alexametrics
32 C
Jember
Thursday, 23 September 2021
spot_imgspot_img

Humanis Boleh, Nganan-ngiri Jangan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemuda merupakan aset sekaligus generasi penerus bangsa. Di era pandemi seperti ini, mereka dihadapkan pada banyak tantangan. Perannya sangat dibutuhkan untuk turut serta menjadi bagian dari solusi segala problematika di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, sejumlah kegiatan positif terus dilakukan oleh para pemuda. Salah satunya Zainul Arifin.

Mas Za atau Chio, sapaan akrabnya, menegaskan, prinsip yang harus dipegang teguh pemuda adalah tegas dan tidak mencla-mencle. “Artinya, aktivitas yang selama ini saya jalani selalu memegang prinsip humanis, namun tidak nganan-ngiri,” tegasnya.

Lelaki yang menyabet 151 penghargaan sejak sekolah dasar tersebut menjelaskan, prinsip tersebut harus dimiliki oleh pemuda era sekarang. Sebab, pemuda tidak boleh tergerus arus. Mereka harus bisa menghadirkan ruang-ruang baru melalui proses berpikir, ide-ide baru, gagasan, hingga eksekusi saat di lapangan. Terutama kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat. Sebab, hal tersebut memberikan sumbangsih pada daerah dan negara.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, pemuda yang berani mengambil risiko demi kemajuan bangsa merupakan pemuda yang mewujudkan semangat Sumpah Pemuda. “Mereka berani mengambil risiko, mengedepankan kolaborasi dan sinergi. Hal seperti itu diajarkan para pendahulu bangsa. Maka, atas dasar itulah Sumpah Pemuda berkumandang. Jangan menjadi pemuda yang mudah dikotak-kotakkan dan sulit menerima perbedaan. Apalagi biasa memainkan dua kaki. Bisa jadi bahan tertawaan nanti,” ujarnya.

Putra asli Lumajang yang memiliki hobi diskusi tersebut berkeyakinan, sekarang sudah waktunya pemuda menentukan arah bangsa. Namun, sebelum itu, para pemuda harus yakin prinsip yang dipegang bisa diwujudkan. Terkhusus keberanian yang diambil pada waktu-waktu tertentu.

“Misalnya saja dalam bekerja atau berkarya. Apa yang kita pilih harus bisa mendatangkan kebermanfaatan bagi banyak orang. Memang berat dan selalu saja ada tantangan. Akan tetapi, jika kita memiliki prinsip, kita tidak akan terpengaruh,” tuturnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemuda merupakan aset sekaligus generasi penerus bangsa. Di era pandemi seperti ini, mereka dihadapkan pada banyak tantangan. Perannya sangat dibutuhkan untuk turut serta menjadi bagian dari solusi segala problematika di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, sejumlah kegiatan positif terus dilakukan oleh para pemuda. Salah satunya Zainul Arifin.

Mas Za atau Chio, sapaan akrabnya, menegaskan, prinsip yang harus dipegang teguh pemuda adalah tegas dan tidak mencla-mencle. “Artinya, aktivitas yang selama ini saya jalani selalu memegang prinsip humanis, namun tidak nganan-ngiri,” tegasnya.

Lelaki yang menyabet 151 penghargaan sejak sekolah dasar tersebut menjelaskan, prinsip tersebut harus dimiliki oleh pemuda era sekarang. Sebab, pemuda tidak boleh tergerus arus. Mereka harus bisa menghadirkan ruang-ruang baru melalui proses berpikir, ide-ide baru, gagasan, hingga eksekusi saat di lapangan. Terutama kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat. Sebab, hal tersebut memberikan sumbangsih pada daerah dan negara.

Menurutnya, pemuda yang berani mengambil risiko demi kemajuan bangsa merupakan pemuda yang mewujudkan semangat Sumpah Pemuda. “Mereka berani mengambil risiko, mengedepankan kolaborasi dan sinergi. Hal seperti itu diajarkan para pendahulu bangsa. Maka, atas dasar itulah Sumpah Pemuda berkumandang. Jangan menjadi pemuda yang mudah dikotak-kotakkan dan sulit menerima perbedaan. Apalagi biasa memainkan dua kaki. Bisa jadi bahan tertawaan nanti,” ujarnya.

Putra asli Lumajang yang memiliki hobi diskusi tersebut berkeyakinan, sekarang sudah waktunya pemuda menentukan arah bangsa. Namun, sebelum itu, para pemuda harus yakin prinsip yang dipegang bisa diwujudkan. Terkhusus keberanian yang diambil pada waktu-waktu tertentu.

“Misalnya saja dalam bekerja atau berkarya. Apa yang kita pilih harus bisa mendatangkan kebermanfaatan bagi banyak orang. Memang berat dan selalu saja ada tantangan. Akan tetapi, jika kita memiliki prinsip, kita tidak akan terpengaruh,” tuturnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pemuda merupakan aset sekaligus generasi penerus bangsa. Di era pandemi seperti ini, mereka dihadapkan pada banyak tantangan. Perannya sangat dibutuhkan untuk turut serta menjadi bagian dari solusi segala problematika di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, sejumlah kegiatan positif terus dilakukan oleh para pemuda. Salah satunya Zainul Arifin.

Mas Za atau Chio, sapaan akrabnya, menegaskan, prinsip yang harus dipegang teguh pemuda adalah tegas dan tidak mencla-mencle. “Artinya, aktivitas yang selama ini saya jalani selalu memegang prinsip humanis, namun tidak nganan-ngiri,” tegasnya.

Lelaki yang menyabet 151 penghargaan sejak sekolah dasar tersebut menjelaskan, prinsip tersebut harus dimiliki oleh pemuda era sekarang. Sebab, pemuda tidak boleh tergerus arus. Mereka harus bisa menghadirkan ruang-ruang baru melalui proses berpikir, ide-ide baru, gagasan, hingga eksekusi saat di lapangan. Terutama kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat. Sebab, hal tersebut memberikan sumbangsih pada daerah dan negara.

Menurutnya, pemuda yang berani mengambil risiko demi kemajuan bangsa merupakan pemuda yang mewujudkan semangat Sumpah Pemuda. “Mereka berani mengambil risiko, mengedepankan kolaborasi dan sinergi. Hal seperti itu diajarkan para pendahulu bangsa. Maka, atas dasar itulah Sumpah Pemuda berkumandang. Jangan menjadi pemuda yang mudah dikotak-kotakkan dan sulit menerima perbedaan. Apalagi biasa memainkan dua kaki. Bisa jadi bahan tertawaan nanti,” ujarnya.

Putra asli Lumajang yang memiliki hobi diskusi tersebut berkeyakinan, sekarang sudah waktunya pemuda menentukan arah bangsa. Namun, sebelum itu, para pemuda harus yakin prinsip yang dipegang bisa diwujudkan. Terkhusus keberanian yang diambil pada waktu-waktu tertentu.

“Misalnya saja dalam bekerja atau berkarya. Apa yang kita pilih harus bisa mendatangkan kebermanfaatan bagi banyak orang. Memang berat dan selalu saja ada tantangan. Akan tetapi, jika kita memiliki prinsip, kita tidak akan terpengaruh,” tuturnya.


BERITA TERKINI

Wajib Dibaca