alexametrics
24.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Rumah Sakit Rujukan Tertular

Sejak awal pandemi, penanganan korona di Lumajang tergolong cepat. Seluruh perangkat daerah kompak bergerak. Namun, belakangan ini mulai terlihat kendur. Sampai-sampai, garda terakhir penyembuhan kebobolan. Tinggal 3 rumah sakit yang belum terjangkit.

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemkab Lumajang sepertinya harus melirik Jakarta. Sebab, tren peningkatan pasien korona juga terus melonjak. Apalagi belakangan ini pelonggaran sosial makin tak terkontrol. Akibatnya, kasus pasien yang tertular makin tak terkontrol.

Saking kendurnya, jumlah angka yang tertular tak kunjung mereda. Angkanya tiap hari kian meledak hingga tembus ratusan orang. Korbannya tidak hanya warga sipil. Baik hakim pengadilan agama, anggota DPRD Lumajang, maupun tahanan kejaksaan, juga sempat tertular. Terakhir yang paling mengerikan adalah penularan pada tenaga kesehatan di seluruh rumah sakit rujukan penanganan korona. Termasuk perawat hingga dokter.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, jumlah tenaga kesehatan yang tertular di RSUD Pasirian sebanyak 20 orang. Kemudian, tenaga kesehatan di RSUD Haryoto sekitar 8 orang, mereka terdiri atas 6 perawat dan 2 dokter. Selanjutnya, RS Djatiroto sebanyak 15 orang, terakhir RS Bhayangkara 1 orang.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemkab Lumajang sepertinya harus melirik Jakarta. Sebab, tren peningkatan pasien korona juga terus melonjak. Apalagi belakangan ini pelonggaran sosial makin tak terkontrol. Akibatnya, kasus pasien yang tertular makin tak terkontrol.

Saking kendurnya, jumlah angka yang tertular tak kunjung mereda. Angkanya tiap hari kian meledak hingga tembus ratusan orang. Korbannya tidak hanya warga sipil. Baik hakim pengadilan agama, anggota DPRD Lumajang, maupun tahanan kejaksaan, juga sempat tertular. Terakhir yang paling mengerikan adalah penularan pada tenaga kesehatan di seluruh rumah sakit rujukan penanganan korona. Termasuk perawat hingga dokter.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, jumlah tenaga kesehatan yang tertular di RSUD Pasirian sebanyak 20 orang. Kemudian, tenaga kesehatan di RSUD Haryoto sekitar 8 orang, mereka terdiri atas 6 perawat dan 2 dokter. Selanjutnya, RS Djatiroto sebanyak 15 orang, terakhir RS Bhayangkara 1 orang.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemkab Lumajang sepertinya harus melirik Jakarta. Sebab, tren peningkatan pasien korona juga terus melonjak. Apalagi belakangan ini pelonggaran sosial makin tak terkontrol. Akibatnya, kasus pasien yang tertular makin tak terkontrol.

Saking kendurnya, jumlah angka yang tertular tak kunjung mereda. Angkanya tiap hari kian meledak hingga tembus ratusan orang. Korbannya tidak hanya warga sipil. Baik hakim pengadilan agama, anggota DPRD Lumajang, maupun tahanan kejaksaan, juga sempat tertular. Terakhir yang paling mengerikan adalah penularan pada tenaga kesehatan di seluruh rumah sakit rujukan penanganan korona. Termasuk perawat hingga dokter.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, jumlah tenaga kesehatan yang tertular di RSUD Pasirian sebanyak 20 orang. Kemudian, tenaga kesehatan di RSUD Haryoto sekitar 8 orang, mereka terdiri atas 6 perawat dan 2 dokter. Selanjutnya, RS Djatiroto sebanyak 15 orang, terakhir RS Bhayangkara 1 orang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/