alexametrics
31.2 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Orderan Imlek juga Menurun

Perayaan Tetap Meriah meski Terdampak Pandemi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID –  Perayaan Tahun Baru Imlek memang sudah berlalu. Kali ini perayaannya berlangsung di tengah pandemi. Meski begitu, pernak-perniknya tetap banyak dicari warga Tionghoa di Lumajang. Barang yang dicari mulai dari lampion, angpau, parcel, serta makanan khas Imlek.

Salah satu toko yang  menjual souvenir Imlek berada di jalan Panglima Besar Sudirman nomor  120 Tompokersan Lumajang. Salah seorang karyawan mengatakan penjualan pernak-pernik Imlek menurun dari tahun sebelumnya, hal itu dia perkirakan karena adanya pandemi.

Dia menambahkan, sebelum Covid-19 memang penjualan souvenir banyak dicari. “Kalau penjualan memang turun dari tahun sebelumnya, ya mungkin karena efek pandemi ya, kalau sebelumnya memang banyak yang cari, ya biasanya beli kayak lampion, angpau, sama kue keranjang itu jajan khas buat Imlek,” ujar Mai, karyawan toko.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan, untuk penjualan tertinggi terjadi sekitar tiga hari yang lalu. Tepatnya pada hari Senin sebelum imlek yang jatuh pada 12 Februari kemarin. Setelah itu tidak terlalu banyak orang yang membeli, hanya beberapa orang saja untuk hari-hari setelahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID –  Perayaan Tahun Baru Imlek memang sudah berlalu. Kali ini perayaannya berlangsung di tengah pandemi. Meski begitu, pernak-perniknya tetap banyak dicari warga Tionghoa di Lumajang. Barang yang dicari mulai dari lampion, angpau, parcel, serta makanan khas Imlek.

Salah satu toko yang  menjual souvenir Imlek berada di jalan Panglima Besar Sudirman nomor  120 Tompokersan Lumajang. Salah seorang karyawan mengatakan penjualan pernak-pernik Imlek menurun dari tahun sebelumnya, hal itu dia perkirakan karena adanya pandemi.

Dia menambahkan, sebelum Covid-19 memang penjualan souvenir banyak dicari. “Kalau penjualan memang turun dari tahun sebelumnya, ya mungkin karena efek pandemi ya, kalau sebelumnya memang banyak yang cari, ya biasanya beli kayak lampion, angpau, sama kue keranjang itu jajan khas buat Imlek,” ujar Mai, karyawan toko.

Dia menjelaskan, untuk penjualan tertinggi terjadi sekitar tiga hari yang lalu. Tepatnya pada hari Senin sebelum imlek yang jatuh pada 12 Februari kemarin. Setelah itu tidak terlalu banyak orang yang membeli, hanya beberapa orang saja untuk hari-hari setelahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID –  Perayaan Tahun Baru Imlek memang sudah berlalu. Kali ini perayaannya berlangsung di tengah pandemi. Meski begitu, pernak-perniknya tetap banyak dicari warga Tionghoa di Lumajang. Barang yang dicari mulai dari lampion, angpau, parcel, serta makanan khas Imlek.

Salah satu toko yang  menjual souvenir Imlek berada di jalan Panglima Besar Sudirman nomor  120 Tompokersan Lumajang. Salah seorang karyawan mengatakan penjualan pernak-pernik Imlek menurun dari tahun sebelumnya, hal itu dia perkirakan karena adanya pandemi.

Dia menambahkan, sebelum Covid-19 memang penjualan souvenir banyak dicari. “Kalau penjualan memang turun dari tahun sebelumnya, ya mungkin karena efek pandemi ya, kalau sebelumnya memang banyak yang cari, ya biasanya beli kayak lampion, angpau, sama kue keranjang itu jajan khas buat Imlek,” ujar Mai, karyawan toko.

Dia menjelaskan, untuk penjualan tertinggi terjadi sekitar tiga hari yang lalu. Tepatnya pada hari Senin sebelum imlek yang jatuh pada 12 Februari kemarin. Setelah itu tidak terlalu banyak orang yang membeli, hanya beberapa orang saja untuk hari-hari setelahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/