alexametrics
31.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Mulai Data Koperasi dan UMKM

Berdayakan 140 Pendata di Lumajang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Jumlah koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM) di Lumajang mencapai puluhan ribu. Banyaknya jumlah ini ternyata cukup menyulitkan pemerintah saat melakukan pendataan. Terutama ketika pengajuan bantuan bagi KUMKM. Sebab, tak sedikit KUMKM itu ternyata tidak memiliki data yang valid.

Baca Juga : Puasa Jangan Abaikan Kebersihan Gigi dan Mulut

Oleh sebab itu, sistem informasi satu data sangat dibutuhkan. Sebab, hal itu akan memudahkan pemetaan jumlah koperasi dan UMKM. Kemarin, ratusan warga menerima pembekalan sebagai pencacah data atau enumerator KUMKM. Nantinya, mereka bakal mendata seluruh KUMKM yang ada di Lumajang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kabid Usaha Mikro dan Industri Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Lumajang Samsul Nurul Huda menyebut, 140 warga Lumajang dilibatkan dalam pendataan. Mereka akan disebar hingga ke pelosok desa. Pendataan akan dimulai dalam beberapa hari ke depan hingga lima bulan mendatang. “Sebelumnya kami membuka seleksi ini. Hari ini (kemarin, Red) mereka mendapatkan bimbingan teknis pendataan lengkap sebelum terjun ke masyarakat,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Jumlah koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM) di Lumajang mencapai puluhan ribu. Banyaknya jumlah ini ternyata cukup menyulitkan pemerintah saat melakukan pendataan. Terutama ketika pengajuan bantuan bagi KUMKM. Sebab, tak sedikit KUMKM itu ternyata tidak memiliki data yang valid.

Baca Juga : Puasa Jangan Abaikan Kebersihan Gigi dan Mulut

Oleh sebab itu, sistem informasi satu data sangat dibutuhkan. Sebab, hal itu akan memudahkan pemetaan jumlah koperasi dan UMKM. Kemarin, ratusan warga menerima pembekalan sebagai pencacah data atau enumerator KUMKM. Nantinya, mereka bakal mendata seluruh KUMKM yang ada di Lumajang.

Kabid Usaha Mikro dan Industri Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Lumajang Samsul Nurul Huda menyebut, 140 warga Lumajang dilibatkan dalam pendataan. Mereka akan disebar hingga ke pelosok desa. Pendataan akan dimulai dalam beberapa hari ke depan hingga lima bulan mendatang. “Sebelumnya kami membuka seleksi ini. Hari ini (kemarin, Red) mereka mendapatkan bimbingan teknis pendataan lengkap sebelum terjun ke masyarakat,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Jumlah koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM) di Lumajang mencapai puluhan ribu. Banyaknya jumlah ini ternyata cukup menyulitkan pemerintah saat melakukan pendataan. Terutama ketika pengajuan bantuan bagi KUMKM. Sebab, tak sedikit KUMKM itu ternyata tidak memiliki data yang valid.

Baca Juga : Puasa Jangan Abaikan Kebersihan Gigi dan Mulut

Oleh sebab itu, sistem informasi satu data sangat dibutuhkan. Sebab, hal itu akan memudahkan pemetaan jumlah koperasi dan UMKM. Kemarin, ratusan warga menerima pembekalan sebagai pencacah data atau enumerator KUMKM. Nantinya, mereka bakal mendata seluruh KUMKM yang ada di Lumajang.

Kabid Usaha Mikro dan Industri Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Lumajang Samsul Nurul Huda menyebut, 140 warga Lumajang dilibatkan dalam pendataan. Mereka akan disebar hingga ke pelosok desa. Pendataan akan dimulai dalam beberapa hari ke depan hingga lima bulan mendatang. “Sebelumnya kami membuka seleksi ini. Hari ini (kemarin, Red) mereka mendapatkan bimbingan teknis pendataan lengkap sebelum terjun ke masyarakat,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/