alexametrics
23.5 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Mengenal Gatot Suprabowo, Sosok Pahlawan Lansia SIAP dari Lumajang

Gatot Suprabowo adalah sosok lansia 62 tahun yang masih produktif dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Pria yang juga berprofesi penyiar di salah satu radio di Lumajang itu selalu mengajak para pendengarnya untuk menerapkan pola hidup sehat dan vaksinasi lengkap Covid-19. Komitmen untuk selalu memotivasi orang lain termasuk para lansia inilah yang menjadi salah satu alasan Gatot terpilih sebagai Pahlawan Lansia Semangat Dapat Vaksinasi Lengkap (SIAP) dari Lumajang, dari total 71 orang lansia yang mendaftar di kompetisi itu.

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kompetisi Pahlawan Lansia SIAP ini digagas oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di bawah koordinasi Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat dan didukung oleh United States Agency for International Development (USAID) melalui program Breakthrough ACTION for Covid-19 (BA). Kompetisi ini mencari sosok lansia di 10 kabupaten/kota, termasuk Lumajang, yang tingkat pencapaian vaksinasi lengkap Covid-19-nya masih rendah. Diharapkan dengan adanya sosok Pahlawan Lansia SIAP dapat menginspirasi dan memotivasi masyarakat, khususnya lansia, untuk mendapatkan vaksinasi lengkap Covid-19. “Motivasi saya ikut Pahlawan Lansia SIAP karena ingin berkontribusi pada program vaksinasi lengkap ini,” ucap Gatot Suprabowo.

BACA JUGA : Terdakwa Kasus Ritual Maut Pantai Payangan Divonis 3 Tahun

Dia melihat lansia adalah kelompok rentan karena kondisi kesehatan lansia bisa fluktuatif. Terkadang stabil atau terkadang lemah. “Di masa pandemi yang belum juga berakhir vaksinasi lengkap Covid-19 sangat diperlukan sebagai ikhtiar dari perlindungan terhadap penyakit Covid-19,” jelas pensiunan aparatur sipil negara (ASN) Lumajang itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pria yang acapkali menjadi MC (master of ceremony) di berbagai acara dan juga ketua RT itu juga aktif di berbagai komunitas seperti komunitas takmir masjid, Komunitas Pensiunan Pemkab Lumajang, Komunitas Keluarga Berdaya (PKK), Komunitas Peduli Perempuan dan Anak, Komunitas Lansia Berdaya, Komunitas Seni Peran, Komunitas Alumni Anantakupa, Komunitas Senam Tera, hingga Komunitas Senam Jantung Sehat. “Saya melakukan sosialisasi vaksinasi lengkap Covid-19 terutama pada kelompok lansia. Diawali dengan ngobrol-ngobrol santai dengan sesama anggota komunitas. Tak hanya itu, dalam materi siaran saya sebagai penyiar radio, saya sering menyisipkan pesan bahwa vaksinasi lengkap itu penting kepada pendengar saya,” katanya.

Pria yang lahir pada 2 Juli 1959 ini mengatakan, tidak ada keraguan bagi dirinya untuk melakukan vaksinasi lengkap Covid-19. Sebab, dirinya yakin betul dengan vaksinasi, kekebalan kelompok masyarakat terhadap virus korona akan terbentuk. Sehingga dapat mengurangi potensi penularan penyakit. “Banyak dari lansia tidak mau divaksinasi karena takut efek sampingnya. Terlebih untuk lansia yang memiliki komorbid,” paparnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kompetisi Pahlawan Lansia SIAP ini digagas oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di bawah koordinasi Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat dan didukung oleh United States Agency for International Development (USAID) melalui program Breakthrough ACTION for Covid-19 (BA). Kompetisi ini mencari sosok lansia di 10 kabupaten/kota, termasuk Lumajang, yang tingkat pencapaian vaksinasi lengkap Covid-19-nya masih rendah. Diharapkan dengan adanya sosok Pahlawan Lansia SIAP dapat menginspirasi dan memotivasi masyarakat, khususnya lansia, untuk mendapatkan vaksinasi lengkap Covid-19. “Motivasi saya ikut Pahlawan Lansia SIAP karena ingin berkontribusi pada program vaksinasi lengkap ini,” ucap Gatot Suprabowo.

