alexametrics
25 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Bakal Dibuatkan Hunian Sementara

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memasuki hari keenam pascagempa, sejumlah warga yang tidak memiliki rumah untuk tempat tinggal, bakal segera dibuatkan hunian sementara. Hunian itu bisa ditempati sambil menunggu bantuan rekonstruksi rumah warga dari pemerintah pusat selesai.

Pemkab Lumajang menarget jangka waktu paling lama selesai pengerjaan rekontruksi rumah dalam dua bulan, bangunan-bangunan warga yang rusak diupayakan bakal kembali kokoh. Di samping itu, pemerintah juga berusaha melakukan langkah-langkah penanganan darurat lainnya.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang Atok Hasan Sanusi mengatakan, sementara ini fokus pemberian bantuan dari para donatur bakal dialihkan ke penanganan warga terdampak pascagempa. “Itu merupakan keputusan bersama, mengingat saat ini ada ribuan warga yang terdampak,” ucapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memasuki hari keenam pascagempa, sejumlah warga yang tidak memiliki rumah untuk tempat tinggal, bakal segera dibuatkan hunian sementara. Hunian itu bisa ditempati sambil menunggu bantuan rekonstruksi rumah warga dari pemerintah pusat selesai.

Pemkab Lumajang menarget jangka waktu paling lama selesai pengerjaan rekontruksi rumah dalam dua bulan, bangunan-bangunan warga yang rusak diupayakan bakal kembali kokoh. Di samping itu, pemerintah juga berusaha melakukan langkah-langkah penanganan darurat lainnya.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang Atok Hasan Sanusi mengatakan, sementara ini fokus pemberian bantuan dari para donatur bakal dialihkan ke penanganan warga terdampak pascagempa. “Itu merupakan keputusan bersama, mengingat saat ini ada ribuan warga yang terdampak,” ucapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memasuki hari keenam pascagempa, sejumlah warga yang tidak memiliki rumah untuk tempat tinggal, bakal segera dibuatkan hunian sementara. Hunian itu bisa ditempati sambil menunggu bantuan rekonstruksi rumah warga dari pemerintah pusat selesai.

Pemkab Lumajang menarget jangka waktu paling lama selesai pengerjaan rekontruksi rumah dalam dua bulan, bangunan-bangunan warga yang rusak diupayakan bakal kembali kokoh. Di samping itu, pemerintah juga berusaha melakukan langkah-langkah penanganan darurat lainnya.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang Atok Hasan Sanusi mengatakan, sementara ini fokus pemberian bantuan dari para donatur bakal dialihkan ke penanganan warga terdampak pascagempa. “Itu merupakan keputusan bersama, mengingat saat ini ada ribuan warga yang terdampak,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/