alexametrics
27.3 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Ambulans Dipakai Berkunjung Lebaran

Dipakai Rombongan Keluarga Kepala Desa

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ketidakseriusan pengawasan pada ambulans desa sering kali membuat penggunaannya cenderung sembarangan. Salah satu aset milik desa tersebut kemarin diduga dipakai berkunjung ke rumah saudara saat Lebaran. Padahal mobil tersebut merupakan fasilitas kesehatan.

Pantauan Jawa Pos Radar Semeru sekitar pukul 10.00, Kamis (13/05) kemarin, satu keluarga terlihat mengendarai mobil ambulans milik Desa Karangrejo, Kecamatan Yosowilangun. Mobil itu dikendarai tiga orang meliputi suami, istri, dan anak kecil. Lengkap mengenakan busana Lebaran mereka melaju cukup kencang dari jalan Desa Karangrejo menuju Kecamatan Kunir.

Dugaan penggunaan mobil ambulans dipakai berkunjung Lebaran itu semakin menguat ketika sang suami terlihat menyopir sambil mengisap rokok. Sedangkan si istri terlihat memangku anaknya duduk di sebelah suami sambil menengok ke kiri terus-terusan seperti kurang nyaman. Sebab, mereka menggunakan mobil fasilitas kesehatan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Camat Yosowilangun Indriono Krishna Mukti ketika dikonfirmasi belum mengetahui persis kejadian tersebut. Namun, menurutnya, pihaknya cukup sering mewanti-wanti pihak desa dalam penggunaan mobil ambulans. Sebab, peruntukannya hanya dapat digunakan untuk pelayanan kesehatan.

“Saya belum mengetahui jika ada kejadian itu, juga belum dapat laporan. Saya hubungi kepala desa setempat untuk mengecek kebenarannya. Karena itu berhubungan dengan aset desa,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ketidakseriusan pengawasan pada ambulans desa sering kali membuat penggunaannya cenderung sembarangan. Salah satu aset milik desa tersebut kemarin diduga dipakai berkunjung ke rumah saudara saat Lebaran. Padahal mobil tersebut merupakan fasilitas kesehatan.

Pantauan Jawa Pos Radar Semeru sekitar pukul 10.00, Kamis (13/05) kemarin, satu keluarga terlihat mengendarai mobil ambulans milik Desa Karangrejo, Kecamatan Yosowilangun. Mobil itu dikendarai tiga orang meliputi suami, istri, dan anak kecil. Lengkap mengenakan busana Lebaran mereka melaju cukup kencang dari jalan Desa Karangrejo menuju Kecamatan Kunir.

Dugaan penggunaan mobil ambulans dipakai berkunjung Lebaran itu semakin menguat ketika sang suami terlihat menyopir sambil mengisap rokok. Sedangkan si istri terlihat memangku anaknya duduk di sebelah suami sambil menengok ke kiri terus-terusan seperti kurang nyaman. Sebab, mereka menggunakan mobil fasilitas kesehatan.

Camat Yosowilangun Indriono Krishna Mukti ketika dikonfirmasi belum mengetahui persis kejadian tersebut. Namun, menurutnya, pihaknya cukup sering mewanti-wanti pihak desa dalam penggunaan mobil ambulans. Sebab, peruntukannya hanya dapat digunakan untuk pelayanan kesehatan.

“Saya belum mengetahui jika ada kejadian itu, juga belum dapat laporan. Saya hubungi kepala desa setempat untuk mengecek kebenarannya. Karena itu berhubungan dengan aset desa,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Ketidakseriusan pengawasan pada ambulans desa sering kali membuat penggunaannya cenderung sembarangan. Salah satu aset milik desa tersebut kemarin diduga dipakai berkunjung ke rumah saudara saat Lebaran. Padahal mobil tersebut merupakan fasilitas kesehatan.

Pantauan Jawa Pos Radar Semeru sekitar pukul 10.00, Kamis (13/05) kemarin, satu keluarga terlihat mengendarai mobil ambulans milik Desa Karangrejo, Kecamatan Yosowilangun. Mobil itu dikendarai tiga orang meliputi suami, istri, dan anak kecil. Lengkap mengenakan busana Lebaran mereka melaju cukup kencang dari jalan Desa Karangrejo menuju Kecamatan Kunir.

Dugaan penggunaan mobil ambulans dipakai berkunjung Lebaran itu semakin menguat ketika sang suami terlihat menyopir sambil mengisap rokok. Sedangkan si istri terlihat memangku anaknya duduk di sebelah suami sambil menengok ke kiri terus-terusan seperti kurang nyaman. Sebab, mereka menggunakan mobil fasilitas kesehatan.

Camat Yosowilangun Indriono Krishna Mukti ketika dikonfirmasi belum mengetahui persis kejadian tersebut. Namun, menurutnya, pihaknya cukup sering mewanti-wanti pihak desa dalam penggunaan mobil ambulans. Sebab, peruntukannya hanya dapat digunakan untuk pelayanan kesehatan.

“Saya belum mengetahui jika ada kejadian itu, juga belum dapat laporan. Saya hubungi kepala desa setempat untuk mengecek kebenarannya. Karena itu berhubungan dengan aset desa,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/