alexametrics
24.6 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Tempat Wisata Diatensi Khusus

Pengelola Diminta Lengkapi Fasilitas Keselamatan

Mobile_AP_Rectangle 1

ROGOTRUNAN, Radar Semeru – Sejak terjadinya kecelakaan di sejumlah lokasi wisata, seluruh pihak memberikan atensi. Sebab, tidak sedikit kecelakaan itu yang berujung hilangnya nyawa. Seperti halnya seorang pengunjung yang nyaris kehilangan nyawanya saat berenang di salah satu destinasi kolam renang di Lumajang.

BACA JUGA : Pemerintah Jember Gratiskan Sejumlah Wisata, Payangan Merana

Oleh sebab itu, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam bidang pariwisata sangat penting. Hal itu dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja pada pengunjung maupun pekerja di tempat wisata. Salah satunya dengan melengkapi fasilitas pertolongan pertama kecelakaan dan fasilitas keselamatan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D meminta agar pengelola tempat wisata melengkapi fasilitas keselamatan. Sebab, hal itu bagian dari pengelolaan wisata yang sesuai standard operating procedure (SOP). “Kami sampaikan ke semua pengelola untuk memastikan SOP di tempat wisata,” katanya.

SOP itu, lanjut Dewa, harus dipahami oleh seluruh unsur pengelola dan petugas pengamanan di tempat wisata. Baik secara internal ataupun eksternal. Tentu partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan saat berwisata.

- Advertisement -

ROGOTRUNAN, Radar Semeru – Sejak terjadinya kecelakaan di sejumlah lokasi wisata, seluruh pihak memberikan atensi. Sebab, tidak sedikit kecelakaan itu yang berujung hilangnya nyawa. Seperti halnya seorang pengunjung yang nyaris kehilangan nyawanya saat berenang di salah satu destinasi kolam renang di Lumajang.

BACA JUGA : Pemerintah Jember Gratiskan Sejumlah Wisata, Payangan Merana

Oleh sebab itu, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam bidang pariwisata sangat penting. Hal itu dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja pada pengunjung maupun pekerja di tempat wisata. Salah satunya dengan melengkapi fasilitas pertolongan pertama kecelakaan dan fasilitas keselamatan.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D meminta agar pengelola tempat wisata melengkapi fasilitas keselamatan. Sebab, hal itu bagian dari pengelolaan wisata yang sesuai standard operating procedure (SOP). “Kami sampaikan ke semua pengelola untuk memastikan SOP di tempat wisata,” katanya.

SOP itu, lanjut Dewa, harus dipahami oleh seluruh unsur pengelola dan petugas pengamanan di tempat wisata. Baik secara internal ataupun eksternal. Tentu partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan saat berwisata.

ROGOTRUNAN, Radar Semeru – Sejak terjadinya kecelakaan di sejumlah lokasi wisata, seluruh pihak memberikan atensi. Sebab, tidak sedikit kecelakaan itu yang berujung hilangnya nyawa. Seperti halnya seorang pengunjung yang nyaris kehilangan nyawanya saat berenang di salah satu destinasi kolam renang di Lumajang.

BACA JUGA : Pemerintah Jember Gratiskan Sejumlah Wisata, Payangan Merana

Oleh sebab itu, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam bidang pariwisata sangat penting. Hal itu dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja pada pengunjung maupun pekerja di tempat wisata. Salah satunya dengan melengkapi fasilitas pertolongan pertama kecelakaan dan fasilitas keselamatan.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D meminta agar pengelola tempat wisata melengkapi fasilitas keselamatan. Sebab, hal itu bagian dari pengelolaan wisata yang sesuai standard operating procedure (SOP). “Kami sampaikan ke semua pengelola untuk memastikan SOP di tempat wisata,” katanya.

SOP itu, lanjut Dewa, harus dipahami oleh seluruh unsur pengelola dan petugas pengamanan di tempat wisata. Baik secara internal ataupun eksternal. Tentu partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan saat berwisata.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/