alexametrics
22.9 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Progres Sertifikat PTSL di Lumajang

Program strategis nasional pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) terus digencarkan di Lumajang. Puluhan ribu sertifikat tanah ditargetkan selesai tahun depan. Khususnya di kawasan minim pengurusan sertifikat tanah.

Mobile_AP_Rectangle 1

CITRODIWANGSAN, Radar Semeru – Pemerintah kabupaten bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lumajang memiliki pekerjaan rumah cukup besar. Sebab, sebanyak 58 ribu sertifikat tanah warga Lumajang harus diterbitkan. Kini, target pengurusan itu terus dikebut.

BACA JUGA : Membangun Kesadaran Sejarah Generasi Muda di Era Society 5.0

Selain memberikan pelayanan di kantor, BPN juga melayani pengurusan pada hari libur dan di luar kantor. Hal itu untuk mendorong masyarakat agar mengurus sertifikat tanahnya secara langsung atau tanpa pihak ketiga. Terutama sertifikat tanah di kawasan Lumajang utara. Sebab, kawasan itu menjadi zona merah pengurusan sertifikat tanah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Kantor BPN Lumajang Rocky Soenoko mengungkapkan, kawasan itu meliputi Kecamatan Kedungjajang, Klakah, Ranuyoso, dan Randugung. Oleh sebab itu, keempat kecamatan itu menjadi fokus penyelesaian program pengurusan tanah. Tidak hanya PTSL, tetapi juga seluruh pengurusan tanah yang ada.

“Target 58 ribu itu sampai tahun 2023. Karena itu, mulai saat ini kami menyusun rencana penyelesaian target. Ini melibatkan seluruh unsur masyarakat, pemerintah desa/kelurahan, kecamatan, hingga Pemkab Lumajang. Terutama di kawasan zona merah, akan kami tuntaskan segera,” ujarnya.

- Advertisement -

CITRODIWANGSAN, Radar Semeru – Pemerintah kabupaten bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lumajang memiliki pekerjaan rumah cukup besar. Sebab, sebanyak 58 ribu sertifikat tanah warga Lumajang harus diterbitkan. Kini, target pengurusan itu terus dikebut.

BACA JUGA : Membangun Kesadaran Sejarah Generasi Muda di Era Society 5.0

Selain memberikan pelayanan di kantor, BPN juga melayani pengurusan pada hari libur dan di luar kantor. Hal itu untuk mendorong masyarakat agar mengurus sertifikat tanahnya secara langsung atau tanpa pihak ketiga. Terutama sertifikat tanah di kawasan Lumajang utara. Sebab, kawasan itu menjadi zona merah pengurusan sertifikat tanah.

Kepala Kantor BPN Lumajang Rocky Soenoko mengungkapkan, kawasan itu meliputi Kecamatan Kedungjajang, Klakah, Ranuyoso, dan Randugung. Oleh sebab itu, keempat kecamatan itu menjadi fokus penyelesaian program pengurusan tanah. Tidak hanya PTSL, tetapi juga seluruh pengurusan tanah yang ada.

“Target 58 ribu itu sampai tahun 2023. Karena itu, mulai saat ini kami menyusun rencana penyelesaian target. Ini melibatkan seluruh unsur masyarakat, pemerintah desa/kelurahan, kecamatan, hingga Pemkab Lumajang. Terutama di kawasan zona merah, akan kami tuntaskan segera,” ujarnya.

CITRODIWANGSAN, Radar Semeru – Pemerintah kabupaten bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lumajang memiliki pekerjaan rumah cukup besar. Sebab, sebanyak 58 ribu sertifikat tanah warga Lumajang harus diterbitkan. Kini, target pengurusan itu terus dikebut.

BACA JUGA : Membangun Kesadaran Sejarah Generasi Muda di Era Society 5.0

Selain memberikan pelayanan di kantor, BPN juga melayani pengurusan pada hari libur dan di luar kantor. Hal itu untuk mendorong masyarakat agar mengurus sertifikat tanahnya secara langsung atau tanpa pihak ketiga. Terutama sertifikat tanah di kawasan Lumajang utara. Sebab, kawasan itu menjadi zona merah pengurusan sertifikat tanah.

Kepala Kantor BPN Lumajang Rocky Soenoko mengungkapkan, kawasan itu meliputi Kecamatan Kedungjajang, Klakah, Ranuyoso, dan Randugung. Oleh sebab itu, keempat kecamatan itu menjadi fokus penyelesaian program pengurusan tanah. Tidak hanya PTSL, tetapi juga seluruh pengurusan tanah yang ada.

“Target 58 ribu itu sampai tahun 2023. Karena itu, mulai saat ini kami menyusun rencana penyelesaian target. Ini melibatkan seluruh unsur masyarakat, pemerintah desa/kelurahan, kecamatan, hingga Pemkab Lumajang. Terutama di kawasan zona merah, akan kami tuntaskan segera,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/