alexametrics
30.1 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Tanggul Sumberwuluh Terancam Jebol

Dibuatkan Tanggul Penahan Sementara

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banjir lahar dingin masih menghantui sebagian masyarakat Kecamatan Candipuro, terutama Desa Sumberwuluh. Sebab, sungai kawasan lahar terus-terusan mengalir deras. Bahkan menghantam tanggul penahan lahar. Akibatnya, tanggul tersebut semakin terkikis dan terancam jebol.

Pantauan Jawa Pos Radar Semeru, ada dua titik tanggul penahan yang mengalami kerusakan. Pertama, yang paling parah berada di antara lokasi pertambangan pasir Panca Abadi Karya dan Duta Pasir Semeru. Sedangkan titik lokasi yang kedua berada di Dusun Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh.

Kawasan tanggul yang parah tersebut makin mengkhawatirkan. Sebab, bagian tanggul yang mengalami kerusakan sekitar 100 meteran. Kemudian, tinggi tanggul yang seharusnya 8 meter berkurang separuh lebih. Padahal, keberadaan penahan itu untuk membendung aliran air supaya tidak mengenai satu desa.

Mobile_AP_Rectangle 2

Slamet, warga setempat, menjelaskan, pascaerupsi Gunung Semeru, Desember lalu, bantaran sungai banyak yang tertutup endapan lahar yang cukup tebal. Namun, ketika hujan deras dan banjir lahar dingin mulai terjadi, aliran lahar dingin tersebut tak karuan. Bahkan, semakin mendekati pinggiran sungai.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banjir lahar dingin masih menghantui sebagian masyarakat Kecamatan Candipuro, terutama Desa Sumberwuluh. Sebab, sungai kawasan lahar terus-terusan mengalir deras. Bahkan menghantam tanggul penahan lahar. Akibatnya, tanggul tersebut semakin terkikis dan terancam jebol.

Pantauan Jawa Pos Radar Semeru, ada dua titik tanggul penahan yang mengalami kerusakan. Pertama, yang paling parah berada di antara lokasi pertambangan pasir Panca Abadi Karya dan Duta Pasir Semeru. Sedangkan titik lokasi yang kedua berada di Dusun Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh.

Kawasan tanggul yang parah tersebut makin mengkhawatirkan. Sebab, bagian tanggul yang mengalami kerusakan sekitar 100 meteran. Kemudian, tinggi tanggul yang seharusnya 8 meter berkurang separuh lebih. Padahal, keberadaan penahan itu untuk membendung aliran air supaya tidak mengenai satu desa.

Slamet, warga setempat, menjelaskan, pascaerupsi Gunung Semeru, Desember lalu, bantaran sungai banyak yang tertutup endapan lahar yang cukup tebal. Namun, ketika hujan deras dan banjir lahar dingin mulai terjadi, aliran lahar dingin tersebut tak karuan. Bahkan, semakin mendekati pinggiran sungai.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banjir lahar dingin masih menghantui sebagian masyarakat Kecamatan Candipuro, terutama Desa Sumberwuluh. Sebab, sungai kawasan lahar terus-terusan mengalir deras. Bahkan menghantam tanggul penahan lahar. Akibatnya, tanggul tersebut semakin terkikis dan terancam jebol.

Pantauan Jawa Pos Radar Semeru, ada dua titik tanggul penahan yang mengalami kerusakan. Pertama, yang paling parah berada di antara lokasi pertambangan pasir Panca Abadi Karya dan Duta Pasir Semeru. Sedangkan titik lokasi yang kedua berada di Dusun Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh.

Kawasan tanggul yang parah tersebut makin mengkhawatirkan. Sebab, bagian tanggul yang mengalami kerusakan sekitar 100 meteran. Kemudian, tinggi tanggul yang seharusnya 8 meter berkurang separuh lebih. Padahal, keberadaan penahan itu untuk membendung aliran air supaya tidak mengenai satu desa.

Slamet, warga setempat, menjelaskan, pascaerupsi Gunung Semeru, Desember lalu, bantaran sungai banyak yang tertutup endapan lahar yang cukup tebal. Namun, ketika hujan deras dan banjir lahar dingin mulai terjadi, aliran lahar dingin tersebut tak karuan. Bahkan, semakin mendekati pinggiran sungai.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/