alexametrics
27.5 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Desa Belum Lapor ke Polisi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kerusuhan di Desa Ranupane, Senduro, sudah terselesaikan dengan konsolidasi antara pemerintah desa dengan warga. Namun, dimungkinkan kerusuhan selanjutnya bisa terjadi. Meski demikian, pemerintah desa seperti enggan melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian. Kepolisian Sektor (Polsek) Senduro juga belum menerima laporan tersebut.

Saat wartawanJawa Pos Radar Semeru tiba, kemarin, kondisi memang sudah kondusif. Namun, warga masih berjaga-jaga di sekitar hajatan dan lokasi kejadian. Jawa Pos Radar Semeru mencoba mengonfirmasi langsung ke kepala desa. Akan tetapi, KadesRanupane sedang tidak berada di kantor balai desa atau di rumahnya. Informasi yang berhasil dihimpun, kades sedang di luar kota.

Memang, kerusuhan tersebut sempat viral. ForkopimcamSenduro yang didatangi oleh camat, danramil, dan kapolsek langsung ke lokasi hajatan sebelum kerusuhan sudah memberikan himbauan. Namun, amarah yang memuncak tidak dapat diredam forkopimcam.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami datang untuk menyampaikan tentang aturan PPKM darurat. Kami sampaikan bahwa hajatan boleh dilaksanakan maksimal dihadiri oleh 30 orang. Waktunya juga tidak boleh lama. Tetapi di lokasi itu tidak sesuai aturan PPKM darurat. Sebab, ada terop besar, jamuan banyak, dan buku tamu. Ini indikasi mengundang banyak orang,” kata Camat Senduro Nurman Riyadi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kerusuhan di Desa Ranupane, Senduro, sudah terselesaikan dengan konsolidasi antara pemerintah desa dengan warga. Namun, dimungkinkan kerusuhan selanjutnya bisa terjadi. Meski demikian, pemerintah desa seperti enggan melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian. Kepolisian Sektor (Polsek) Senduro juga belum menerima laporan tersebut.

Saat wartawanJawa Pos Radar Semeru tiba, kemarin, kondisi memang sudah kondusif. Namun, warga masih berjaga-jaga di sekitar hajatan dan lokasi kejadian. Jawa Pos Radar Semeru mencoba mengonfirmasi langsung ke kepala desa. Akan tetapi, KadesRanupane sedang tidak berada di kantor balai desa atau di rumahnya. Informasi yang berhasil dihimpun, kades sedang di luar kota.

Memang, kerusuhan tersebut sempat viral. ForkopimcamSenduro yang didatangi oleh camat, danramil, dan kapolsek langsung ke lokasi hajatan sebelum kerusuhan sudah memberikan himbauan. Namun, amarah yang memuncak tidak dapat diredam forkopimcam.

“Kami datang untuk menyampaikan tentang aturan PPKM darurat. Kami sampaikan bahwa hajatan boleh dilaksanakan maksimal dihadiri oleh 30 orang. Waktunya juga tidak boleh lama. Tetapi di lokasi itu tidak sesuai aturan PPKM darurat. Sebab, ada terop besar, jamuan banyak, dan buku tamu. Ini indikasi mengundang banyak orang,” kata Camat Senduro Nurman Riyadi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kerusuhan di Desa Ranupane, Senduro, sudah terselesaikan dengan konsolidasi antara pemerintah desa dengan warga. Namun, dimungkinkan kerusuhan selanjutnya bisa terjadi. Meski demikian, pemerintah desa seperti enggan melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian. Kepolisian Sektor (Polsek) Senduro juga belum menerima laporan tersebut.

Saat wartawanJawa Pos Radar Semeru tiba, kemarin, kondisi memang sudah kondusif. Namun, warga masih berjaga-jaga di sekitar hajatan dan lokasi kejadian. Jawa Pos Radar Semeru mencoba mengonfirmasi langsung ke kepala desa. Akan tetapi, KadesRanupane sedang tidak berada di kantor balai desa atau di rumahnya. Informasi yang berhasil dihimpun, kades sedang di luar kota.

Memang, kerusuhan tersebut sempat viral. ForkopimcamSenduro yang didatangi oleh camat, danramil, dan kapolsek langsung ke lokasi hajatan sebelum kerusuhan sudah memberikan himbauan. Namun, amarah yang memuncak tidak dapat diredam forkopimcam.

“Kami datang untuk menyampaikan tentang aturan PPKM darurat. Kami sampaikan bahwa hajatan boleh dilaksanakan maksimal dihadiri oleh 30 orang. Waktunya juga tidak boleh lama. Tetapi di lokasi itu tidak sesuai aturan PPKM darurat. Sebab, ada terop besar, jamuan banyak, dan buku tamu. Ini indikasi mengundang banyak orang,” kata Camat Senduro Nurman Riyadi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/