alexametrics
30.3 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Menteri BUMN Erick Thohir Pantau Relokasi

Sediakan Sejumlah Opsi di Lahan Perhutani

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Respons warga terdampak mengenai rencana relokasi cukup beragam. Ada yang setuju, ada yang menolak. Namun, terlepas dari pro kontra itu, kini Pemkab Lumajang tengah menyediakan beberapa opsi lahan Perhutani untuk dijadikan tempat relokasi.

Ada tiga opsi desa yang disediakan. Di antaranya Desa Oro-Oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo, Desa Penanggal, dan Desa Sumbermujur di Kecamatan Candipuro. Untuk memastikan itu, Menteri BUMN Erick Thohir bersama Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati meninjau beberapa titik relokasi.

“Saya melihat salah satu opsi yang memang sedang didiskusikan pemkab dengan pemerintah pusat. Di salah satu titik di Penanggal ada 12 hektare lebih. Tadi juga ada titik lain luasannya puluhan hektare. Nanti Kami coba petakan yang terbaik. Kami harus solutif,” kata Erick Thohir di sekitar lapangan Desa Penanggal.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, relokasi menjadi salah satu penanganan yang harus diprioritaskan. Sebab, warga yang terdampak tidak selamanya mengungsi di posko pengungsian. Karena itu, harapannya Pemkab Lumajang segera menentukan lokasi mana yang aman untuk dijadikan tempat relokasi.

Tentu, lokasi yang dipilih tersebut harus mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan. Terutama harus menjauhi beberapa tempat yang ditetapkan sebagai kawasan rawan bencana. “Kalau kita tidak punya strategi besar, itu akan terus berdampak. Itu perlu diskusi dengan pemerintah pusat, pemkab, dan masyarakat,” tambahnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Respons warga terdampak mengenai rencana relokasi cukup beragam. Ada yang setuju, ada yang menolak. Namun, terlepas dari pro kontra itu, kini Pemkab Lumajang tengah menyediakan beberapa opsi lahan Perhutani untuk dijadikan tempat relokasi.

Ada tiga opsi desa yang disediakan. Di antaranya Desa Oro-Oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo, Desa Penanggal, dan Desa Sumbermujur di Kecamatan Candipuro. Untuk memastikan itu, Menteri BUMN Erick Thohir bersama Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati meninjau beberapa titik relokasi.

“Saya melihat salah satu opsi yang memang sedang didiskusikan pemkab dengan pemerintah pusat. Di salah satu titik di Penanggal ada 12 hektare lebih. Tadi juga ada titik lain luasannya puluhan hektare. Nanti Kami coba petakan yang terbaik. Kami harus solutif,” kata Erick Thohir di sekitar lapangan Desa Penanggal.

Menurut dia, relokasi menjadi salah satu penanganan yang harus diprioritaskan. Sebab, warga yang terdampak tidak selamanya mengungsi di posko pengungsian. Karena itu, harapannya Pemkab Lumajang segera menentukan lokasi mana yang aman untuk dijadikan tempat relokasi.

Tentu, lokasi yang dipilih tersebut harus mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan. Terutama harus menjauhi beberapa tempat yang ditetapkan sebagai kawasan rawan bencana. “Kalau kita tidak punya strategi besar, itu akan terus berdampak. Itu perlu diskusi dengan pemerintah pusat, pemkab, dan masyarakat,” tambahnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Respons warga terdampak mengenai rencana relokasi cukup beragam. Ada yang setuju, ada yang menolak. Namun, terlepas dari pro kontra itu, kini Pemkab Lumajang tengah menyediakan beberapa opsi lahan Perhutani untuk dijadikan tempat relokasi.

Ada tiga opsi desa yang disediakan. Di antaranya Desa Oro-Oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo, Desa Penanggal, dan Desa Sumbermujur di Kecamatan Candipuro. Untuk memastikan itu, Menteri BUMN Erick Thohir bersama Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati meninjau beberapa titik relokasi.

“Saya melihat salah satu opsi yang memang sedang didiskusikan pemkab dengan pemerintah pusat. Di salah satu titik di Penanggal ada 12 hektare lebih. Tadi juga ada titik lain luasannya puluhan hektare. Nanti Kami coba petakan yang terbaik. Kami harus solutif,” kata Erick Thohir di sekitar lapangan Desa Penanggal.

Menurut dia, relokasi menjadi salah satu penanganan yang harus diprioritaskan. Sebab, warga yang terdampak tidak selamanya mengungsi di posko pengungsian. Karena itu, harapannya Pemkab Lumajang segera menentukan lokasi mana yang aman untuk dijadikan tempat relokasi.

Tentu, lokasi yang dipilih tersebut harus mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan. Terutama harus menjauhi beberapa tempat yang ditetapkan sebagai kawasan rawan bencana. “Kalau kita tidak punya strategi besar, itu akan terus berdampak. Itu perlu diskusi dengan pemerintah pusat, pemkab, dan masyarakat,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/