alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Warga Lima Dusun Lumajang Direlokasi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Sembari mencari lahan Perhutani yang bakal dijadikan tempat relokasi, masing-masing kades terus memastikan jumlah kepala keluarga yang berkenan direlokasi. Total sementara mencapai ratusan rumah warga.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, di Desa Supiturang ada dua dusun yang direlokasi. Yaitu Dusun Sumbersari dan Dusun Curahkobokan. Totalnya mencapai 543 rumah. Sedangkan di Desa Sumberwuluh ada tiga dusun, di antaranya Dusun Kamar Kajang, Dusun Kajar Kuning, serta Dusun Kampung Renteng.

Kades Supiturang Nurul Yakin Pribadi mengatakan, setelah berdialog bersama kepala dusun yang berkaitan, sebagian besar warga menginginkan pindah ke lokasi yang berdekatan dengan lahan pekerjaan mereka. Sebab, mayoritas warganya bekerja sebagai penambang pasir.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Saya keliling ke mereka, mereka tidak mau di pindah ke Oro-Oro Ombo. Masyarakat beralasan kalau bekerja atau mencari nafkah kejauhan. Mereka menginginkan pindah di sekitar piket nol,” katanya. Tetapi, kawasan tersebut masih perlu disurvei terlebih dahulu, karena sebagian kawasan masuk kawasan hutan lindung.

Ungkapan serupa juga datang dari Pj Kades Sumberwuluh Abdul Aziz. Aziz menjelaskan, respons warga yang terdampak mengenai rencana relokasi bermacam-macam. Semua warga yang rumahnya rusak berat bersedia untuk dilakukan relokasi. Namun, masing-masing dusun menginginkan pindah ke lokasi yang tidak jauh dari tempat tinggalnya sekarang.

“Kalau Dusun Kajar Kuning itu jumlahnya 165 rumah dan setuju kalau dipindah ke Sumbermujur. Tetapi, yang di Kamar Kajang dan Kampung Renteng itu inginnya pindah ke Penanggal atau Sumberejo. Mereka (warga dua dusun tersebut, Red) bilang akan percuma kalau di Sumbermujur dibuatkan rumah, tapi tidak bisa makan,” ujarnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Sembari mencari lahan Perhutani yang bakal dijadikan tempat relokasi, masing-masing kades terus memastikan jumlah kepala keluarga yang berkenan direlokasi. Total sementara mencapai ratusan rumah warga.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, di Desa Supiturang ada dua dusun yang direlokasi. Yaitu Dusun Sumbersari dan Dusun Curahkobokan. Totalnya mencapai 543 rumah. Sedangkan di Desa Sumberwuluh ada tiga dusun, di antaranya Dusun Kamar Kajang, Dusun Kajar Kuning, serta Dusun Kampung Renteng.

Kades Supiturang Nurul Yakin Pribadi mengatakan, setelah berdialog bersama kepala dusun yang berkaitan, sebagian besar warga menginginkan pindah ke lokasi yang berdekatan dengan lahan pekerjaan mereka. Sebab, mayoritas warganya bekerja sebagai penambang pasir.

“Saya keliling ke mereka, mereka tidak mau di pindah ke Oro-Oro Ombo. Masyarakat beralasan kalau bekerja atau mencari nafkah kejauhan. Mereka menginginkan pindah di sekitar piket nol,” katanya. Tetapi, kawasan tersebut masih perlu disurvei terlebih dahulu, karena sebagian kawasan masuk kawasan hutan lindung.

Ungkapan serupa juga datang dari Pj Kades Sumberwuluh Abdul Aziz. Aziz menjelaskan, respons warga yang terdampak mengenai rencana relokasi bermacam-macam. Semua warga yang rumahnya rusak berat bersedia untuk dilakukan relokasi. Namun, masing-masing dusun menginginkan pindah ke lokasi yang tidak jauh dari tempat tinggalnya sekarang.

“Kalau Dusun Kajar Kuning itu jumlahnya 165 rumah dan setuju kalau dipindah ke Sumbermujur. Tetapi, yang di Kamar Kajang dan Kampung Renteng itu inginnya pindah ke Penanggal atau Sumberejo. Mereka (warga dua dusun tersebut, Red) bilang akan percuma kalau di Sumbermujur dibuatkan rumah, tapi tidak bisa makan,” ujarnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Sembari mencari lahan Perhutani yang bakal dijadikan tempat relokasi, masing-masing kades terus memastikan jumlah kepala keluarga yang berkenan direlokasi. Total sementara mencapai ratusan rumah warga.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, di Desa Supiturang ada dua dusun yang direlokasi. Yaitu Dusun Sumbersari dan Dusun Curahkobokan. Totalnya mencapai 543 rumah. Sedangkan di Desa Sumberwuluh ada tiga dusun, di antaranya Dusun Kamar Kajang, Dusun Kajar Kuning, serta Dusun Kampung Renteng.

Kades Supiturang Nurul Yakin Pribadi mengatakan, setelah berdialog bersama kepala dusun yang berkaitan, sebagian besar warga menginginkan pindah ke lokasi yang berdekatan dengan lahan pekerjaan mereka. Sebab, mayoritas warganya bekerja sebagai penambang pasir.

“Saya keliling ke mereka, mereka tidak mau di pindah ke Oro-Oro Ombo. Masyarakat beralasan kalau bekerja atau mencari nafkah kejauhan. Mereka menginginkan pindah di sekitar piket nol,” katanya. Tetapi, kawasan tersebut masih perlu disurvei terlebih dahulu, karena sebagian kawasan masuk kawasan hutan lindung.

Ungkapan serupa juga datang dari Pj Kades Sumberwuluh Abdul Aziz. Aziz menjelaskan, respons warga yang terdampak mengenai rencana relokasi bermacam-macam. Semua warga yang rumahnya rusak berat bersedia untuk dilakukan relokasi. Namun, masing-masing dusun menginginkan pindah ke lokasi yang tidak jauh dari tempat tinggalnya sekarang.

“Kalau Dusun Kajar Kuning itu jumlahnya 165 rumah dan setuju kalau dipindah ke Sumbermujur. Tetapi, yang di Kamar Kajang dan Kampung Renteng itu inginnya pindah ke Penanggal atau Sumberejo. Mereka (warga dua dusun tersebut, Red) bilang akan percuma kalau di Sumbermujur dibuatkan rumah, tapi tidak bisa makan,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/