alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Tiga Desa Tergenang Banjir

Sementara Empat Titik Langganan Tergenang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Intensitas hujan deras pada Desember ini terus menjadi ancaman pada sejumlah kecamatan. Tidak bisa dimungkiri, warga terus diselimuti rasa waswas terendam banjir. Misalnya, yang sudah terjadi pada Dusun Banter, Desa/Kecamatan Rowokangkung dan Kecamatan Yosowilangun.

Sejak siang hingga malam hari, kawasan Lumajang diguyur hujan merata di seluruh kecamatan. Saking derasnya, ada empat titik yang sungainya meluap hingga ke rumah warga. Pertama di Dusun Krajan dan Dusun Igir-Igir di Desa Darungan, kemudian Desa Munder  Kecamatan Yosowilangun dan terakhir Dusun Banter.

Sugi, pemilik sawah di Dusun Igir-Igir Desa Darungan mengaku bahwa sawahnya sering kali kebanjiran ketika hujan deras. Namun, banjir yang terjadi kemarin tergolong cukup besar. Sebab, hampir puluhan petak sawah di sekitar sawah miliknya terendam air. Praktis, musim ini pihaknya bersama petani lain terancam gagal panen.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Hampir satu meter lebih tinggi airnya. Di sini para petani memang sangat kompak. Masa tanamnya dilakukan serentak. Jadi, satu orang menanam padi, semua ikut tanam padi. Padahal, baru beberapa hari kami pupuk. Ya, begini risiko kalau hujan deras, ya semuanya kena banjir,” ucapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Intensitas hujan deras pada Desember ini terus menjadi ancaman pada sejumlah kecamatan. Tidak bisa dimungkiri, warga terus diselimuti rasa waswas terendam banjir. Misalnya, yang sudah terjadi pada Dusun Banter, Desa/Kecamatan Rowokangkung dan Kecamatan Yosowilangun.

Sejak siang hingga malam hari, kawasan Lumajang diguyur hujan merata di seluruh kecamatan. Saking derasnya, ada empat titik yang sungainya meluap hingga ke rumah warga. Pertama di Dusun Krajan dan Dusun Igir-Igir di Desa Darungan, kemudian Desa Munder  Kecamatan Yosowilangun dan terakhir Dusun Banter.

Sugi, pemilik sawah di Dusun Igir-Igir Desa Darungan mengaku bahwa sawahnya sering kali kebanjiran ketika hujan deras. Namun, banjir yang terjadi kemarin tergolong cukup besar. Sebab, hampir puluhan petak sawah di sekitar sawah miliknya terendam air. Praktis, musim ini pihaknya bersama petani lain terancam gagal panen.

“Hampir satu meter lebih tinggi airnya. Di sini para petani memang sangat kompak. Masa tanamnya dilakukan serentak. Jadi, satu orang menanam padi, semua ikut tanam padi. Padahal, baru beberapa hari kami pupuk. Ya, begini risiko kalau hujan deras, ya semuanya kena banjir,” ucapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Intensitas hujan deras pada Desember ini terus menjadi ancaman pada sejumlah kecamatan. Tidak bisa dimungkiri, warga terus diselimuti rasa waswas terendam banjir. Misalnya, yang sudah terjadi pada Dusun Banter, Desa/Kecamatan Rowokangkung dan Kecamatan Yosowilangun.

Sejak siang hingga malam hari, kawasan Lumajang diguyur hujan merata di seluruh kecamatan. Saking derasnya, ada empat titik yang sungainya meluap hingga ke rumah warga. Pertama di Dusun Krajan dan Dusun Igir-Igir di Desa Darungan, kemudian Desa Munder  Kecamatan Yosowilangun dan terakhir Dusun Banter.

Sugi, pemilik sawah di Dusun Igir-Igir Desa Darungan mengaku bahwa sawahnya sering kali kebanjiran ketika hujan deras. Namun, banjir yang terjadi kemarin tergolong cukup besar. Sebab, hampir puluhan petak sawah di sekitar sawah miliknya terendam air. Praktis, musim ini pihaknya bersama petani lain terancam gagal panen.

“Hampir satu meter lebih tinggi airnya. Di sini para petani memang sangat kompak. Masa tanamnya dilakukan serentak. Jadi, satu orang menanam padi, semua ikut tanam padi. Padahal, baru beberapa hari kami pupuk. Ya, begini risiko kalau hujan deras, ya semuanya kena banjir,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/