Matali Bilogo mengatakan, pelanggaran sopir truk pasir sebetulnya beragam. Tidak hanya tak mengantongi SKAB, ada juga beberapa sopir yang membawa SKAB, tetapi tidak berporporasi. Kemudian, membawa SKAB, tetapi kedaluwarsa, dan ada banyak modus lainnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk memastikan pajak pasir tidak semakin bocor, dia meminta kerja sama seluruh pihak untuk turun melakukan penertiban. Bahkan, dia juga melibatkan Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Lumajang untuk memastikan pendapatan daerah dari sektor pasir tersebut bisa terserap maksimal.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banyaknya aktivitas tambang pasir ilegal yang masih beroperasi membuat petugas gabungan melakukan penertiban. Kali ini, penertiban tidak dilakukan di tengah jalan, namun langsung di mulut tambang. Beberapa sopir yang kedapatan tidak membawa surat keterangan asal barang (SKAB), pasirnya langsung ditumpahkan.

Tak tanggung-tanggung, dalam operasi tersebut, Pemkab Lumajang menggandeng instansi vertikal. Mulai dari Kodim 0821 hingga anggota kepolisian. Tujuannya untuk memastikan armada truk pasir yang keluar tersebut benar-benar membawa pasir legal, bukan pasir ilegal.

Kepala Satpol PP Lumajang Matali Bilogo mengatakan, pelanggaran sopir truk pasir sebetulnya beragam. Tidak hanya tak mengantongi SKAB, ada juga beberapa sopir yang membawa SKAB, tetapi tidak berporporasi. Kemudian, membawa SKAB, tetapi kedaluwarsa, dan ada banyak modus lainnya.

Untuk memastikan pajak pasir tidak semakin bocor, dia meminta kerja sama seluruh pihak untuk turun melakukan penertiban. Bahkan, dia juga melibatkan Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Lumajang untuk memastikan pendapatan daerah dari sektor pasir tersebut bisa terserap maksimal.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banyaknya aktivitas tambang pasir ilegal yang masih beroperasi membuat petugas gabungan melakukan penertiban. Kali ini, penertiban tidak dilakukan di tengah jalan, namun langsung di mulut tambang. Beberapa sopir yang kedapatan tidak membawa surat keterangan asal barang (SKAB), pasirnya langsung ditumpahkan.

Tak tanggung-tanggung, dalam operasi tersebut, Pemkab Lumajang menggandeng instansi vertikal. Mulai dari Kodim 0821 hingga anggota kepolisian. Tujuannya untuk memastikan armada truk pasir yang keluar tersebut benar-benar membawa pasir legal, bukan pasir ilegal.

Kepala Satpol PP Lumajang Matali Bilogo mengatakan, pelanggaran sopir truk pasir sebetulnya beragam. Tidak hanya tak mengantongi SKAB, ada juga beberapa sopir yang membawa SKAB, tetapi tidak berporporasi. Kemudian, membawa SKAB, tetapi kedaluwarsa, dan ada banyak modus lainnya.

Untuk memastikan pajak pasir tidak semakin bocor, dia meminta kerja sama seluruh pihak untuk turun melakukan penertiban. Bahkan, dia juga melibatkan Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Lumajang untuk memastikan pendapatan daerah dari sektor pasir tersebut bisa terserap maksimal.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/