alexametrics
23.5 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Dilempar Batu Dibalas Sabetan Golok

Korban Dilarikan ke RSUD, Pelaku Menyerahkan Diri

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sariyono, 55, warga Dusun Tanjung Desa Bodang, Kecamatan Padang, mengalami luka cukup parah karena dianiaya tetangganya sendiri. Pelaku yang bernama Kholim itu menyabet tangan korban hingga hampir putus setelah dilempar batu oleh korban.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, beberapa bulan lalu keduanya sempat berselisih lantaran istri korban diduga punya kedekatan dengan pelaku. Sekitar pukul 09.00 kemarin, pelaku yang berencana mengantarkan cucunya pulang ke rumah orang tuanya. Lalu, tiba-tiba dilempar batu Sariyono.

Kholim menjelaskan, beberapa kali korban melempar batu sehingga dirinya terjatuh. Menerima perilaku yang kurang mengenakkan itu, spontan dia menyabetkan golok yang sedang dibawanya. Dia menyabet korban secara brutal untuk menghindari batu yang dilemparkan ke badannya.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Pagi-pagi saya mau ke kebun, mau potong kayu di sana. Sebelum ke sana, saya mengantarkan cucu lebih dulu. Namun, di tengah jalan, saya dilempar batu hingga mengenai bahu dan saya terjatuh. Ya gimana, masak diam saja. Akhirnya, saya sabet dengan golok yang saya bawa dari rumah untuk menghindari serangan,” jelasnya.

Sabetan brutal itu ternyata mengenai tangan kiri korban hingga hampir putus. Tidak hanya itu, sebagian kepala korban juga mengalami sabetan dua kali. Satu di bagian atas mata, kedua di kepala bagian depan. “Lemparan batunya dari dekat, saya juga tidak lihat mana saja yang kena sabet,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sariyono, 55, warga Dusun Tanjung Desa Bodang, Kecamatan Padang, mengalami luka cukup parah karena dianiaya tetangganya sendiri. Pelaku yang bernama Kholim itu menyabet tangan korban hingga hampir putus setelah dilempar batu oleh korban.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, beberapa bulan lalu keduanya sempat berselisih lantaran istri korban diduga punya kedekatan dengan pelaku. Sekitar pukul 09.00 kemarin, pelaku yang berencana mengantarkan cucunya pulang ke rumah orang tuanya. Lalu, tiba-tiba dilempar batu Sariyono.

Kholim menjelaskan, beberapa kali korban melempar batu sehingga dirinya terjatuh. Menerima perilaku yang kurang mengenakkan itu, spontan dia menyabetkan golok yang sedang dibawanya. Dia menyabet korban secara brutal untuk menghindari batu yang dilemparkan ke badannya.

“Pagi-pagi saya mau ke kebun, mau potong kayu di sana. Sebelum ke sana, saya mengantarkan cucu lebih dulu. Namun, di tengah jalan, saya dilempar batu hingga mengenai bahu dan saya terjatuh. Ya gimana, masak diam saja. Akhirnya, saya sabet dengan golok yang saya bawa dari rumah untuk menghindari serangan,” jelasnya.

Sabetan brutal itu ternyata mengenai tangan kiri korban hingga hampir putus. Tidak hanya itu, sebagian kepala korban juga mengalami sabetan dua kali. Satu di bagian atas mata, kedua di kepala bagian depan. “Lemparan batunya dari dekat, saya juga tidak lihat mana saja yang kena sabet,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sariyono, 55, warga Dusun Tanjung Desa Bodang, Kecamatan Padang, mengalami luka cukup parah karena dianiaya tetangganya sendiri. Pelaku yang bernama Kholim itu menyabet tangan korban hingga hampir putus setelah dilempar batu oleh korban.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, beberapa bulan lalu keduanya sempat berselisih lantaran istri korban diduga punya kedekatan dengan pelaku. Sekitar pukul 09.00 kemarin, pelaku yang berencana mengantarkan cucunya pulang ke rumah orang tuanya. Lalu, tiba-tiba dilempar batu Sariyono.

Kholim menjelaskan, beberapa kali korban melempar batu sehingga dirinya terjatuh. Menerima perilaku yang kurang mengenakkan itu, spontan dia menyabetkan golok yang sedang dibawanya. Dia menyabet korban secara brutal untuk menghindari batu yang dilemparkan ke badannya.

“Pagi-pagi saya mau ke kebun, mau potong kayu di sana. Sebelum ke sana, saya mengantarkan cucu lebih dulu. Namun, di tengah jalan, saya dilempar batu hingga mengenai bahu dan saya terjatuh. Ya gimana, masak diam saja. Akhirnya, saya sabet dengan golok yang saya bawa dari rumah untuk menghindari serangan,” jelasnya.

Sabetan brutal itu ternyata mengenai tangan kiri korban hingga hampir putus. Tidak hanya itu, sebagian kepala korban juga mengalami sabetan dua kali. Satu di bagian atas mata, kedua di kepala bagian depan. “Lemparan batunya dari dekat, saya juga tidak lihat mana saja yang kena sabet,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/