alexametrics
23.2 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Setahun 183 Ribu Ton Sampah

Kecamatan Pasirian Penyumbang Sampah Terbesar

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID- Dari tahun ke tahun, jumlah sampah semakin meningkat. Kondisi itu beriringan dengan penambahan jumlah penduduk. Sepanjang 2020 lalu, terkumpul di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Lempeni, Tempeh, berjumlah 183 ribu ton.

Agung Kuncoro Wicaksono, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, mengatakan bahwa pengelolaan sampah telah diatur melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2016. Pengelolaan itu terbagi menjadi kegiatan penanganan dan pengurangan sampah. Penanganan dilakukan oleh pemerintah kabupaten, sedangkan pengurangan dilakukan masyarakat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, masyarakat masih menganggap pengelolaan sampah adalah tugas pemerintah. Padahal, baik masyarakat maupun pemerintah, memiliki tanggung jawab yang sama. “Jadi, masyarakat juga terlibat,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID- Dari tahun ke tahun, jumlah sampah semakin meningkat. Kondisi itu beriringan dengan penambahan jumlah penduduk. Sepanjang 2020 lalu, terkumpul di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Lempeni, Tempeh, berjumlah 183 ribu ton.

Agung Kuncoro Wicaksono, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, mengatakan bahwa pengelolaan sampah telah diatur melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2016. Pengelolaan itu terbagi menjadi kegiatan penanganan dan pengurangan sampah. Penanganan dilakukan oleh pemerintah kabupaten, sedangkan pengurangan dilakukan masyarakat.

Namun, masyarakat masih menganggap pengelolaan sampah adalah tugas pemerintah. Padahal, baik masyarakat maupun pemerintah, memiliki tanggung jawab yang sama. “Jadi, masyarakat juga terlibat,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID- Dari tahun ke tahun, jumlah sampah semakin meningkat. Kondisi itu beriringan dengan penambahan jumlah penduduk. Sepanjang 2020 lalu, terkumpul di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Lempeni, Tempeh, berjumlah 183 ribu ton.

Agung Kuncoro Wicaksono, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, mengatakan bahwa pengelolaan sampah telah diatur melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2016. Pengelolaan itu terbagi menjadi kegiatan penanganan dan pengurangan sampah. Penanganan dilakukan oleh pemerintah kabupaten, sedangkan pengurangan dilakukan masyarakat.

Namun, masyarakat masih menganggap pengelolaan sampah adalah tugas pemerintah. Padahal, baik masyarakat maupun pemerintah, memiliki tanggung jawab yang sama. “Jadi, masyarakat juga terlibat,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/