alexametrics
32 C
Jember
Thursday, 23 September 2021
spot_imgspot_img

Groundsill Kali Asem Diperbaiki

Antisipasi Terjadinya Luapan saat Musim Hujan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memasuki musim hujan, debit sungai di kawasan perkotaan kemungkinan bakal meninggi. Untuk mengantisipasi luapan aliran yang mengakibatkan banjir besar, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, kini groundsill di Jembatan Kali Asem mulai diperbaiki.

Saat ini, groundsill atau bangunan yang melintang berada di sekitar jembatan tersebut mengalami kerusakan. Sebagian bangunan yang melintangi sungai itu berlubang, sehingga aliran sungai yang datang terus-terusan jika terus dibiarkan berpotensi merusak tiang jembatan tersebut.

Kasi Pemeliharaan dan Bangunan Penunjang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU TR) Lumajang Subowo mengatakan, saat ini aliran sungai di Kali Asem memang belum begitu deras. Dampak yang diakibatkan oleh kerusakan groundsill belum terlihat. Namun, ketika terjadi hujan, sungai itu hampir meluap.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Sekarang mulai melakukan perbaikan. Itu sejalan dengan rencana pembangunan Dam Gambiran yang alirannya menuju ke Desa Boreng dan sekitarnya. Makanya, pembangunan groundsill ini bisa berfungsi mengatur aliran sungai,” katanya.

Lebih lanjut, ketika disinggung rencana pembangunan Dam Gambiran, Subowo melanjutkan, masih menunggu hasil fasilitasi perubahan anggaran kabupaten (PAK) di Provinsi Jawa Timur. Jika disetujui, bakal ada rekomendasi untuk pembangunan segera.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memasuki musim hujan, debit sungai di kawasan perkotaan kemungkinan bakal meninggi. Untuk mengantisipasi luapan aliran yang mengakibatkan banjir besar, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, kini groundsill di Jembatan Kali Asem mulai diperbaiki.

Saat ini, groundsill atau bangunan yang melintang berada di sekitar jembatan tersebut mengalami kerusakan. Sebagian bangunan yang melintangi sungai itu berlubang, sehingga aliran sungai yang datang terus-terusan jika terus dibiarkan berpotensi merusak tiang jembatan tersebut.

Kasi Pemeliharaan dan Bangunan Penunjang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU TR) Lumajang Subowo mengatakan, saat ini aliran sungai di Kali Asem memang belum begitu deras. Dampak yang diakibatkan oleh kerusakan groundsill belum terlihat. Namun, ketika terjadi hujan, sungai itu hampir meluap.

“Sekarang mulai melakukan perbaikan. Itu sejalan dengan rencana pembangunan Dam Gambiran yang alirannya menuju ke Desa Boreng dan sekitarnya. Makanya, pembangunan groundsill ini bisa berfungsi mengatur aliran sungai,” katanya.

Lebih lanjut, ketika disinggung rencana pembangunan Dam Gambiran, Subowo melanjutkan, masih menunggu hasil fasilitasi perubahan anggaran kabupaten (PAK) di Provinsi Jawa Timur. Jika disetujui, bakal ada rekomendasi untuk pembangunan segera.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Memasuki musim hujan, debit sungai di kawasan perkotaan kemungkinan bakal meninggi. Untuk mengantisipasi luapan aliran yang mengakibatkan banjir besar, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, kini groundsill di Jembatan Kali Asem mulai diperbaiki.

Saat ini, groundsill atau bangunan yang melintang berada di sekitar jembatan tersebut mengalami kerusakan. Sebagian bangunan yang melintangi sungai itu berlubang, sehingga aliran sungai yang datang terus-terusan jika terus dibiarkan berpotensi merusak tiang jembatan tersebut.

Kasi Pemeliharaan dan Bangunan Penunjang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU TR) Lumajang Subowo mengatakan, saat ini aliran sungai di Kali Asem memang belum begitu deras. Dampak yang diakibatkan oleh kerusakan groundsill belum terlihat. Namun, ketika terjadi hujan, sungai itu hampir meluap.

“Sekarang mulai melakukan perbaikan. Itu sejalan dengan rencana pembangunan Dam Gambiran yang alirannya menuju ke Desa Boreng dan sekitarnya. Makanya, pembangunan groundsill ini bisa berfungsi mengatur aliran sungai,” katanya.

Lebih lanjut, ketika disinggung rencana pembangunan Dam Gambiran, Subowo melanjutkan, masih menunggu hasil fasilitasi perubahan anggaran kabupaten (PAK) di Provinsi Jawa Timur. Jika disetujui, bakal ada rekomendasi untuk pembangunan segera.


BERITA TERKINI

Wajib Dibaca