alexametrics
24.3 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Jumlah Rumah Rusak Terus Bertambah  

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  Asesmen mana-mana saja rumah warga yang rusak terus dilakukan. Setiap saat, perkembangan rumah warga yang rusak terus bergerak. Baik ringan, sedang, maupun berat. Tim terus melakukan verifikasi dan pengecekan lapangan. Sebab, rumah warga yang rusak bakal menerima bantuan renovasi.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, tepat pukul 16.00, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mencatat setidaknya ada 1.325 rumah warga yang rusak. Jumlah itu kemungkinan terus bertambah dari beberapa kecamatan lain yang masih dilakukan pendataan.

Kepala BPBD Lumajang Indra Wibowo Leksana mengatakan, ada tiga kategori rumah yang dikatakan rusak. Rusak ringan yaitu kerusakan rumah di bawah 50 persen. Berikutnya, rusak sedang di atas 50 persen sampai 70 persen. Terakhir, kategori rumah warga yang rusak berat yaitu di atas 70 persen sampai ambruk total.

Mobile_AP_Rectangle 2

Identifikasi awal itu hanya untuk kebutuhan pendataan. Rencananya, bakal ada tim teknik khusus yang bakal menilai langsung tingkat atau kategori kerusakan tersebut. “Kadang sedang bisa menjadi berat, itu kan kami hancurkan karena kondisinya memang kurang layak. Makanya nanti ada tim lagi untuk menghitung kerusakan,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  Asesmen mana-mana saja rumah warga yang rusak terus dilakukan. Setiap saat, perkembangan rumah warga yang rusak terus bergerak. Baik ringan, sedang, maupun berat. Tim terus melakukan verifikasi dan pengecekan lapangan. Sebab, rumah warga yang rusak bakal menerima bantuan renovasi.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, tepat pukul 16.00, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mencatat setidaknya ada 1.325 rumah warga yang rusak. Jumlah itu kemungkinan terus bertambah dari beberapa kecamatan lain yang masih dilakukan pendataan.

Kepala BPBD Lumajang Indra Wibowo Leksana mengatakan, ada tiga kategori rumah yang dikatakan rusak. Rusak ringan yaitu kerusakan rumah di bawah 50 persen. Berikutnya, rusak sedang di atas 50 persen sampai 70 persen. Terakhir, kategori rumah warga yang rusak berat yaitu di atas 70 persen sampai ambruk total.

Identifikasi awal itu hanya untuk kebutuhan pendataan. Rencananya, bakal ada tim teknik khusus yang bakal menilai langsung tingkat atau kategori kerusakan tersebut. “Kadang sedang bisa menjadi berat, itu kan kami hancurkan karena kondisinya memang kurang layak. Makanya nanti ada tim lagi untuk menghitung kerusakan,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  Asesmen mana-mana saja rumah warga yang rusak terus dilakukan. Setiap saat, perkembangan rumah warga yang rusak terus bergerak. Baik ringan, sedang, maupun berat. Tim terus melakukan verifikasi dan pengecekan lapangan. Sebab, rumah warga yang rusak bakal menerima bantuan renovasi.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, tepat pukul 16.00, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mencatat setidaknya ada 1.325 rumah warga yang rusak. Jumlah itu kemungkinan terus bertambah dari beberapa kecamatan lain yang masih dilakukan pendataan.

Kepala BPBD Lumajang Indra Wibowo Leksana mengatakan, ada tiga kategori rumah yang dikatakan rusak. Rusak ringan yaitu kerusakan rumah di bawah 50 persen. Berikutnya, rusak sedang di atas 50 persen sampai 70 persen. Terakhir, kategori rumah warga yang rusak berat yaitu di atas 70 persen sampai ambruk total.

Identifikasi awal itu hanya untuk kebutuhan pendataan. Rencananya, bakal ada tim teknik khusus yang bakal menilai langsung tingkat atau kategori kerusakan tersebut. “Kadang sedang bisa menjadi berat, itu kan kami hancurkan karena kondisinya memang kurang layak. Makanya nanti ada tim lagi untuk menghitung kerusakan,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/