alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Bangun Bronjong Libatkan Ratusan Warga

Padat Karya di Daerah Aliran Sungai Gunung Semeru

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Luapan material vulkanis awan panas guguran (APG) Gunung Semeru masih menjadi ancaman bagi warga yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Semeru. Sebab, dampak APG (04/12) lalu meluluhlantakkan lahan dan bangunan warga setempat. Seperti yang dialami warga Dusun Curahkobokan, Desa Supiturang, dan Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh.

Baca Juga : Semeru Kembali Meletus Setinggi Satu Kilometer

Oleh karena itu, pembangunan bronjong sangat diperlukan untuk mengantisipasi hal yang sama tidak terulang kembali. Karenanya, pemerintah membangun bronjong sepanjang 450 meter pada salah satu sisi sungai di Dusun Curahkobokan. Menariknya, pembangunan itu berbasis padat karya. Artinya, pembangunan bronjong tersebut sudah memberdayakan ratusan warga terdampak APG Gunung Semeru.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Ada sekitar 270 lebih warga terdampak yang terlibat pembangunan ini. Sehingga pengerjaan bronjong bisa selesai lebih cepat. Mulai dari pengerukan (29/1), pembangunan (31/1) hingga selesai awal pekan ini (7/3),” ujar Pengawas Lapangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Agus Wintoro.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Luapan material vulkanis awan panas guguran (APG) Gunung Semeru masih menjadi ancaman bagi warga yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Semeru. Sebab, dampak APG (04/12) lalu meluluhlantakkan lahan dan bangunan warga setempat. Seperti yang dialami warga Dusun Curahkobokan, Desa Supiturang, dan Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh.

Baca Juga : Semeru Kembali Meletus Setinggi Satu Kilometer

Oleh karena itu, pembangunan bronjong sangat diperlukan untuk mengantisipasi hal yang sama tidak terulang kembali. Karenanya, pemerintah membangun bronjong sepanjang 450 meter pada salah satu sisi sungai di Dusun Curahkobokan. Menariknya, pembangunan itu berbasis padat karya. Artinya, pembangunan bronjong tersebut sudah memberdayakan ratusan warga terdampak APG Gunung Semeru.

“Ada sekitar 270 lebih warga terdampak yang terlibat pembangunan ini. Sehingga pengerjaan bronjong bisa selesai lebih cepat. Mulai dari pengerukan (29/1), pembangunan (31/1) hingga selesai awal pekan ini (7/3),” ujar Pengawas Lapangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Agus Wintoro.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Luapan material vulkanis awan panas guguran (APG) Gunung Semeru masih menjadi ancaman bagi warga yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Semeru. Sebab, dampak APG (04/12) lalu meluluhlantakkan lahan dan bangunan warga setempat. Seperti yang dialami warga Dusun Curahkobokan, Desa Supiturang, dan Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh.

Baca Juga : Semeru Kembali Meletus Setinggi Satu Kilometer

Oleh karena itu, pembangunan bronjong sangat diperlukan untuk mengantisipasi hal yang sama tidak terulang kembali. Karenanya, pemerintah membangun bronjong sepanjang 450 meter pada salah satu sisi sungai di Dusun Curahkobokan. Menariknya, pembangunan itu berbasis padat karya. Artinya, pembangunan bronjong tersebut sudah memberdayakan ratusan warga terdampak APG Gunung Semeru.

“Ada sekitar 270 lebih warga terdampak yang terlibat pembangunan ini. Sehingga pengerjaan bronjong bisa selesai lebih cepat. Mulai dari pengerukan (29/1), pembangunan (31/1) hingga selesai awal pekan ini (7/3),” ujar Pengawas Lapangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Agus Wintoro.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/