alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Belum Resmi Dibuka, Pemandian Terasering di Lumajang Ramai Pengunjung

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID- Pemandian alam Kalisemut, yang akhir-akhir ini viral di media sosial, ternyata belum resmi dibuka. Destinasi wisata yang menggabungkan konsep pemandian dengan pemandangan sawah terasering itu, baru akan diresmikan tahun depan.

Banyaknya warga yang berkunjung ke sana, murni kehendak mereka sendiri. Bukan karena ajakan atau promosi pengelola. Sebab, hingga sekarang masih banyak perbaikan dan pembangunan fasilitas. Meski demikian, para pengunjung sepertinya sudah tidak sabar untuk segera menikmati pemandian alam tersebut.

Pemandian alam Kalisemut yang berada di areal persawahan terasering Kecamatan Padang, memang menjadi destinasi baru bagi warga setempat. Bahkan ada juga pengunjung yang berasal dari luar desa dan luar kecamatan.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Destinasi Baru, Lumajang Punya Pemandian Alam di Area Sawah Terasering

Walau wisata itu belum resmi dibuka, tapi antusiasme warga cukup tinggi. Apalagi hingga kini, pengelola juga belum memberlakukan tiket masuk. Jadi, pengunjung cukup membayar parkir saja. Tak heran jika ratusan karcis parkir per harinya ludes.

Menurut Kepala Desa Kalisemut Lesus Ageng P, banyaknya pengunjung yang datang merupakan kehendak warga sendiri. Mereka ingin segera menikmati wisata tersebut. Sebab, konsep wisatanya memang berbeda dari yang lain. Apalagi dengan memanfaatkan sumber mata air, sehingga kesegaran airya benar-benar terjaga. “Sebetulnya belum resmi dibuka. Rencana tahun depan baru diresmikan,” ucapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID- Pemandian alam Kalisemut, yang akhir-akhir ini viral di media sosial, ternyata belum resmi dibuka. Destinasi wisata yang menggabungkan konsep pemandian dengan pemandangan sawah terasering itu, baru akan diresmikan tahun depan.

Banyaknya warga yang berkunjung ke sana, murni kehendak mereka sendiri. Bukan karena ajakan atau promosi pengelola. Sebab, hingga sekarang masih banyak perbaikan dan pembangunan fasilitas. Meski demikian, para pengunjung sepertinya sudah tidak sabar untuk segera menikmati pemandian alam tersebut.

Pemandian alam Kalisemut yang berada di areal persawahan terasering Kecamatan Padang, memang menjadi destinasi baru bagi warga setempat. Bahkan ada juga pengunjung yang berasal dari luar desa dan luar kecamatan.

BACA JUGA: Destinasi Baru, Lumajang Punya Pemandian Alam di Area Sawah Terasering

Walau wisata itu belum resmi dibuka, tapi antusiasme warga cukup tinggi. Apalagi hingga kini, pengelola juga belum memberlakukan tiket masuk. Jadi, pengunjung cukup membayar parkir saja. Tak heran jika ratusan karcis parkir per harinya ludes.

Menurut Kepala Desa Kalisemut Lesus Ageng P, banyaknya pengunjung yang datang merupakan kehendak warga sendiri. Mereka ingin segera menikmati wisata tersebut. Sebab, konsep wisatanya memang berbeda dari yang lain. Apalagi dengan memanfaatkan sumber mata air, sehingga kesegaran airya benar-benar terjaga. “Sebetulnya belum resmi dibuka. Rencana tahun depan baru diresmikan,” ucapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID- Pemandian alam Kalisemut, yang akhir-akhir ini viral di media sosial, ternyata belum resmi dibuka. Destinasi wisata yang menggabungkan konsep pemandian dengan pemandangan sawah terasering itu, baru akan diresmikan tahun depan.

Banyaknya warga yang berkunjung ke sana, murni kehendak mereka sendiri. Bukan karena ajakan atau promosi pengelola. Sebab, hingga sekarang masih banyak perbaikan dan pembangunan fasilitas. Meski demikian, para pengunjung sepertinya sudah tidak sabar untuk segera menikmati pemandian alam tersebut.

Pemandian alam Kalisemut yang berada di areal persawahan terasering Kecamatan Padang, memang menjadi destinasi baru bagi warga setempat. Bahkan ada juga pengunjung yang berasal dari luar desa dan luar kecamatan.

BACA JUGA: Destinasi Baru, Lumajang Punya Pemandian Alam di Area Sawah Terasering

Walau wisata itu belum resmi dibuka, tapi antusiasme warga cukup tinggi. Apalagi hingga kini, pengelola juga belum memberlakukan tiket masuk. Jadi, pengunjung cukup membayar parkir saja. Tak heran jika ratusan karcis parkir per harinya ludes.

Menurut Kepala Desa Kalisemut Lesus Ageng P, banyaknya pengunjung yang datang merupakan kehendak warga sendiri. Mereka ingin segera menikmati wisata tersebut. Sebab, konsep wisatanya memang berbeda dari yang lain. Apalagi dengan memanfaatkan sumber mata air, sehingga kesegaran airya benar-benar terjaga. “Sebetulnya belum resmi dibuka. Rencana tahun depan baru diresmikan,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/