alexametrics
26.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Dikeroyok Tetangga, Buamin Meninggal

Berniat Melerai, Kakak Kandung Alami Luka Serius

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.IDInsiden pembacokan kembali terjadi. Kemarin, di Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, tiga orang tetangga mengeroyok korban Buamin. Pengeroyokan yang dilakukan dengan senjata tajam itu membuat Buamin meninggal dunia. Bahkan, kakak kandungnya yang berniat melerai mengalami luka parah.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, kejadian itu bermula ketika terjadi cekcok yang melibatkan tiga pelaku dengan Buamin. Sekitar pukul 16.30 di kawasan depan pertokoan Jalur Lingkar Timur (JLT) Desa Sumberejo, Buamin menemui ketiga orang pelaku. “Sempat terjadi perang mulut,” kata Agus salah satu saksi mata.

Adu mulut itu kemudian membuat tiga orang pelaku berang. Ketiganya yang tidak terima kemudian masuk ke dalam rumah. “Sesaat kemudian, keluar rumah dengan cara berlari mengejar Buami,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Setelah berhasil mengejar, di lokasi kejadian terjadilah insiden pembacokan tersebut. Buamin terjatuh karena dibacok oleh ketiga tersangka dengan cara dikeroyok. Eni yang merupakan kakak kandung Buamin mendatangi untuk melindungi. “Eni yang melindungi terkena sabetan celurit juga. Saat itulah warga datang dan pelaku kabur,” kata warga lainnya. Dalam waktu sekejap, warga berdatangan menolong Buamin.

Buamin sempat dilarikan ke RS Haryoto Lumajang. Eni juga dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka serius pada bagian tangannya.

Kapolsek Sukodono, AKP Sutiyo membenarkan kejadian tersebut. Ketika ditemui kemarin, dia mengaku pihaknya masih mendalami motif pembacokan tersebut. “Korban sempat dibawa ke RS Haryoto, namun nyawa Buamin tidak tertolong. Buamin meninggal dunia,” katanya.

Luka akibat pengeroyokan ketiga tersangka begitu parah dialami Buamin. Luka terdapat pada bagian perut Buamin sampai ke bagian dada akibat pengeroyokan itu.

Ketiga tersangka, menurut dia, sudah terdeteksi. Bahkan, salah satu tersangka sudah diamankan ke polsek. Namun, dua tersangka lainnya masih melarikan diri.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.IDInsiden pembacokan kembali terjadi. Kemarin, di Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, tiga orang tetangga mengeroyok korban Buamin. Pengeroyokan yang dilakukan dengan senjata tajam itu membuat Buamin meninggal dunia. Bahkan, kakak kandungnya yang berniat melerai mengalami luka parah.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, kejadian itu bermula ketika terjadi cekcok yang melibatkan tiga pelaku dengan Buamin. Sekitar pukul 16.30 di kawasan depan pertokoan Jalur Lingkar Timur (JLT) Desa Sumberejo, Buamin menemui ketiga orang pelaku. “Sempat terjadi perang mulut,” kata Agus salah satu saksi mata.

Adu mulut itu kemudian membuat tiga orang pelaku berang. Ketiganya yang tidak terima kemudian masuk ke dalam rumah. “Sesaat kemudian, keluar rumah dengan cara berlari mengejar Buami,” katanya.

Setelah berhasil mengejar, di lokasi kejadian terjadilah insiden pembacokan tersebut. Buamin terjatuh karena dibacok oleh ketiga tersangka dengan cara dikeroyok. Eni yang merupakan kakak kandung Buamin mendatangi untuk melindungi. “Eni yang melindungi terkena sabetan celurit juga. Saat itulah warga datang dan pelaku kabur,” kata warga lainnya. Dalam waktu sekejap, warga berdatangan menolong Buamin.

Buamin sempat dilarikan ke RS Haryoto Lumajang. Eni juga dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka serius pada bagian tangannya.

Kapolsek Sukodono, AKP Sutiyo membenarkan kejadian tersebut. Ketika ditemui kemarin, dia mengaku pihaknya masih mendalami motif pembacokan tersebut. “Korban sempat dibawa ke RS Haryoto, namun nyawa Buamin tidak tertolong. Buamin meninggal dunia,” katanya.

Luka akibat pengeroyokan ketiga tersangka begitu parah dialami Buamin. Luka terdapat pada bagian perut Buamin sampai ke bagian dada akibat pengeroyokan itu.

Ketiga tersangka, menurut dia, sudah terdeteksi. Bahkan, salah satu tersangka sudah diamankan ke polsek. Namun, dua tersangka lainnya masih melarikan diri.

JEMBER, RADARJEMBER.IDInsiden pembacokan kembali terjadi. Kemarin, di Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, tiga orang tetangga mengeroyok korban Buamin. Pengeroyokan yang dilakukan dengan senjata tajam itu membuat Buamin meninggal dunia. Bahkan, kakak kandungnya yang berniat melerai mengalami luka parah.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, kejadian itu bermula ketika terjadi cekcok yang melibatkan tiga pelaku dengan Buamin. Sekitar pukul 16.30 di kawasan depan pertokoan Jalur Lingkar Timur (JLT) Desa Sumberejo, Buamin menemui ketiga orang pelaku. “Sempat terjadi perang mulut,” kata Agus salah satu saksi mata.

Adu mulut itu kemudian membuat tiga orang pelaku berang. Ketiganya yang tidak terima kemudian masuk ke dalam rumah. “Sesaat kemudian, keluar rumah dengan cara berlari mengejar Buami,” katanya.

Setelah berhasil mengejar, di lokasi kejadian terjadilah insiden pembacokan tersebut. Buamin terjatuh karena dibacok oleh ketiga tersangka dengan cara dikeroyok. Eni yang merupakan kakak kandung Buamin mendatangi untuk melindungi. “Eni yang melindungi terkena sabetan celurit juga. Saat itulah warga datang dan pelaku kabur,” kata warga lainnya. Dalam waktu sekejap, warga berdatangan menolong Buamin.

Buamin sempat dilarikan ke RS Haryoto Lumajang. Eni juga dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka serius pada bagian tangannya.

Kapolsek Sukodono, AKP Sutiyo membenarkan kejadian tersebut. Ketika ditemui kemarin, dia mengaku pihaknya masih mendalami motif pembacokan tersebut. “Korban sempat dibawa ke RS Haryoto, namun nyawa Buamin tidak tertolong. Buamin meninggal dunia,” katanya.

Luka akibat pengeroyokan ketiga tersangka begitu parah dialami Buamin. Luka terdapat pada bagian perut Buamin sampai ke bagian dada akibat pengeroyokan itu.

Ketiga tersangka, menurut dia, sudah terdeteksi. Bahkan, salah satu tersangka sudah diamankan ke polsek. Namun, dua tersangka lainnya masih melarikan diri.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/