alexametrics
23.5 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Anggaran Korona Tembus Rp 237,4 Miliar

Ternyata Jumlah Penularannya Sama-Sama Naik

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Cukup banyak anggaran yang dihabiskan untuk menangani virus korona. Tetapi grafik angka yang tertular virus korona setiap hari terus mengalami peningkatan. Padahal jumlah anggaran yang sudah terserap cukup fantastis. Sampai tembus ratusan miliar rupiah.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru anggaran yang terserap untuk menangani kesehatan mencapai Rp 214,1 miliar rupiah. Kemudian, untuk penanganan dampak ekonomi sebesar Rp 22,6 miliar. Sedangkan penyediaan jaring pengaman sosial mencapai Rp 663 juta. Praktis, secara keseluruhan sekitar Rp 237,4 miliar rupiah.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Lumajang Sunyoto membenarkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lumajang Tahun 2020 untuk penanganan korona senilai ratusan miliar. Ada banyak perincian anggaran yang dikeluarkan untuk kegiatan. “Siap, insyaallah nanti saya kirimi,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Cukup banyak anggaran yang dihabiskan untuk menangani virus korona. Tetapi grafik angka yang tertular virus korona setiap hari terus mengalami peningkatan. Padahal jumlah anggaran yang sudah terserap cukup fantastis. Sampai tembus ratusan miliar rupiah.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru anggaran yang terserap untuk menangani kesehatan mencapai Rp 214,1 miliar rupiah. Kemudian, untuk penanganan dampak ekonomi sebesar Rp 22,6 miliar. Sedangkan penyediaan jaring pengaman sosial mencapai Rp 663 juta. Praktis, secara keseluruhan sekitar Rp 237,4 miliar rupiah.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Lumajang Sunyoto membenarkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lumajang Tahun 2020 untuk penanganan korona senilai ratusan miliar. Ada banyak perincian anggaran yang dikeluarkan untuk kegiatan. “Siap, insyaallah nanti saya kirimi,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Cukup banyak anggaran yang dihabiskan untuk menangani virus korona. Tetapi grafik angka yang tertular virus korona setiap hari terus mengalami peningkatan. Padahal jumlah anggaran yang sudah terserap cukup fantastis. Sampai tembus ratusan miliar rupiah.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru anggaran yang terserap untuk menangani kesehatan mencapai Rp 214,1 miliar rupiah. Kemudian, untuk penanganan dampak ekonomi sebesar Rp 22,6 miliar. Sedangkan penyediaan jaring pengaman sosial mencapai Rp 663 juta. Praktis, secara keseluruhan sekitar Rp 237,4 miliar rupiah.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Lumajang Sunyoto membenarkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lumajang Tahun 2020 untuk penanganan korona senilai ratusan miliar. Ada banyak perincian anggaran yang dikeluarkan untuk kegiatan. “Siap, insyaallah nanti saya kirimi,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/