Didominasi Sampah Rumah Tangga

Kawasan Hilir Paling Banyak Terdampak

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Permasalahan lain akibat dangkalnya Kali Curah Menjangan adalah volume sampah yang memenuhi aliran. Terbanyak adalah sampah plastik, styrofoam, dan popok bayi. Warga yang turut dalam kerja bakti normalisasi sungai dibuat bingung. Sebab, jumlahnya yang banyak menyebabkan lingkungan makin kumuh.

Alhasil, warga memilih membakarnya. Hal itu dinilai lebih praktis daripada memilahnya dan membuang ke tempat sampah. Hal tersebut tidak dibenarkan Yuli Haris, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang. “Sebenarnya hal itu dilarang. Karena pengelolaan sampah yang baik berasal dari kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan atau membakarnya,” katanya.

Sampah yang berasal dari rumah tangga sebaiknya dipilih terlebih dahulu sebelum membuangnya. Sebab, pengelolaan sejak dari sumber dapat meminimalisasi permasalahan sampah. “Kesadaran itu harus benar-benar dipahami oleh masyarakat kita. Meskipun kali tersebut bukan wewenang kami, tetapi kami juga memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat agar tepat mengelola sampah. Aliran air bukan tempat sampah. Pemerintah sudah menyediakan lahan untuk tempat sampah,” jelasnya.