alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Dua Bacalon Berebut Kursi Kades Gedangmas

Bacalon Putra Daerah vs Pendatang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pendaftaran bakal calon kepala desa (bacalon) musyawarah desa pemilihan kepala desa antarwaktu (musdes PAW) Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung, sudah ditutup awal Maret (4/3) lalu. Panitia Musdes PAW menerima dua berkas administrasi bacalon kades PAW. Praktis, kursi kades PAW Gedangmas ini akan diperebutkan dua bacalon kades.

Baca Juga : Gak Patuh, Kades Kasemek Ancam Tak Beri Bansos

Kedua bacalon itu bernama Reza Huffadz Firman Maulana dan Ahmad Fauzen. Berkas itu diserahkan dengan jarak cukup berdekatan. Reza, warga asal Madura (pendatang) itu menyerahkan terlebih dahulu ke panitia. Sementara itu, Fauzen, warga asli Gedangmas, menyerahkannya saat penutupan bacalon tersisa tiga hari.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ketua Musdes PAW Gedangmas Multazam Aji Busono mengatakan, seluruh berkas telah diverifikasi. Hasilnya, kedua orang tersebut berhak mengikuti rangkaian proses musdes PAW. Sebab, keduanya telah memenuhi syarat administrasi.

“Selama sepekan, kami melakukan verifikasi dan klarifikasi. Terutama bacalon atas nama Reza yang merupakan warga Madura, tetapi memiliki istri dan tinggal di sini (Gedangmas, Red). Sehingga kami sangat berhati-hati untuk memastikan keabsahan berkas itu. Termasuk berkas dari bacalon Fauzen,” katanya.

Selain keduanya, selama 15 hari pendaftaran, tidak ada nama lain yang diajukan. Bahkan hingga detik akhir penutupan, pihaknya bersama Panwascam Randuagung juga tidak menerima berkas bacalon lain. Sehingga, kursi Kades PAW Gedangmas akan diperebutkan oleh pendatang dengan putra asli daerah.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pendaftaran bakal calon kepala desa (bacalon) musyawarah desa pemilihan kepala desa antarwaktu (musdes PAW) Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung, sudah ditutup awal Maret (4/3) lalu. Panitia Musdes PAW menerima dua berkas administrasi bacalon kades PAW. Praktis, kursi kades PAW Gedangmas ini akan diperebutkan dua bacalon kades.

Baca Juga : Gak Patuh, Kades Kasemek Ancam Tak Beri Bansos

Kedua bacalon itu bernama Reza Huffadz Firman Maulana dan Ahmad Fauzen. Berkas itu diserahkan dengan jarak cukup berdekatan. Reza, warga asal Madura (pendatang) itu menyerahkan terlebih dahulu ke panitia. Sementara itu, Fauzen, warga asli Gedangmas, menyerahkannya saat penutupan bacalon tersisa tiga hari.

Ketua Musdes PAW Gedangmas Multazam Aji Busono mengatakan, seluruh berkas telah diverifikasi. Hasilnya, kedua orang tersebut berhak mengikuti rangkaian proses musdes PAW. Sebab, keduanya telah memenuhi syarat administrasi.

“Selama sepekan, kami melakukan verifikasi dan klarifikasi. Terutama bacalon atas nama Reza yang merupakan warga Madura, tetapi memiliki istri dan tinggal di sini (Gedangmas, Red). Sehingga kami sangat berhati-hati untuk memastikan keabsahan berkas itu. Termasuk berkas dari bacalon Fauzen,” katanya.

Selain keduanya, selama 15 hari pendaftaran, tidak ada nama lain yang diajukan. Bahkan hingga detik akhir penutupan, pihaknya bersama Panwascam Randuagung juga tidak menerima berkas bacalon lain. Sehingga, kursi Kades PAW Gedangmas akan diperebutkan oleh pendatang dengan putra asli daerah.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pendaftaran bakal calon kepala desa (bacalon) musyawarah desa pemilihan kepala desa antarwaktu (musdes PAW) Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung, sudah ditutup awal Maret (4/3) lalu. Panitia Musdes PAW menerima dua berkas administrasi bacalon kades PAW. Praktis, kursi kades PAW Gedangmas ini akan diperebutkan dua bacalon kades.

Baca Juga : Gak Patuh, Kades Kasemek Ancam Tak Beri Bansos

Kedua bacalon itu bernama Reza Huffadz Firman Maulana dan Ahmad Fauzen. Berkas itu diserahkan dengan jarak cukup berdekatan. Reza, warga asal Madura (pendatang) itu menyerahkan terlebih dahulu ke panitia. Sementara itu, Fauzen, warga asli Gedangmas, menyerahkannya saat penutupan bacalon tersisa tiga hari.

Ketua Musdes PAW Gedangmas Multazam Aji Busono mengatakan, seluruh berkas telah diverifikasi. Hasilnya, kedua orang tersebut berhak mengikuti rangkaian proses musdes PAW. Sebab, keduanya telah memenuhi syarat administrasi.

“Selama sepekan, kami melakukan verifikasi dan klarifikasi. Terutama bacalon atas nama Reza yang merupakan warga Madura, tetapi memiliki istri dan tinggal di sini (Gedangmas, Red). Sehingga kami sangat berhati-hati untuk memastikan keabsahan berkas itu. Termasuk berkas dari bacalon Fauzen,” katanya.

Selain keduanya, selama 15 hari pendaftaran, tidak ada nama lain yang diajukan. Bahkan hingga detik akhir penutupan, pihaknya bersama Panwascam Randuagung juga tidak menerima berkas bacalon lain. Sehingga, kursi Kades PAW Gedangmas akan diperebutkan oleh pendatang dengan putra asli daerah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/