BACA JUGA : Terdakwa Kasus Ritual Maut Pantai Payangan Divonis 3 Tahun

Dia melihat lansia adalah kelompok rentan karena kondisi kesehatan lansia bisa fluktuatif. Terkadang stabil atau terkadang lemah. “Di masa pandemi yang belum juga berakhir vaksinasi lengkap Covid-19 sangat diperlukan sebagai ikhtiar dari perlindungan terhadap penyakit Covid-19,” jelas pensiunan aparatur sipil negara (ASN) Lumajang itu.

Pria yang acapkali menjadi MC (master of ceremony) di berbagai acara dan juga ketua RT itu juga aktif di berbagai komunitas seperti komunitas takmir masjid, Komunitas Pensiunan Pemkab Lumajang, Komunitas Keluarga Berdaya (PKK), Komunitas Peduli Perempuan dan Anak, Komunitas Lansia Berdaya, Komunitas Seni Peran, Komunitas Alumni Anantakupa, Komunitas Senam Tera, hingga Komunitas Senam Jantung Sehat. “Saya melakukan sosialisasi vaksinasi lengkap Covid-19 terutama pada kelompok lansia. Diawali dengan ngobrol-ngobrol santai dengan sesama anggota komunitas. Tak hanya itu, dalam materi siaran saya sebagai penyiar radio, saya sering menyisipkan pesan bahwa vaksinasi lengkap itu penting kepada pendengar saya,” katanya.

Pria yang lahir pada 2 Juli 1959 ini mengatakan, tidak ada keraguan bagi dirinya untuk melakukan vaksinasi lengkap Covid-19. Sebab, dirinya yakin betul dengan vaksinasi, kekebalan kelompok masyarakat terhadap virus korona akan terbentuk. Sehingga dapat mengurangi potensi penularan penyakit. “Banyak dari lansia tidak mau divaksinasi karena takut efek sampingnya. Terlebih untuk lansia yang memiliki komorbid,” paparnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kompetisi Pahlawan Lansia SIAP ini digagas oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di bawah koordinasi Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat dan didukung oleh United States Agency for International Development (USAID) melalui program Breakthrough ACTION for Covid-19 (BA). Kompetisi ini mencari sosok lansia di 10 kabupaten/kota, termasuk Lumajang, yang tingkat pencapaian vaksinasi lengkap Covid-19-nya masih rendah. Diharapkan dengan adanya sosok Pahlawan Lansia SIAP dapat menginspirasi dan memotivasi masyarakat, khususnya lansia, untuk mendapatkan vaksinasi lengkap Covid-19. “Motivasi saya ikut Pahlawan Lansia SIAP karena ingin berkontribusi pada program vaksinasi lengkap ini,” ucap Gatot Suprabowo.

BACA JUGA : Terdakwa Kasus Ritual Maut Pantai Payangan Divonis 3 Tahun

Dia melihat lansia adalah kelompok rentan karena kondisi kesehatan lansia bisa fluktuatif. Terkadang stabil atau terkadang lemah. “Di masa pandemi yang belum juga berakhir vaksinasi lengkap Covid-19 sangat diperlukan sebagai ikhtiar dari perlindungan terhadap penyakit Covid-19,” jelas pensiunan aparatur sipil negara (ASN) Lumajang itu.

Pria yang acapkali menjadi MC (master of ceremony) di berbagai acara dan juga ketua RT itu juga aktif di berbagai komunitas seperti komunitas takmir masjid, Komunitas Pensiunan Pemkab Lumajang, Komunitas Keluarga Berdaya (PKK), Komunitas Peduli Perempuan dan Anak, Komunitas Lansia Berdaya, Komunitas Seni Peran, Komunitas Alumni Anantakupa, Komunitas Senam Tera, hingga Komunitas Senam Jantung Sehat. “Saya melakukan sosialisasi vaksinasi lengkap Covid-19 terutama pada kelompok lansia. Diawali dengan ngobrol-ngobrol santai dengan sesama anggota komunitas. Tak hanya itu, dalam materi siaran saya sebagai penyiar radio, saya sering menyisipkan pesan bahwa vaksinasi lengkap itu penting kepada pendengar saya,” katanya.

Pria yang lahir pada 2 Juli 1959 ini mengatakan, tidak ada keraguan bagi dirinya untuk melakukan vaksinasi lengkap Covid-19. Sebab, dirinya yakin betul dengan vaksinasi, kekebalan kelompok masyarakat terhadap virus korona akan terbentuk. Sehingga dapat mengurangi potensi penularan penyakit. “Banyak dari lansia tidak mau divaksinasi karena takut efek sampingnya. Terlebih untuk lansia yang memiliki komorbid,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/