alexametrics
26.5 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Bantuan Korban Belum Merata

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebagian warga terdampak gempa bumi yang tinggal jauh dari pusat pengungsian sampai saat ini belum tersentuh. Banyak yang kehilangan rumah beserta isi-isinya, namun belum menerima bantuan. Padahal mereka membutuhkan terpal maupun peralatan masak untuk bertahan pascagempa.

Pantauan Jawa Pos Radar Semeru, setelah kehilangan tempat tinggal, warga memaksa tetap berteduh di sekitar rumah dengan alat-alat seadanya. Mereka bermalam mengenakan beberapa alas yang masih bisa digunakan. Sebab, cukup banyak barang-barang di dalam rumah yang belum bisa dievakuasi.

Darmanto, salah satu warga Dusun Iborejo, Desa Kaliuling, Kecamatan Sukodono, mengatakan, seluruh perkakas rumah masih terpendam di tumpukan bangunan yang dibangun sejak tahun 1982 itu. Dia memilih tinggal di sekitar tempat itu sambil mengamankan barang-barang yang dianggap berharga.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Sementara ini, kami butuh terpal untuk bisa bermalam di dekat rumah. Karena kemarin kami tinggal di rumah saudara khawatir dengan perkakas yang masih tertimbun. Khawatir hilang kalau tidak dijaga. Makanya kami menginginkan dikirim alat untuk bermalam di sekitar rumah,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebagian warga terdampak gempa bumi yang tinggal jauh dari pusat pengungsian sampai saat ini belum tersentuh. Banyak yang kehilangan rumah beserta isi-isinya, namun belum menerima bantuan. Padahal mereka membutuhkan terpal maupun peralatan masak untuk bertahan pascagempa.

Pantauan Jawa Pos Radar Semeru, setelah kehilangan tempat tinggal, warga memaksa tetap berteduh di sekitar rumah dengan alat-alat seadanya. Mereka bermalam mengenakan beberapa alas yang masih bisa digunakan. Sebab, cukup banyak barang-barang di dalam rumah yang belum bisa dievakuasi.

Darmanto, salah satu warga Dusun Iborejo, Desa Kaliuling, Kecamatan Sukodono, mengatakan, seluruh perkakas rumah masih terpendam di tumpukan bangunan yang dibangun sejak tahun 1982 itu. Dia memilih tinggal di sekitar tempat itu sambil mengamankan barang-barang yang dianggap berharga.

“Sementara ini, kami butuh terpal untuk bisa bermalam di dekat rumah. Karena kemarin kami tinggal di rumah saudara khawatir dengan perkakas yang masih tertimbun. Khawatir hilang kalau tidak dijaga. Makanya kami menginginkan dikirim alat untuk bermalam di sekitar rumah,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sebagian warga terdampak gempa bumi yang tinggal jauh dari pusat pengungsian sampai saat ini belum tersentuh. Banyak yang kehilangan rumah beserta isi-isinya, namun belum menerima bantuan. Padahal mereka membutuhkan terpal maupun peralatan masak untuk bertahan pascagempa.

Pantauan Jawa Pos Radar Semeru, setelah kehilangan tempat tinggal, warga memaksa tetap berteduh di sekitar rumah dengan alat-alat seadanya. Mereka bermalam mengenakan beberapa alas yang masih bisa digunakan. Sebab, cukup banyak barang-barang di dalam rumah yang belum bisa dievakuasi.

Darmanto, salah satu warga Dusun Iborejo, Desa Kaliuling, Kecamatan Sukodono, mengatakan, seluruh perkakas rumah masih terpendam di tumpukan bangunan yang dibangun sejak tahun 1982 itu. Dia memilih tinggal di sekitar tempat itu sambil mengamankan barang-barang yang dianggap berharga.

“Sementara ini, kami butuh terpal untuk bisa bermalam di dekat rumah. Karena kemarin kami tinggal di rumah saudara khawatir dengan perkakas yang masih tertimbun. Khawatir hilang kalau tidak dijaga. Makanya kami menginginkan dikirim alat untuk bermalam di sekitar rumah,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/