alexametrics
27.8 C
Jember
Tuesday, 24 May 2022

Bantuan Rekonstruksi Minta Dirupakan Uang

Pemkab Tunggu Konfirmasi Pemprov dan Pusat

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Besaran bantuan rekonstruksi senilai puluhan juta itu menjadi perhatian serius warga terdampak gempa. Terutama korban yang memiliki rumah dengan kondisi rusak berat. Mereka menginginkan bantuan tersebut berupa uang. Sebab, jika berupa barang, rawan dimanipulasi.

Sampai saat ini memang belum dipastikan kapan bantuan tersebut cair. Tetapi, begitu informasi bantuan rekonstruksi disampaikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi lokasi terdampak, warga banyak yang membicarakan serta mewanti-wanti supaya sampai secara utuh.

Paimon, warga Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, meminta bantuan yang diturunkan pemerintah kepada warga yang rumahnya rusak berupa nominal uang saja. Bantuan bisa dimasukkan ke rekening masing-masing warga seperti pencairan bantuan korona.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, sekalipun sebetulnya niat pemerintah ingin menyamakan kualitas rumah yang dibangun ulang dengan memberikan sejumlah barang-barang bangunan seragam, tetapi warga banyak menginginkan rekonstruksi rumah diserahkan ke masing-masing pemilik rumah. “Khawatir dimanipulasi oleh oknum. Karena nilainya besar,” ucapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Besaran bantuan rekonstruksi senilai puluhan juta itu menjadi perhatian serius warga terdampak gempa. Terutama korban yang memiliki rumah dengan kondisi rusak berat. Mereka menginginkan bantuan tersebut berupa uang. Sebab, jika berupa barang, rawan dimanipulasi.

Sampai saat ini memang belum dipastikan kapan bantuan tersebut cair. Tetapi, begitu informasi bantuan rekonstruksi disampaikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi lokasi terdampak, warga banyak yang membicarakan serta mewanti-wanti supaya sampai secara utuh.

Paimon, warga Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, meminta bantuan yang diturunkan pemerintah kepada warga yang rumahnya rusak berupa nominal uang saja. Bantuan bisa dimasukkan ke rekening masing-masing warga seperti pencairan bantuan korona.

Menurutnya, sekalipun sebetulnya niat pemerintah ingin menyamakan kualitas rumah yang dibangun ulang dengan memberikan sejumlah barang-barang bangunan seragam, tetapi warga banyak menginginkan rekonstruksi rumah diserahkan ke masing-masing pemilik rumah. “Khawatir dimanipulasi oleh oknum. Karena nilainya besar,” ucapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Besaran bantuan rekonstruksi senilai puluhan juta itu menjadi perhatian serius warga terdampak gempa. Terutama korban yang memiliki rumah dengan kondisi rusak berat. Mereka menginginkan bantuan tersebut berupa uang. Sebab, jika berupa barang, rawan dimanipulasi.

Sampai saat ini memang belum dipastikan kapan bantuan tersebut cair. Tetapi, begitu informasi bantuan rekonstruksi disampaikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi lokasi terdampak, warga banyak yang membicarakan serta mewanti-wanti supaya sampai secara utuh.

Paimon, warga Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, meminta bantuan yang diturunkan pemerintah kepada warga yang rumahnya rusak berupa nominal uang saja. Bantuan bisa dimasukkan ke rekening masing-masing warga seperti pencairan bantuan korona.

Menurutnya, sekalipun sebetulnya niat pemerintah ingin menyamakan kualitas rumah yang dibangun ulang dengan memberikan sejumlah barang-barang bangunan seragam, tetapi warga banyak menginginkan rekonstruksi rumah diserahkan ke masing-masing pemilik rumah. “Khawatir dimanipulasi oleh oknum. Karena nilainya besar,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/