alexametrics
25 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Arif Wibowo Aklamasi Pimpin PO

Akan Kembalikan Kantor Pusat di Lumajang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Musyawarah Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Munas-Rakernas) Perguruan Silat Seni Bela Diri Pencak Organisasi (PO) yang diselenggarakan di Balai Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang selesai, kemarin (14/3). Arif Wibowo, anggota DPR-RI, terpilih secara aklamasi. Selama empat tahun ke depan, dia akan memimpin pengurus pusat PO Indonesia.

Arif, sapaannya, menyatakan, banyak hal yang harus dilakukan untuk memajukan organisasi PO ke depan. Mulai perbaikan manajemen organisasi hingga prestasi. “Masih ada banyak hal yang kurang sehingga kita perlu memperbaikinya. Terutama aspek organisasi agar bisa berkembang dan bertambah kuat. Itu akan memberikan daya dukung bagi proses juara Pencak Organisasi ke depan,” katanya.

Menurut dia, hal tersebut tidak dapat diwujudkan dengan mudah. Penguatan organisasi menjadi penting bagi pengembangan PO mendatang. “Inti hasil munas dan rakernas adalah penguatan organisasi. Banyak program kerja yang sudah kami rumuskan. Itu realistis untuk empat tahun mendatang,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, jejaring organisasi harus dikuatkan kembali. Pihaknya akan melakukan pendataan ulang kepada semua anggota PO di seluruh Indonesia. “Kami akan register ulang semua anggota PO yang tersebar. Kami gerakkan bersama dalam semangat yang sama untuk mendirikan cabang PO di daerah-daerah. Langkahnya dengan memperkuat komunikasi dan konsolidasi,” jelasnya.

Mengenai rencana pengusulan Pendiri PO Mayjen Imam Suja’I sebagai pahlawan nasional, pihaknya akan memperjuangkannya. Sebab, hal itu sudah menjadi tugas dan kewajiban. “Kita akan memperjuangkan beliau menjadi pahlawan nasional berdasarkan fakta autentik dari sejarah yang ada. Sebab, beliau tidak sekadar pendiri PO. Lebih dari itu, beliau berkontribusi bagi kemerdekaan Republik Indonesia,” tuturnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Musyawarah Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Munas-Rakernas) Perguruan Silat Seni Bela Diri Pencak Organisasi (PO) yang diselenggarakan di Balai Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang selesai, kemarin (14/3). Arif Wibowo, anggota DPR-RI, terpilih secara aklamasi. Selama empat tahun ke depan, dia akan memimpin pengurus pusat PO Indonesia.

Arif, sapaannya, menyatakan, banyak hal yang harus dilakukan untuk memajukan organisasi PO ke depan. Mulai perbaikan manajemen organisasi hingga prestasi. “Masih ada banyak hal yang kurang sehingga kita perlu memperbaikinya. Terutama aspek organisasi agar bisa berkembang dan bertambah kuat. Itu akan memberikan daya dukung bagi proses juara Pencak Organisasi ke depan,” katanya.

Menurut dia, hal tersebut tidak dapat diwujudkan dengan mudah. Penguatan organisasi menjadi penting bagi pengembangan PO mendatang. “Inti hasil munas dan rakernas adalah penguatan organisasi. Banyak program kerja yang sudah kami rumuskan. Itu realistis untuk empat tahun mendatang,” ujarnya.

Selain itu, jejaring organisasi harus dikuatkan kembali. Pihaknya akan melakukan pendataan ulang kepada semua anggota PO di seluruh Indonesia. “Kami akan register ulang semua anggota PO yang tersebar. Kami gerakkan bersama dalam semangat yang sama untuk mendirikan cabang PO di daerah-daerah. Langkahnya dengan memperkuat komunikasi dan konsolidasi,” jelasnya.

Mengenai rencana pengusulan Pendiri PO Mayjen Imam Suja’I sebagai pahlawan nasional, pihaknya akan memperjuangkannya. Sebab, hal itu sudah menjadi tugas dan kewajiban. “Kita akan memperjuangkan beliau menjadi pahlawan nasional berdasarkan fakta autentik dari sejarah yang ada. Sebab, beliau tidak sekadar pendiri PO. Lebih dari itu, beliau berkontribusi bagi kemerdekaan Republik Indonesia,” tuturnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Musyawarah Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Munas-Rakernas) Perguruan Silat Seni Bela Diri Pencak Organisasi (PO) yang diselenggarakan di Balai Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang selesai, kemarin (14/3). Arif Wibowo, anggota DPR-RI, terpilih secara aklamasi. Selama empat tahun ke depan, dia akan memimpin pengurus pusat PO Indonesia.

Arif, sapaannya, menyatakan, banyak hal yang harus dilakukan untuk memajukan organisasi PO ke depan. Mulai perbaikan manajemen organisasi hingga prestasi. “Masih ada banyak hal yang kurang sehingga kita perlu memperbaikinya. Terutama aspek organisasi agar bisa berkembang dan bertambah kuat. Itu akan memberikan daya dukung bagi proses juara Pencak Organisasi ke depan,” katanya.

Menurut dia, hal tersebut tidak dapat diwujudkan dengan mudah. Penguatan organisasi menjadi penting bagi pengembangan PO mendatang. “Inti hasil munas dan rakernas adalah penguatan organisasi. Banyak program kerja yang sudah kami rumuskan. Itu realistis untuk empat tahun mendatang,” ujarnya.

Selain itu, jejaring organisasi harus dikuatkan kembali. Pihaknya akan melakukan pendataan ulang kepada semua anggota PO di seluruh Indonesia. “Kami akan register ulang semua anggota PO yang tersebar. Kami gerakkan bersama dalam semangat yang sama untuk mendirikan cabang PO di daerah-daerah. Langkahnya dengan memperkuat komunikasi dan konsolidasi,” jelasnya.

Mengenai rencana pengusulan Pendiri PO Mayjen Imam Suja’I sebagai pahlawan nasional, pihaknya akan memperjuangkannya. Sebab, hal itu sudah menjadi tugas dan kewajiban. “Kita akan memperjuangkan beliau menjadi pahlawan nasional berdasarkan fakta autentik dari sejarah yang ada. Sebab, beliau tidak sekadar pendiri PO. Lebih dari itu, beliau berkontribusi bagi kemerdekaan Republik Indonesia,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/