alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Matangkan Konsep Belanja Daring untuk Pasar Rakyat

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPUHARJO.RADARJEMBER.ID – Jumlah pasien terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Lumajang terus bertambah. Kondisi ini membuat pemerintah daerah melakukan koreksi. Salah satunya adalah dengan melakukan pembatasan mobilitas warga melalui belanja berbasis daring atau lewat telepon. Ini untuk meminimalisir kontak langsung atau pertemuan tatap muka.

Kepala Dinas Perdagangan Lumajang Hairil Dhiani mengatakan, sebenarnya rencana pemberlakukan belanja daring tersebut sudah lama direncanakan. Terlebih, pemerintah pusat juga telah mendorong realisasi program tersebut. Model belanja daring ini disebutnya menjadi alternative terakhir jika merebaknya Covid-19 sulit dikendalikan.

Hanya saja, kata dia, yang perlu mendapat perhatian adalah model belanja berbasis jaringan ini belum familier di pasar tradisional. Untuk itu, pihaknya masih mematangkan program tersebut, serta berkoordinasi lebih lanjut dengan pelaku usaha pengiriman barang. “Tapi tidak semua komoditas, hanya komoditas yang sifatnya kebutuhan pokok saja,” katanya.

- Advertisement -

KEPUHARJO.RADARJEMBER.ID – Jumlah pasien terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Lumajang terus bertambah. Kondisi ini membuat pemerintah daerah melakukan koreksi. Salah satunya adalah dengan melakukan pembatasan mobilitas warga melalui belanja berbasis daring atau lewat telepon. Ini untuk meminimalisir kontak langsung atau pertemuan tatap muka.

Kepala Dinas Perdagangan Lumajang Hairil Dhiani mengatakan, sebenarnya rencana pemberlakukan belanja daring tersebut sudah lama direncanakan. Terlebih, pemerintah pusat juga telah mendorong realisasi program tersebut. Model belanja daring ini disebutnya menjadi alternative terakhir jika merebaknya Covid-19 sulit dikendalikan.

Hanya saja, kata dia, yang perlu mendapat perhatian adalah model belanja berbasis jaringan ini belum familier di pasar tradisional. Untuk itu, pihaknya masih mematangkan program tersebut, serta berkoordinasi lebih lanjut dengan pelaku usaha pengiriman barang. “Tapi tidak semua komoditas, hanya komoditas yang sifatnya kebutuhan pokok saja,” katanya.

KEPUHARJO.RADARJEMBER.ID – Jumlah pasien terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Lumajang terus bertambah. Kondisi ini membuat pemerintah daerah melakukan koreksi. Salah satunya adalah dengan melakukan pembatasan mobilitas warga melalui belanja berbasis daring atau lewat telepon. Ini untuk meminimalisir kontak langsung atau pertemuan tatap muka.

Kepala Dinas Perdagangan Lumajang Hairil Dhiani mengatakan, sebenarnya rencana pemberlakukan belanja daring tersebut sudah lama direncanakan. Terlebih, pemerintah pusat juga telah mendorong realisasi program tersebut. Model belanja daring ini disebutnya menjadi alternative terakhir jika merebaknya Covid-19 sulit dikendalikan.

Hanya saja, kata dia, yang perlu mendapat perhatian adalah model belanja berbasis jaringan ini belum familier di pasar tradisional. Untuk itu, pihaknya masih mematangkan program tersebut, serta berkoordinasi lebih lanjut dengan pelaku usaha pengiriman barang. “Tapi tidak semua komoditas, hanya komoditas yang sifatnya kebutuhan pokok saja,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/